[Puisi] One Day One Post



Berbulan memaksa
Bercengkrama dalam balutan pena
Mencari persoalan dunia
Menggali sisa pikiran yang ada
Ketika akhir hari telah tiba
Belum ada satupun ide yang ada
Membuat hati gundah gulana
Apakah aku selesai saja
Sejawat pun mulai menggoda
Sang guru pun meronta-ronta
Mencoba menularkan asa
Demi aku yang penuh luka
Aku pun terus mencoba
Menekan pena berkaca-kaca
Berharap hari memanjangkan usia
Agar amanah merangkai kata

#Onedayonepost #ODOPbatch5
Share:

[Review] Berpetualang di Pulau Harapan bersama ig.pulauharapan




Pertengahan bulan ini saya berkesempatan untuk berlibur ke pulau harapan bersama teman kantor. Berdasarkan pertimbangan yang ada, kami memilih untuk menggunakan open trip suatu tour agency dibandingkan dengan trip secara backpacker-an. Pertimbangan utama saat itu adalah banyak kemudahan yang di dapat jika menggunakan jasa tour agency. Kami tidak perlu lagi mencari homestay, menyewa kapal atau pusing dengan urusan perut karena semua hal tersebut sudah diatur oleh pihak tour agency. Selain itu, trip kali ini juga merupakan trip pertama kali nya kami ke Pulau Harapan, makanya dengan memakai tour agency tentu saja akan membantu kami dalam urusan logistik dan lain lain di tempat wisata kali ini.

Kami pun browsing kesana-kemari. Kami menemukan fakta bahwa banyak sekali tour agency yang mengadakan open trip ke pulau seribu, termasuk Pulau Harapan. Kami pun mulai menyeleksi satu persatu tour agency tersebut. Ada berbagai hal yang kami jadikan acuan untuk seleksi yaitu, harga, fasilitas, destinasi wisatanya, pelayanannya dan tentu saja harus trusted.

Setelah browsing di berbagai situs dan sosial media, akhirnya kami menemukan sebuah tour agency atau Local Trip Planner yang cocok dengan semua kriteria kami diatas. Local Trip Planner tersebut adalah ig.pulauharapan

Ig.pulauharapan merupakan sebuah Local Trip Planner yang khusus menerima trip wisata ke pulau harapan, kepulauan seribu. Mereka menerima orderan untuk trip kesana baik secara private trip maupun open trip di Pulau Harapan. Untuk private trip sendiri bisa dilakukan setiap hari, sedangkan open trip dilakukan setiap akhir pekan (weekend). Peserta open trip disini berjumlah 25 orang. Jika kamu ingin mendapatkan informasi tentang trip pulau harapan disini maupun ingin segera reservasi, kamu bisa menghubungi (WA) Mbak Diana di 087780378817. Selain itu kamu juga bisa menengok bagaimana keseruan trip disana di official Instagram mereka yaitu di ig.pulauharapan

Baiklah, mari kita bedah trip kali ini..

Harga
Ig.pulau harapan menawarkan harga 360ribu/pax nya untuk sekali open trip. Harga ini meliputi semua fasilitas yang ada dan tidak termasuk tip untuk guide. Harga ini merupakan harga rata-rata untuk open trip Pulau Harapan yang berkisar antara 350ribu – 400ribu. Jika mengecek di internet saat ini agak sulit menemukan harga trip yang berada di bawah 360ribu/pax nya, tapi jika diatas harga tersebut ada banyak sekali.  Makanya dengan fasilitas yang mirip-mirip dan tidak beda jauh, kenapa mengambil yang lebih mahal?
Oiya untuk tip buat guide di ig.pulauharapan tidak dipatok berapa angkanya.  Jadi dikembalikan lagi kepada para traveller ingin memberi berapa. Btw, guide di ig.pulau harapan orangnya asik banget loh. Dia penduduk asli Pulau Harapan.

