Chapter 06 - November End (Akhir yang Menyedihkan)





Cinta adalah misteri dalam hidupku. Yang tak pernah ku tau akhirnya. Namun tak seperti cintaku pada dirimu. Yang harus tergenapi dalam kisah hidupku....... (asik dehh wkwkwkwk). Kali ini gue akan bercerita tentang suatu kisah cinta. Disini gue nulis menurut sudut pandang gue sendiri. Gue berperan bukan sebagai ayip namun sebagai ALED.. Pria tertampan di kelas. (wahhhh). Soalnya gue pengen ngerasain za gimana sih jadi pria tertampan itu.. hahaha... Okay dehh ayip mode off dan aled mode on...

Aku Aled nostrad, orang2 biasa memanggilku aled.. Aku terdaftar di kelas xi ipa 1 bersama fery, catur, resti, husnur dan dina. Awalnya si biasa za sampai aku menyadari bahwa aku sekelas dengan wanita yang menarik perhatianku saat renang di kolam renang hs agum sewaktu kelas 1 yaitu N4.. Dan tibalah hari itu..........

Waktu itu pelajaran bahasa inggris, aku dan abangku fery sedang mendiskusikan suatu tugas, tiba2 terdengar suara lembut dari belakang memanggil kami.. N4 menawari kami biskuit oreo, pada saat itulah mataku dengan matanya saling bertatapan. Matanya yang tajam menusuk hatiku yang paling dalam. Hatiku yang tandus dan kering seakan teraliri air sejuk pegunungan salak (emang aqua, wkwkwkwk) untuk pertama kalinya dalam hidupku. Aku merasakan getaran kecil di hatiku dan jantungku berdegup lebih cepat dan kencang dari biasanya seperti genderang yang mau perang. (hahaha). Inikah cinta...........?????????? (sing: inikah namanya cinta.. oh inikah cinta.. pada pandangan yang pertama... wkwkwkwk)

Waktu mendekatkan kami berdua. Ia menganggapku sahabat. Aku sangat suka pelajaran agama dan bahasa inggris karena saat pelajaran itulah aku bisa duduk dekat dengannya. Pernah suatu hari saking asiknya mengobrol dengan N4 aku sampai melupakan keberadaaan bang fer yang duduk disamping ku. (wkwkwkwk). Dan aku baru menyaadarinya saat teman dekat ku ayip (asik nama gue disebut. wkwkwkwk) memberitahuku akan curhatan bang fer mengenai perubahan ku kepadanya.. Aku jadi merasa bersalah namun ternyata bang fer telah memaafkan ku. dan ia mendukung penuh rasa cintaku ini... wkwkwkwk

November adalah klimaks dari semua ini. Temanku ika tau akan rasa ku ini ke N4. Aku curhat ke N4 bahwa aku sedang suka dengan seorang wanita (yaa iyaa lah masa co.. mang rizal .. wkwkwkwk) dengan ciri2 putih, cantik dan imut. N4 hanya bereaksi biasa za. Aku dan bang fer membuat suatu perjanjian, jika aku mengungkapakan perasaanku ke N4 maka ia juga harus mengungkapkan perasaannya ke ce yang dia suka.. Perjanjian deal...

Aku menyiapkam hari penembakan itu pada hari selasa. namun keberanianku masih kurang. Aku masih takut mengakui perasaaanku ini.. Konsekuensinya bang fer dan ika mengataiku PECUNDANG. Akhirnya ku buktikan kepadanya bahwa aku ini co tertampan bukan co pecundang.

Kamis di akhir november 2008..... bel pulang berbunyi. hatiku semakin berdegup kencang. karena saat inilah aku akn menembaknya. Kutunggu sebentar agar murid2 keluar duluan. Setelah mulai sepi aku memanggilnya, "N4.....N4........., gue pengen ngomong sesuatu ma lw" ujarku.. "apa aled? di luar za yaaa.." jawabnya.. Aku mengangguk...

Ayip mode on.. aled mode off... wahh sorry ney kawan2 gue kurang begitu tau mereka ngomong apa za hahaha. Tapi gue tulis setau gue za ya... haha... ayip mode offf... aled mode on....

"Mau ngomong apa led?" ucapnya. aku merasakan perasaaan berkecamuk di hatiku. Namun kuberanikan, aku mengungkapkan semua perasaanku terhadapnya... dan aku bertanya maukah dia jadi ce ku... setelah diam sejenak, akhirnya dia berkata, "aled mav yaa.... gue cuma nganggap aled sahabat, jadi mav yaaa.." (ooooooooooooooohhhhhhh).. Mendengar jawaban darinya, tubuhku seolah olah mati, hatiku hancur, hampa hatiku.... Aku tak tau harus berkata dan berbuat apa.... Akhirnya aku pamit pulang kepadanya.. Ingin segera aku sampai dirumah.. Aku berjalan terus tanpa memperhatikan sekelilingku... Aku pun tak menyadari bahwa wajahku menunjukkan wajah yang ingin menangis... Tangis yang mewakili semua yang kurasakan namun tak bisa kutunjukkann........
Share:

No comments:

Post a Comment

Disable Adblock