Review Serial TV Lost Season 1



Film Series Lost bercerita tentang Pesawat Oceanic 815 tujuan Sydney – Los Angeles yang mengalami kecelakaan di udara dan jatuh di suatu pulau. Dari sekian banyak penumpang di pesawat tersebut, ada 48 orang yang selamat. Mereka semua mencoba bertahan hidup sambil menunggu tim resque datang. Namun ada banyak keganjilan di pulau yang mereka huni, seperti asap yang mampu membunuh manusia, beruang kutub yang hidup di hutan tropis, halusinasi yang benar-benar nyata dan fakta seorang lumpuh yang sembuh total dan dapat berdiri lagi di pulau tersebut.

Ada banyak sekali karakter yang memerankan series ini, mulai dari Jack (Matthew Fox) si dokter bedah muda terbaik, Sayid (Naveen Andrews) si investigator di perang irak, Charlie (Dominic Monagen) mantan personil band terkenal, Michael si ahli kontruksi tambang beserta anaknya Walt, Jin dan istrinya, Sun pasangan dari korea, Sawyer (Josh Holloway) si pemuda brengsek, John Locke (Terry o’Quinn) yang katanya mantan tentara, Hurley (Jorge Garcia) si pria gemuk pemenang lotre 156 juta dollar, Boone dan Shannon (Maggie Grace) kakak adik manja, Kate (Evangeline Lilly) si wanita cantik namun seorang criminal, Claire (Emilie de Ravin) si wanita yang sedang mengandung dan Rossesou wanita Perancis yang sudah terdampar lebih dahulu di Pulau tersebut 16 tahun yang lalu.

Series lost terdiri dari enam season yang berlangsung dari tahun 2004-2010. Ada 25 episode pada season pertama, dimana durasi tiap episode nya sekitar 45 menit.

Gue baru menonton series ini bulan januari lalu dan baru saja menyelesaikan season satu yang menurut gue sangat luar biasa. Padahal ini film lama, film yang diputar hampir 14 tahun yang lalu, sebagai pecinta film, gue merasa kesal karena baru menonton series ini beberapa waktu yang lalu.

Seperti halnya film series lainnya, fokus film di season satu adalah pengenalan karakter dan cerita. Seperti yang sudah saya singgung diatas, ada banyak sekali karakter di film ini. Namun, hebatnya, semua karakter itu benar-benar mendapatkan porsi yang sama. Dari 25 episode yang ada, bisa dibilang ada sekitar 20 epsiode yang khusus menceritakan tentang karakter-karakter disana.

Penyajiannya pun digambarkan tidak dengan asal-asalan, tapi diceritakan secara detail, rapi dan nyambung.  Sebagai contoh di episode 18. Saat seorang Hurley melihat teka-teki angka yang sedang diselidiki oleh sayid dan tertarik untuk menyelidikanya sendiri. Nah alur cerita dibuat dalam dua waktu. Waktu sekarang dan waktu di masa lalu. Waktu ketika hurley menyelidiki makna angka-angka, dan waktu di masa lalu hurley, yang uniknya dulu pernah berkaitan dengan angka-angka tersebut.



Formula pengenalan semua karakter diceritakan dengan format seperti itu. Masa lalu dan masa sekarang. Semua karakter yang diceritakan dengan formula yang sama itu, ditakutkan bisa menimbulkan efek bosan. Tapi di season satu ini gue jamin lo tidak akan bosan mengikuti alur ceritanya. Soalnya setelah lo melihat masa lalu satu karakter, pasti lo akan penasaran juga bagaimana masa lalu karakter lainnya. Akan tetapi jika di season dua nanti, diceritakan masih dalam formula seperti ini, gue yakin hal tersebut malah akan menurunkan kualitas film.

Selain itu, ada banyak sekali misteri yang menyelimuti sepanjang season satu berjalan. Ada kerangka manusia yang ditemukan di gua, bangkai pesawat berisi heroin, suara suara misterius di dalam hutan, misteri angka 4-8-15-16-23-42, misteri kenapa jalur pesawat melenceng dari semestinya, ada juga pintu tingkap yang tidak bisa dibuka dan misteri The Others yang nyaris membunuh salah satu karakter.

Ngeselinnya, semua misteri itu sama sekali gak terjawab di season satu. Jadi bener-bener bikin penasaran coy.

Nyambung. Entah bener apa salah, pas gue nonton season satu ini, gue ngerasa kalo semua karakter tuh nyambung. Maksudnya mereka kayaknya saling terkait satu sama lain. Di masa lalu ada beberapa dari mereka yang pernah gak sengaja ketemu. Dan di masa lalu juga ada beberapa kisah mereka yang saling nyambung. Dan kalo dikaitkan dengan kecelakaan pesawat ini, terus dibandingkan dengan masa lalu mereka yang rata-rata suram itu, entah kenapa gue mikir kalo apa yang terjadi sama mereka saat ini adalah akibat dari kelakuan mereka di masa lalu.

Entah deh.

Mungkin baru ada jawabannya di season dua kali ya.



Terus juga entah kenapa gue juga mikir kayak ada hubungan antara kematian Boone dan Kelahiran Anaknya Claire. Entah kenapa gue mikir kayaknya gak boleh ada yang lahir di pulau itu. Kalau mau lahir, harus ada yang meninggal dulu.

Tapi gak tau deh bener apa engga. Hahaha

Maaf ye, kalo dalam review ini, gue sedikit ngasih spoiler, soalnya emang film ini cocoknya di tonton tanpa melihat spoiler lebih dahulu. Lebih dapet feelnya.

Pada akhirnya secara keseluruhan series lost ini bener-bener rekomended banget. Apalagi bagi yang orang yang suka film misteri dan survival gitu. Ini series cocok banget. Jangan khawatir, film ini cocok buat semua orang kok, karena genre film ini bisa masuk dimana aja. Semua karakter di film ini pun bener bener bermain dengan total dan actingnya dapet banget. Malah saking okenya, bisa bisa bikin lo ngefans sama satu karakter dan benci banget dengan karakter lainnya. Ditambah lagi drama dalam ceritanya yang terkadang bikin kita ngomong, “I feel you”, bikin film ini keren banget. Dan jangan lupa, misteri-misteri dalam film ini adalah kekuatan utama film ini, karena kalo gak ada misteri, gue yakin film ini bakal jadi film kecelakaan pesawat biasa. Dari film ini juga gue makin gak ragu dengan kualitas film yang dibuat oleh JJ Abrams.

Tahun Rilis                               : 2004 - 2005
Rating Rotten Tomatoes          : 95%
Rating IMDb                           : 9/10


Share:

1 comment:

Disable Adblock