Kisah si Ayam Potong Bagian Sebelas




Perburuan Jack

Ditempat Jul…

“Hey Jul”

“Hey Mar”

“Kau sudah sembuh?”

“Yah, seenggaknya aku sudah bisa bicara”

“Ada apa?”

“Kau kenal dengan Jack, Iron dan Risk?”

“Ada apa dengan mereka?”

“Sudah, jawab saja. Aku ingin bertemu dengannya”

“Sebenarnya mereka nama-nama asing buatku. Aku tidak mempunyai informasi yang jelas dan akurat mengenai mereka. Apalagi Risk. Aku bahkan baru pertama kali mendengarnya”

“Jadi kau tau Jack dan Iron?”

“Ya betul. Beberapa waktu yang lalu, jack bertarung dengan Bob.”

“Apa? Siapa sih dia sedangkan Iron?”

“Iron adalah pimpinan tertinggi Kavling D.”

“Kavling D? Memang ada?”

“Sebelumnya aku tidak begitu yakin, tapi isu yang beredar kavling D memang ada”

“Jangan bergurau. Kalaupun ada pasti kita mengetahuinya kan?”

“Mungkin kavling D bukan berada disini atau tidak digabung dengan kavling A,B,C”

“Aku tidak yakin. Ceritakan tentang Jack. Aku ingin menemuinya”

“Kau ini kenapa? Tiba tiba menanyakan ayam yang hanya isu saja”

“Aku punya urusan dengan mereka”

Mar bercerita, bahwa beberapa waktu yang lalu, ada seekor ayam yang bertarung dengan Bob. Kejadiannya di malam hari. Entah kenapa Ayam tersebut sudah ada di kavling A dan berada di tempat Bob istirahat. Belum ada yang tau mengapa ia bisa lolos dalam pengawalan. Saat itu semua ayam tertidur. Termasuk Bob. Dalam keheningan malam tersebut tiba-tiba ada yang menyerang Bob. Serangannya sungguh dahyat. Bob terluka karenanya. Bob terkejut karena tak mengira akan ada ayam yang menyerangnya. Ia melihat bayangan ayam kabur dari tempatnya. Bob pun mengejarnya. Ayam itu sungguh cepat. Baru beberapa detik saja, ia sudah keluar dari singgasana kavling A. Bob yang dilanda amarah, terus mengejarnya. Ia ingin menghabisi ayam tersebut.

Akan tetapi Bob, kehilangan jejak ayam itu. Ia sudah mencari di berbagai sudut, tapi tidak menemukannya. Ia kesal, akrena saat malam hari, penglihatannya tidak sehebat di siang hari. bo pun bergegas pulang. Saat ia berbalik, lagi lagi ada yang menerjanganya. Siapapun tau, ayam sehebat apapun tidak akan sanggup bertarung dengan hebat saat malam hari. Tapi ayam ini beda. Ia menyerang Bob habis-habisan. Seolah malam bukanlah alasan dia untuk tidak bertarung.

Bob yang tidak terbiasa bertarung di malam hari pun menjadi bulan bulanan. Penyerang bob, benar benar luar biasa. Katanya, ia terlihat seperti ayam petarung hebat. Bob pun tidak bisa kabur, karena ia terus menerima serangan ayam tersebut. Bob juga tidak bisa berteriak, karena tenggorokannya hancur diserang penyerang. Bob fokus bertahan untuk meminimalisir luka dituhnya, tapi tentu saja, hal itu tidak berlangsung lama.

Bob kalah telak.

Paginya, Bob ditemukan terluka parah. Sekujur tubuhnya benar benar memar dan dipenuhi darah segar. Untungnya nyawanya masih bisa diselamatkan.

Hingga saat ini Kavling A masih terus mencari siapa penyerang Bob. Mereka mengerahkan ayam pengintai mereka untuk menemukannya. Ada yang bilang Penyerang itu merupakan salah satu Pimpinan Divisi di Kavling A. Ada juga yang bilang penyerang itu merupakan ayam gila yang tiba tiba datang. Tapi desas desus yang paling cetar bilang, Kalau penyerang itu adalah salah satu ayam di Kavling C !

“Kau yakin tentang itu?”

“Aku tidak benar-benar yakin sih”

“Lalu apakah kau tau siapa penyerangnya?”

“Ya, Jack adalah penyerangnya !”

#Onedayonepost #ODOPbatch5 #tantangan
#Day 51 


Share:

No comments:

Post a Comment

Disable Adblock