Fasilitas
Dengan harga 360ribu/pax nya maka satu orang traveler akan mendapatkan fasilitas
1.         Tiket kapal (PP) Pelabuhan – Pulau Harapan
Kapal yang saya naiki waktu itu adalah Kapal Raja Mas. Kapal ini bisa memuat cukup banyak orang. Terdiri dari dek atas dan bawah. Di dek atas tidak ada tempat duduk, jadi jika ingin disana ya harus siap untuk duduk lesehan. Di dek bawah ini khusus untuk penumpang. Disediakan banyak kursi dan toilet. Ada juga kipas angin di berbagai sudut. Selain itu tiap kursi juga dibekali satu life jacket. Waktu perjalanan kapal ini jika naik dari Kali Adem Muara Angke adalah 3 jam.
2.         Asuransi Laut
3.         Homestasy AC + TV
Nah ini nih salah satu fasilitas yang wajib banget kamu perhatikan baik-baik. Homestay yang kami tempati waktu itu adalah sebuah rumah yang cukup besar dengan dua lantai. Lantai satu diperuntukan untuk penghuni rumah, lantai dua untuk homestay kami para peserta open trip. Ada 4 kamar tidur dan dua kamar mandi di homestay yang kami tempati. Ada tiga kamar yang dilengkapi AC dan ada satu yang memakai kipas angin. Di homestay tersebut juga ada dua ruang tengah. Satu untuk makan dan menonton TV dan satu lagi untuk sholat berjamaah. Selain itu ada pula beranda yang cukup luas di depan dan di belakang. Beranda di belakang difungsikan sebagai tempat jemuran maupun bersantai, karena langsung menghadap ke laut.
Untuk pembagian kamar, Satu kamar berisi 4 orang. Di tiap kamar dilengkapi oleh kasur yang besar dan 3 bantal. Homestay yang kami tempati berupa rumah penduduk. Jadi kesannya ya sama seperti rumah biasanya. Feel like home bro.
4.         Makan 3 kali (Siang, Malam dan Pagi)
Kami mendapatkan makan tiga kali, yaitu siang hari sesaat samapi di Pulau Harapan, malam hari dan Pagi di keeseokkan harinya. Untuk menunya sendiri cukup dan rasanya gak beda jauh dengan masakan di rumah. Enak kok. Siang hari menu makan kami adalah gulai ikan, malam harinya adalah semur ayam, dan sarapannya nasi uduk komplit. Untuk makanan saya kira sudah worth it. Karena baik rasa dan menunya sudah sesuai dengan yang selera kami.
5.         Air Mineral (Untuk di Homestay dan Jelajah Pulau)
Di homestay disediakan satu galon aqua beserta dispensernya. Jadi jangan khawatir untuk kekurangan air, karena untuk 2 hari, air sebanyak itu sudah cukup untuk kebutuhan 16 orang di homestay. Selain itu saat jelajah pulau, kami disediakan aqua gelas beberapa dus di kapal. Hal ini sangat membantu untuk mengurangi barang bawaan ketika jelajah pulau.
6.         BBQ
Selain makan malam, kami juga mendapatkan BBQ ikan bakar. Ikan nya besar-besar. Sepertinya ikan kakap merah yang kami santap waktu itu. Rasanya pun enak. Gurih gurih sedap gitu.
7.         Kapal Tradisional (2 hari)
Kapal tradisional ini digunakan ketika jelajah pulau di hari pertama dan hari kedua. Jadi untuk ke lokasi snorkling, lokasi pantai lain, dan lokasi sunset kami menggunakan kapal tradisional. Kapalnya mirip-mirip kapal yang ada di Ancol. Bermuatan sekitar 20 orang. Kapal ini sudah menggunakan mesin, dan geraknya juga cepat. Di kapal juga disediakan life jacket.
8.         Perlengkapan alat snorkeling
Perlengkapan yang kami dapat waktu itu adalah 1 set alat snorkling berupa Google dan selang pernapasan untuk di mulut serta Jaket Pelampung. Alat ini sudah bisa dikatakan standar untuk melakukan snorkling.
9.         Local Guide
Local guide yang menemani kami waktu itu bernama Ari dan kakaknya yang saya lupa namanya. Ari adalah penduduk asli pulau harapan. Ia menyukai snorkling dan laut sejak kecil. Pengetahuan dia tentang pulau-pulau disana pun sangat luas. Selain itu karakternya ramah dan bersahabat. Tipe-tipe orang yang mudah bergaul dengan siapa aja. Saya kira, guide di ig.pulauharapan adalah salah satu keunggulan yang mereka miliki.
10.     Camera Underwater
Tidak lengkap jika berwisata di laut tanpa adanya foto di bawah laut. Foto underwater dilakukan saat peserta melakukan snorkeling. Semua peserta open trip akan mendapatkan kesempatan berfoto masing-masing. Hasil fotonya cukup bagus dan begitu instagrammable banget. Bagi yang hobi foto underwater silakan puas-puasin foto disini, karena spot snorkeling yang ditawarkan ig.pulauharapan sangat indah sekali.
11.     CD hasil Dokumentasi
Hasil dokumentasi langsung dibagikan saat perjalanan pulang menuju Jakarta, Kami juga diberikan link google drive untuk kamu yang kepengen langsung mendapatkan fotonya
12.     Giant Floaties

