Retail Management Trainee (RMT) PT Lion Superindo



RMT Superindo merupakan program akselerasi untuk menjadi seorang Manager On Duty (MOD) dalam waktu yang cukup singkat, yaitu hanya 6 bulan saja. Dalam kaderisasi normalnya, seorang staff di Superindo, jika ingin naik jabatan, harus membutuhka waktu dan jenjang yangcukup lama. Urutan jenjang posisi secara normalnya adalah sebagai berikut

Staff >> Officer >> Assistant Manager >> Manager >> Area Manager >> Operasional Manager

Nah, dalam kondisi normal tersebut, ada seorang karyawan  superindo yang mejadi manager setalah 15-20 tahun bekerja. Proggram RMT inilah yang akan memangkas waktu tersebut menjadi sangat singkat yaitu 6 bulan. Hanya saja, program RMT Superindo ini hanya dikhususkan kepada sarjana S-1 saja.

Tujuan Proggram RMT Superindo adalah untuk menghasilkan calon calon Manager On Duty selanjunya. Manager On Duty adalah seorang Manager atau Assistan Manager yang bertugas memimpin store setiap harinya dalam suatu shift. Jangan berekspektasi terlalu berlebihan, karena seorang Management Trainee superindo hanyalah calon MOD di store. Belum menjadi MOD. Jadi selama kita dalam fase RMT khususnya fase training, kita belum diperbolehkan untuk memimpin store, akan tetapi kita justru bekerja benar-benar dari bawah atau level terbawah, yaitu seorang staff.

Seorang MOD harus memahami dan menguasai bagian-bagian yang ada di store. Utnuk apa? Agar jika terjadi suatu masalah, seorang MOD mampu menjadi problem solvernya sehingga tidak mengganggu operasional store. Nah, cara memahami dan menguasai tersebut tentu saja bisa efektif jika menggunakan cara learning by doing. Inilah yang akan seorang RMT lakukan ketika fase training. Belajar dengan menjadi staff di setiap bagian per periode waktu tertentu.

Dalam program 6 bulan RMT Superindo, ada 4 fase yang harus dilakukan seorang RMT yaitu sebagai berikut:

1.       Fase Introduction
Fase ini berjalan selama 1 bulan. Jadi dalam 1 bulan kita diminta untuk beradaptasi terlebih dahulu terhadap situasi dan kondisi store. Kita akan dihadapkan dengan keadaan yang sebenarnya dari sebuah supermarket. Belum ada tanggungan dalam fase ini, karena kita hanya diminta untuk mengenal lebih dekat tentang superindo itu sendiri beserta bagian-bagian di dalamnya. Dalam fase pertama ini biasanya ada RMT yang gugur atau mundur, dengan berbagai alasan, seperti kurang cocok dengan dunia kerjanya, jadwal kerjanya dan lain lain

2.       Fase Training/ Fase Modul
Fase ini berjalan 3 bulan. Ada 8 bagian/departemen di setiap store superindo, yaitu Receiving, Back Office, Kasir, Dry, Produce, Butcher, Security dan Manager. Nah dalam 3 bulan kita diminta untuk menguasai 8 modul tersebut dengan rincian kita dijadwal untuk ditempatkan di bagian Receiving 1 minggu, di Back Office seminggu , di Kasir 2 minggu, di Dry 2 minggu, di Produce 2 minggu, di Butcher 2 minggu, di Security seminggu dan di Manager juga seminggu. Setelah selesai 1 modul, maka akan ada tes nya, tes teori dan tes praktek. Pada fase ini kita sudah mulai system gugur, bagi nilainya yang tidak memenuhi syarat maka dipersilahkan untuk mundur.

3.       Fase Acting MOD
Setelah dinyatakan lulus pada fase training maka kita akan lanjut ke fase acting MOD. Sesuai namanya, kita akan bertindak seperti MOD. Untuk store di fase acting biasanya berbeda dengan fase training. Jadi kita akan ditempatkan di store beru dan acting menjadi MOD disana. Pada fase inilah kita benar-benar merasakan bagaimana menjadi MOD, bagaimana mengeloloa suatu store dan bagaimana menjadi seorang leader. Fase acting berjalan selama 2 bulan.

4.       Fase Assesment
Fase inilah fase yang terakhir. Untuk waktunya sendiri berbarengan dengan fase acting. Jadi dalam fase ini kita diminta untuk mencari suatu permasalahan di dalam store kita, kemudian membuat action plannya. Hasilnya akan kita presentasikan dalam final program RMT. Waktu untuk melakukan penelitian assessment sendiri cukup singkat yaitu 2 minggu.

Setelah melewati 4 tahapan tersebut dan dinyatakan lulus, maka setelah itu baru kita secara resmi menyandang status sebagai Assistant Manager.

