#prayfor…



Zaman sekarang, tiap ada bencana, kecelakaan, atau tragedy dalam skala besar pasti banyak orang-orang yang menggunakan kalimat #prayfor dalam mengungkapkan belasungkawa atau simpatinya. Kayaknya kalimat #prayfor itu udah identik banget deh. Bagi sebagian orang mungkin belum eksis rasanya kalo belum pakai hastag tersebut.

Baru-baru ini ada kejadian besar yang terjadi. Tragedy teror di paris. Yang kalo gue baca berita hamper merenggut nyawa 130 orang. Dan ratusan lainnya luka-luka. Nah setelah tragedy ini booming, maka terbitlah hastag #prayforparis dimana-mana. Mulai dari status BBM, twiter, facebook dan segala macam medsos lainnya.

Nah biasanya setelah hastag #prayfor booming pasti ada aja orang-orang yang iri. Iya bener iri. Pasti deh ada aja orang yang menyindir kayak gini, “Paris baru gitu aja di doain, nah palestina tiap hari di bom kok pada diem aja”. Nah yang kayak gini yang pengen gue bahas kali ini

Menurut gue, sah sah aja orang mendoakan orang lain. Apalagi kalo menyangkut kemanusiaan. Lagipula Negara ini Negara bebas. Bahkan dalam undang-undang pun, dinyatakan jelas-jelas bahwa kita punya kebebasan dalam berpendapat. Kalo emang orang itu pengen doain paris, yaudah biarin aja. Gaperlu sirik atau iri. Kalo pun niatnya pengen menasehati ya gaperlu nyindir-nyindir gitu. Pake dong cara yang cerdas. Atau ajak dia dengan cara yang persuasive. Bukan dengan ngompor-ngomporin.

Yang namanya tragedy kemanusiaan pasti semua menyedihkan. Gak ada yang enak. Apalagi kalo tragedy yang menyebabkan nyawa hilang, entah itu karena kecelakaan, bencana atau perang. Rasanya sama bro. pedih. Semua pasti pada sepakat kan kalo nyawa itu gak ternilai harganya.

Makanya daripada hanya sekedar sok menggurui seperti itu apalagi tanpa memberikan solusi yang nyata (ngomong doang), ya lebih baik diam aja. Gaperlu ikut-ikutan. Apalagi memanaskan suasana. Cukup doakan saja semua tragedy kemanusiaan yang terjadi di dunia ini. Entah itu di lingkungan RT ente, di kampus ente, di kampong ente, di Negara ente atau di belahan dunia lain sekalipun.

Dan..


Alangkah lebih baiknya lagi kalo doa-doa tersebut tidak dipamerkan, tapi cukup diri kita sendiri aja yang tahu..
Share:

No comments:

Post a Comment

Disable Adblock