Destinasi Wisata
Destinasi wisata yang ditawarkan tour agency ini ada banyak. Makanya selama open trip jadwal teman-teman akan begitu padat. Tapi tidak padat-padat banget kok. Selama open trip kami berhasil jelajah lima pulau yang ada di gugusan Pulau Harapan. Ah, kelima pulau tersebut benar-benar terbaik di bidangnya masing-masing. Mbak Diana benar-benar tau bagaimana menyenangkan peserta trip ini. Didukung oleh cuaca yang sangat cerah kami mengnjungi pulau-pulau terbaik di gugusan pulau harapan. Kelima pulau tersebut adalah
1. Snorkeling di perairan Pulau Macan
2. Main pasir dan air di Pulau Gosong. Pulau yang timbul jika cuaca sangat cerah saja.
3. Menikmati sunset yang menggelora di Pulau Bulat.
4. Menjelajahi kecantikan Pulau Sepa yang tiada tara, dan
5. Bermain ayunan ditemani pasir putih dan toscanya lautan di Pulau Perak
Kelimat pulau tersebut benar-benar luar biasa indahnya. Saya tidak menyangka kalau Jakarta punya tempat secantik ini. Mau tau bagaimana lebih lanjut tentang kelima pulau diatas, silakan baca tulisan saya disini : Finding Nemo di Gugusan Pulau Harapan

Pelayanan
Dalam bisnis jasa, pelayanan adalah harga mati yang harus dipenuhi. Banyak perusahaan bidang jasa yang bangkrut akibat ia tidak bisa memberikan service yang maksimal. Persaingan usaha dalam bidang jasa adalah menyoal tentang bagaimana kita memuaskan klien dengan service yang diberikan. Tentu saja, banyak sudut pandang yang mesti diperhatikan dalam memberikan service excellent. Tapi dua hal yang paling penting dalam service itu sendiri adalah kepercayaan dan integritas. Dan ya, dua hal itu ada di open trip bersama ig.pulauharapan. Apa yang mereka tawarkan dalam promosinya benar-benar dilakukan di lapangan, benar-benar diimplementasikan di lapangan dan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Keramahan dan Kejelasan yang diberikan oleh Mbak Diana dan Mas Ari juga semakin membuktikan betapa kerennya trip bersama ig.pulauharapan. Semua hal ini lah yang meyakinkan saya bahwa trip bersama ig.pulauharapan adalah pengalaman terbaik saya dalam berwisata menggunakan tour agency.


Share:

Pengalaman Open Trip Pulau Harapan




Weekend kali ini saya mencoba mengeksplore wisata laut yang ada di Jakarta yaitu Pulau Seribu. Pulau seribu merupakan salah satu wilayah dari DKI Jakarta. Jika memakai kapal laut, jarak dari dermaga muara angke kesana bisa mencapai 1-3 jam. Mulai hits nya pariwisata belakangan ini, membuat pulau seribu menjadi destinasi wisata baru yang wajib di kunjungi. Dan ya, baik pantai, laut dan terumbu karang nya ternyata gak kalah cantiknya lho dengan yang ada di Bali, lombok atau di pantai-pantai selatan.