Pada program RMT Superindo kita punya standar nilai masing masing, yang akan digunakan untuk adjustment gaji ketika lulus fase RMT ini. Jika mendapat nilai A maka kita akan mendapat kenaikan gaji sebesar satu juta rupiah. Jika dapat nilai B, maka akan mendapat kenaikan gaji lima ratus ribu rupiah dan jika mendapat nilai C kita tidak mendapat kenaikan gaji sama sekali. Jika nilai kita D, kita dinyatakan tidak lulus dan diminta untuk mengundurkan diri.

Sekian dulu tulisan saya tentang RMT Superindo, saya akan menjelaskan lebih rincinya dalam tiap fase pada tulisan saya berikutnya.

Jika kamu ingin mengetahui jobdesc seorang RMT, kamu bisa download dokumen berikut : Jobdesk RMT

Terimakasih.

Untuk yang mau nanya-nanya bisa langsung chat aja ke DM instagram saya
Id : ariefsatiawan

Catatan :
Maaf yaa selama 2017 slow respon. Insya Allah mulai 2018 ini akan lebih aktif dalam menjawab pertanyaan teman teman tentang RMT Superindo

Oiya cerita tambahan tentang RMT Superindo bisa dibaca
RMT Sperindo - Fase Assesment
Share:

10 Bulan Lamanya



Dalam suatu peperangan, ada kalanya kamu menyerang, ada kalanya kamu bertahan, dan ada kalanya kamu hanya diam sama sekali. Bukan diam sekedar berpangku tangan, tapi menganalisis dan mengkonsep pola strategi berikutnya.

Sudah 10 bulan lamanya gue gak nulis-nulis lagi. Kalau diingat-ingat, terakhir kali gue nulis itu pas desember 2014, yang ironisnya tulisan gue tersebut justru dibukukan. Iya dibukukan. Padahal sepanjang gue kuliah gue sering banget nulis, nulis buat blog gue, buat notes fb gue, buat bulletin/majalah organisasi gue bahkan buat media massa nasional.

Sibuk. Itulah alasan klasik yang gue gunakan ketika gue vakum nulis begini. Dalam 24 jam hari gue, 12 jam gue gunakan buat kerja, 8 jam buat tidur dan 4 jam untuk melakukan pekerjaan sehari-hari. Kalo pas libur kerja pasti gue banyakan pergi main sama temen2 gue, mudik dan istirahat di rumah atau bersih-bersih kosan.

Beda emang. Kalau zaman-zaman kuliah, gue gampang banget dapet inspirasi, dari ruang lingkup kuliah yang emang bener-bener luas. Banyaknya orang-orang yang gue kenal pas kuliah pun juga membantu gue dalam menambah wawasan dan pengetahuan baru.

Nah, kalau zaman-zaman kerja begini, jujur deh, susah banget dapat inspirasi buat nulis. Buat dapetin materi tulisan aja otak gue kadang gak mampu. Pulang kerja, kalo gue dapet shift siang, bawaannya pasti capek dan pengen tidur. Kalo gue dapet shift pagi, nyampe kosan ya paling menjelang maghrib. Setelah maghrib ya paling makan dan nonton TV sampe tidur.

Selain faktor diri sendiri tersebut, faktor lingkungan juga turut mempengaruhi. Ya bisa dibilang dunia kerja itu gak seluas dunia kuliah. Orang-orangnya pun ga sebanyak anak-anak kuliah. Dunia kerja itu keras bro. kita dituntut untuk bener-bener berkontribusi maksimal dan berlaku professional. Batasan inilah yang kadang membuat gue sulit untuk keluar dari batasan tersebut. Maksudanya, keluar untuk mengambil hal kreatif yang ada di dalamnya.

Sebenernya, banyak materi yang bisa diambil dari kisah dunia kerja, akan tetapi gue masih ngerasa sulit untuk membuka keran tersebut.

Tapi, lagi-lagi kembali ke diri sendiri sih. Kalo memang niat, pasti ada jalan..

Karena hasil tidak akan mengkhianati prosesnya..

Vakum nulis selama 10 bulan begini pasti udah banyak hal yang gue lakuin dan harusnya udah bisa gue ceritain. Nah, berangkat dari hal tersebut, mulai sekarang gue udah mau nulis lagi nih. Karena materi-materi tulisan udah banyak. Mungkin tulisan gue selanjutnya bakal lebih banyak seriusnya. gue juga tertantang untuk bikin cerita serial lagi. Kayak Pejuang Skriptis. Semoga aja bisa deh ya.
Untuk media nya mungkin gue bakal lebih banyak naro di blog ini deh, soalnya facebook udah mulai ditinggal oleh penggunanya nih (termasuk gue). Yah harapannya semoga bisa cetar membahana lagi deh kayak dulu.

Sampai jumpa di tulisan saya berikutnya.

PS: Saking jarangnya gue buka laptop, masak laptop gue sampe jadi sarang semut -__________-


Share:

Disable Adblock