Untuk bisa ke pulau harapan, traveller bisa berangkat dari Pelabuhan Kali Adem, Pelabuhan Sunda Kelapa atau Dari Ancol.  Saya sendiri berangkat dari Kali Adem, Muara Angke. Untuk tiket masuk dermaganya sebesar 2000 rupiah, sedangkan harga tiket kapal nya untuk sekali berangkat ke pulau harapan yaitu sebesar 60ribu rupiah. Untungnya waktu itu saya mengikuti open trip, jadi segala kebutuhan untuk wisata, baik tiket, makan, tempat tinggal; dan destinasi wisatanya sudah diurus oleh pihak travel. Kita tinggal bawa kebutuhan pribadi aja.

Jujur aja, begitu sampai di Pulau Harapan, saya langsung terkagum-kagum dengan keindahan gugusan pulau disana. Saya sangat menyesal, 25 tahun tinggal di Jakarta, tapi baru sekarang pergi kesini. Ternyata Jakarta tidak hanya punya Mall loh. Tapi juga punya laut yang amazing sekali ini. Selama dua hari satu malam disana saya mengunjungi beberapa pulau yang memiliki keseruannya masing-masing. Apa saja hal seru itu, mari kita bedah satu-satu.

Snorkling di Pulau Macan
Agenda pertama dalam explore pulau harapan ini adalah snorkling. Pulau seribu selain dikenal dengan banyaknya gugusan pulau disana juga terkenal dengan terumbu karangnya yang indah. Lokasi snorkling kami ada di peraoran pulau macan. Lautnya cukup dangkal. 2-3 meter kira-kira dalamnya. Warna lautnya pun hijau tosca denga kejernihannya yang tiada tara. Saking jernihnya, kita bisa melihat ikan-ikan di laut dari atas kapal lho.

Terumbu karang disini masih sangat terjaga. Bentuknya warna-warni dan unik-unik. Selain itu, ikan laut pun berenang kesana kemari, tentu dengan warna yang begitu cantik. Jika traveller snorkling disini, jangan lupa membawa roti, soalnya dijamin ikan-ikan disana akan mengerubungi deh. Berenang bersama ikan-ikan bisa jadi pengalaman dahsyat yang tak tergantikan lho.

Uniknya Pulau Gosong
Pulau gosong memiliki keunikan tersendiri dibandingkan pulau-pulau lainnya. Pulau ini tidak begitu luas dan hanya memiliki pasir di dalamnya. Tidak ada rumah, dermaga, ataupun pepohonan. Pulau ini bisa dikatakan padang pasirnya lautan. Karena sejauh mata memandang hanya ada pasir disana. Pasir putih dengan segala keindahannya. Pulau gosong sangatlah indah, karena pasirnya yang putih, lalu dikelilingi oleh beningnya air laut yang tosca  dan terumbu karang di dalamnya. Jika kita melihat laut di sekeliling Pulau Gosong dari atas kapal, maka teman-teman akan melihat betapa cantiknya terumbu karang disana dan ikan-ikan yang bermain kesana-kemari.

Menikmati Sunset di Pulau Bulat
Setelah capek berenang bersama ikan-ikan dan main air/pasir di pulau gosong, saya diajak untuk beristirahat sejenak di Pulau Bulat sembari menikmati Indomie rebus dan ditemani sunset yang begitu romantis. Pulau Bulat menawarkan spot pantai terbaik untuk melihat sunset. Di pantai nya pun sudah disediakan beberapa bangku taman yang langsung menghadap ke sunset begitu sore tiba. Duduk-duduk sambil bercengkrama dengan sahabat atau kekasih tentu menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan disana. Sayangnya pulau Bulat tidak termasuk pulau tidak berpenghuni. Padahal, ada beberapa bangunan disana, yang bisa dijadikan sarana meraup keuntungan, tapi pemilik bangunan tersebut sepertinya memiliki pemikiran lain dan berpikir lebih baik mengosongkan bangunan tersebut. Tapi, tenang aja, bagi yang lapar dan haus, disana ada satu warung kopi yang bakal menemani kamu kok.

Pulau Sepa yang Photogenik
Ah ini dia salah satu pulau favorit saya. Pulau ini terbagi menjadi dua wilayah, satu untuk ressort/cottage /restoran di pinggir laut dan sisanya adalah wilayah tak berpenghuni. Pulau ini cantiknya bukan main. Jika teman-teman ingin camping di laut, saya menyarankan untuk melakukan camping disini. Pantai nya sangat indah. Sangat sangat indah. Keindahan tersebut akan teman-teman rasakan begitu menginjak dermaga pulau. Hamparan hijau tosca lautan disertai terumbu karang dan banyaknya bulu babi di dalamnya akan menjadi hal pertama yang kamu lihat. Keindahan tersebut akan bertambah berkali lipat begitu melihat ke arah pantai yang dipenuhi oleh pasir putih. Saya yakin, banyak yang berpikir untuk membangun rumah disana, saking cantiknya tempat ini. Dermaga pulau sepa berupa jembatan yang agak menyerong ke laut. Mirip-mirip jembatan cinta-nya pulau Tidung. Dan ya, jembatan ini lah salah satu spot terbaik untuk berfoto-foto, karena memang instragrammable sekali.

Eksotisnya Pulau Perak
Setelah mabuk dengan cantiknya Pulau Sepa, saya makin dibuat mabuk kepayang lagi begitu sampai di pulau Perak. Aduhaaaaiiii. Subhanalllaaaaaaaaah. Sumpah, this is the most beautiful island i’ve ever seen.

Pulau perak termasuk pulau tak berpenghuni. Paling Cuma ada warung kopi aja disana. Cantiknya mirip dengan pulau Sepa. Bedanya, disini disediakan ayunan di pantai. Jadi traveller bisa berfoto di ayunan dengan background laut yang indah. Sesuai dengan namanya, pasir disini benar-benar putih bersih ke perak-perakan. Banyak nya pohon-pohon besar di pantai, membuat pesisir pantai menjadi teduh. Ada beberapa dahan pohon yang sengaja ditaro di pantai. Dahan tersebut bisa dijadikan tempat duduk. Duduk-duduk santai sambil melihat pemandangan laut disini benar-benar bikin menetramkan jiwa. Bikin sejuk. Dan menghilangkan stres yang ada.

Jika kamu punya waktu libur dua hari, saya merekomendasikan untuk berlibur ke pulau harapan, karena saya jamin, kamu pasti tidak akan menyesal. Malah kamu akan menyesal, kenapa hanya di pulau ini dua hari saja.

#Onedayonepost #ODOPbatch5 #tantangan
Share:

Review Film Avengers : Infinity War



Jujur saja, agak sulit membuat review film ini tanpa adanya spoiler di dalamnya. Part-part didalam film ini saling sambung menyambung, dimana membuat satu kejadian dengan kejadian lainnya berkesinambungan. Tapi bagi saya jika menonton film ini dengan bantuan spoiler, bakal terasa banget nanti efeknya, yang membuat sedikit kehilangan “feel” di momen momen penting dalam film ini. Makanya berkaca dari hal itu, saya akan membuat review film ini dengan sangat-sangat sedikit spoiler di dalamnya.

Secara garis besar film ini bercerita tentang perjalanan seorang Thanos dalam mengmpulkan 6 Infinity stone yang tersebar di alam semesta. Nah dalam mengumpulkan batu abadi tersebut, Thanos berhadapan dengan para Avengers. Yap, film berdurasi nyaris 3 jam ini hanya berkisah tentang hal diatas. Sederhana ya? Yap Betul . Sederhana banget guys. Tapi tentu saja bukan Marvel namanya jika gak bisa mengemas kisah tersebut menjadi sebuah mahakarya epik yang sungguh amazing ini.

Bagi yang belum mengenal Thanos, mungkin bisa mengingat sedikit film-film Mavrel Cinematic Universe (MCU). Thanos pernah tampil di film Avengers yang pertama dan di adegan post kredit yang saya lupa di film apa. Bagi saya, Thanos adalah villain (musuh) yang diidam-idamkan banget dalam suatu film. Ia memiliki segalanya untuk menjadi seorang villain. Banyak kritikus fim yang mengatakan bahwa villain-villain di film MCU kurang greget. Saya pun sependapat dengannya. Tengok aja villain di Thor Ragnarok, villain disana saya kira hanya sebatas punya kekuatan aja, gak lebih gak kurang. Nah setelah melihat Thanos dengan segala aspek kejahatanya itu, saya langsung berucap dalam hati, “kenapa sih semua villain gak bisa kayak gini?”. Gila keren banget sumpah. Dapet banget jahatnya. Iya, Marvel benar-benar sukses bikin mimpi buruk seburuk-buruknya yang jadi kenyataan.

Lalu bagaimana dengan superhero nya?

Ah kebayang gak sih bagaimana jadinya semua superhero di film Iron man, Captain America, The Incredible Hulk, Thor, Black Panther, Guardian of Galaxy dan Spiderman gabung jadi satu? That’s so amazing sooobbbbb. Mantap jiwa deh. Gila gila gila. Buruan nonton daaaahhh.

Ajiiiiiiiibbbbb.

Sebelum nonton film ini, gue penasaran bagaimana Russo Brother mengemas film ini dengan banyaknya superhero di dalamnya. Apalagi superhero-superhero ini adalah pemeran utama di film solo nya masing-masing. Gimana ? Pasti pusing kan? Bikin cerita yang bagus dengan segudang tokoh-tokoh penting di dalamnya.  Saya kira bukan cuma saya aja yang penasaran dengan hal itu, tapi siapapun yang nonton film MCU pasti berpikiran hal yang sama. Bahkan sebelumnya ada yang memprediksi kalau banyaknya superhero ini akan mengurangi kualitas film, akibat tidak tereksplorenya semua superhero.

Tapi lagi-lagi, prediksi itu patah setelah menonton film ini. Bisa dibilang semua superhero memiliki porsi yang sama di dalamnya. Gak ada yang lebih menonjol dan gak ada yang kurang tergali. Semua punya porsi nya masing-masing. Semua punya perannya masing masing. Dan semua terkondisikan dengan baik, adil, epik dan fantastik. kesemua hal inilah yang membangun jalannya cerita di film ini.
Satu hal yang gak bakal terlupakan dari film ini (selain Thanos) adalah bagaimana interaksi antar superhero. Munculnya Thanos memang  memaksa mereka akhirnya bersatu, namun seperti apa pertmuan pertama antar superhero itu dijamin bakal menjadi hal terindah yang akan kamu lihat. Apalagi buat kamu yang fans superhero, melihat mereka bertarung bersama tentu aja bagaikan sebuah mimpi yang jadi kenyataan. Bagi kamu yang sudah menonton Avengers sebelumnya mungkin bakal sedikit terkesan, tapi bagaimana dengan melihat adegan antara Tony dengan Strange, Thor dengan Quill, serta Steve dengan Panther. Kamu pasti bakal kesengem abis kan?

Dari menit pertama film ini sudah diliputi oleh ketegangan yang bikin ngeri. Ketegangan ini terus berlanjut sampai akhir film. Memang ada beberapa part-part dengan tempo yang menurun, yang sedikit membuat ngantuk, tapi, percayalah, part tersebut penting dalam keberjalanan cerita. Selain ketegangan dan adegan aksi yang banyaknya bukan main ini, film ini tetap menampilkan ciri khas marvel di dalamnya, yakni memberikan sentuhan-sentuhan komedi yang sukses bikin tertawa terpingkal-pingkal. Oiya satu lagi, film ini juga menampilkan sedikit drama sentimentil yang entah kenapa membuat kamu jadi sedikit bersimpati dengan tokoh tersebut. Ah keren banget deh. Campur aduk rasanya.

Musik dalam film ini semakin membuat kita mendalami adegan demi adegan yang dtampilkan. Membuat kita terbawa suasana. Dan membuat kita jatuh sepenuhnya ke dalam film.

Infinity War menurut saya adalah gabungan seluruh film-film MCU yang ada. Semua kekurangan yang ada di film-film MCU sebelumnya berhasil terpenuhi di dalam film ini. Kelebihan-kelebihan dalam fllm sebelumnya pun berhasil dilampaui di film ini. Saya kira Avengers : Infinity War bener bener cocok dijadikan penutup dari  bagian pertama MCU. Mesipun ada part yang terlalu slow dan bisa bikin orang ngantuk, tapi secara keseluruhan film ini bisa dibilang epik dan memuaskan. Endingnya yang seperti itu tentu aja semakin membuat kita gemas dan frustasi begitu selesai menontonnya, sekaligus membuat gak sabar untuk segera menonton lanjutan film ini, yakni Avengers 4.

Oya, sebagai tambahan, ada superhero yang mati dan hanya ada satu post kredit di akhir film. Jadi pastikan menonton filmnya sampai benar-benar habis ya.

Skor : 8,5/10



#Avengers #InfinityWar #Thanos #AvengersInfinityWar

Share:

Resensi Buku Ubur-Ubur Lembur – Raditya Dika




Akhirnya setelah sekian tahun lamanya, bang Radit bikin buku lagi. Tema binatang masih dipakai Bang Radit untuk menamai buku kedelapannya ini. Dengan berjudul Ubur-Ubur Lembur, buku ini meluncur di pasaran per tanggal 1 Februari 2018. Tebalnya lumayan, yakni sekitar 232 halaman dengan 14 bab di dalamnya. Ada banyak genre tulisan di dalamnya seperti romance, keluarga, horor dan kehidupan. Tentu saja semua genre tersebut dibalut dengan sentuhan komedi ala Raditya Dika.

Setelah membaca buku ini entah kenapa gue terbagi menjadi dua hal, yakni Tim Antusias dan Tim Bosan. Memang benar, antusias dan bosan itulah yang gue rasakan ketika membaca buku ini. Jujur aja, setelah buku buku komedi booming (pas zaman poconggg kalau gak salah) tahun 2010an, gue udah jarang baca buku-buku bergenre komedi, soalnya entah kenapa kualitas buku/novel komedi agak menurun setelah zaman itu. Lucunya nanggung lah. Lucunya basi lah. Lucunya absurblah. Makanya ketika ada berita yang menginformasikan bahwa Bang Radit bakal merilis buku baru, gue langsung antusias mendengarnya. Ya percaya atau tidak, menurut gue, Bang Radit ini lah pelopor buku/novel komedi di Indonesia.

Dan benar, Ubur-Ubur Lembur berhasil memuaskan dahaga gue akan buku dengan komedi cerdas. Cerita-cerita di buku ini sukses bikin gue kesengsem, nyegir bahkan tertawa geli ketika membacanya. Gue yakin hal yang sama akan terjadi kepada kamu-kamu yang membacanya juga. Bang Radit benar-benar tau bagaimana mengeksplorasi sebuah kejadian/cerita, baik itu kejadian serius, kejadian seram, bahkan kejadian biasa sekalipun menjadi sebuah cerita seru yang bikin orang berkata dalam hati “ih gue banget” dan disertai senyuman maupun tertawa terpingkal-pingkal.

Kisah-kisah lucu di buku ini sukses bikin gue membayangkan jika ceritanya Bang Radit ini terjadi sama gue. Ada aja imajinasi yang terpintas di kepala gue ketika membaca bab demi bab di buku ini. Soal teman masa kecil lah, soal hantu lah, bahkan soal menjadi orang yang terkenal lah. Semua ekspektasi dan ke-antusiasan yang gue bayangkan sebelum membaca buku ini bisa dibilang terbayar dengan sempurna setelah selesai membacanya. Tidak kurang, tidak lebih. Semua yang kamu harapkan dari sebuah Buku karya Raditya Dika ada semua di buku ini.

Jika kamu membaca buku ini dan mengharapkan ekspektasi yang lebih, saya kira hal itu tidak akan terjadi. Dan jika kamu berpikir kalau buku ini kurang memenuhi ekspektasi, itu juga salah. Buku ini hampir sama dengan buku-buku Bang Radit lainnya. Gak ada sesuatu yang baru di dalamnya. Mungkin jika dibandingkan dengan 3-4 buku pertama Bang Radit, ada sedikit perbedaan di dalamnya, yaitu dibuku ke 5-8 ini Bang Radit terlihat lebih dewasa di dalamnya. Tulisan-tulisannya pun lebih berkembang dan terdapat “pesan” di cerita-ceritanya.

Hal ini lah yang membuat gue sedikit bosan ketika membaca buku ini. Apalagi ketika membaca part percintaan atau kegalauan akibat cewek. Gue benar-benar bosan. Part-part galau dan percintaan di buku ini entah kenapa bikin buku ini jadi sedikit membosankan. Bagi orang yang membaca buku Bagi Radit dari pertama sampai buku ini pasti deh  udah dipaparin banyak banget cerita-cerita kayak gini. Jujur, hal ini bikin gue bertanya-tanya, “Emang masih kurang ya Bang semua cerita-cerita galau di buku-buku sebelumnya?”

Padahal, ada banyak kisah Bang Radit yang bisa dieksplorasi lebih jauh, bukan cuma soal percintaan dan kegalauannya aja.

Jika kamu seorang fans Bang Radit, buku ini akan membuat kamu sedikit lebih mengenal seorang Bang Radit. Jika kamu seorang penggiat literasi, buku ini akan membuat kamu mendapatkan inspirasi berbagai tulisan. Jika kamu seorang yang terkenal, buku ini akan mewakili semua perasaan kamu akan satu hal, dan jika kamu hanyalah pembaca buku biasa, buku ini bisa dibilang sebagai salah satu list buku yang wajib kamu baca, karena, ya... memang gak ada ruginya sama sekali.


Share:

4 Film Tom Hanks yang Wajib Kamu Tonton




Ada yang tau Tom Hanks? Saya kira sebagian besar orang terutama para pecinta film Holliwood pasti mengenal aktor satu ini. Jelas, udah banyak banget film yang ia bintangi. Malah rata-rata kebanyakan film yang ia bintangi pasti sukses di pasaran. Sebagai aktor, Tom bisa dibilang sebagai aktor yang komplit, soalnya dia bisa memainkan berbagai peran. Mulai dari pria cupu, orang dengan disabilitas, detektif, nahkoda kapal dan lain lain. Dari berbagai film yang ia bintangi, saya punya rekomendasi film Tom Hanks yang wajib kamu tonton. Film-film ini punya daya tariknya sendiri sehingga membuat kamu akan terus dengan film-film Tom Hanks lainnya. Okay check this out

4. Forrest Gump


Film ini termasuk film jadul, karena ditayangkan pada medio 90an. Bercerita tentang seorang laki laki yang memiliki IQ 75 atau bisa dikatakan sebagai anak idiot dalam menjalani hidup. Jujur aja, film ini sungguh inspiratif dan menyentuh. Bagaimana mungkin seorang yang dibilang idiot, mampu masuk militer, kemudian menjadi pahlawan perang, lalu ia ikut kejuaraan pingpong kelas dunia, ia juga sukses besar dalam bisnis udang dan menjadi inspirasi orang-orang karena gerakan larinya mengelilingi amerika. Tom benar-benar total dalam bermain di film ini. Perannya sebagai Forrest Gump sukses menginspirasi orang-orang termasuk penonton film ini.

3. The Terminal


Bercerita tentang pria bernama Navroski yang berasal dari negara Krakozhia yang terjebak di bandara JFK (Amerika Serikat) akibat negaranya mengalami kudeta militer saat ia terbang ke USA, sedangan pemerintah AS belum mengakui pemerintahan baru negeri itu. Karena hal itu, Navroski tidak diperbolehkan pulang ke negaranya dan juga tidak boleh masuk ke wilayah amerika. Navroski pun tidak bisa berbahasa inggris dan uang yang ia miliki saat ini tidak bisa ditukar ke dollar karena mata uang negara tersebut sudah tidak berlaku lagi di dunia. Nah Loh? Ngejelimet kan? Makanya cepet nonton deh film ini. Nikmati petualangan Navroski dalam bertahan hidup dengan semua kondisi diatas.

2. Captain Philips



Bagaimana jika kamu adalah seorang kapten kapal yang kapalnya sedang dimasuki sekelompok perompak laut, padahal kamu sedang membawa barang bawaan (cargo) yang sangat penting dan banyak untuk keperluan yang penting juga. Perampok laut tersebut tentu saja berniat membajak kapal sekaligus membunuh awal kapal di dalamnya. Sebagai kapten kapal apa yang akan kamu lakukan? Bagaimana kamu menghadapi kondisi itu semua? Semua jawabannya ada di film ini. Film yang berdasarkan kisah nyata ini benar-benar penuh ketegangan yang meingkat seiring dengan durasi film. Semakin mendekati akhir semakin tegang juga yang akan kamu rasakan.

1. Catch Me if You Can


Film ini memang tidak terfokus sepenuhnya pada Tom, tapi disini Tom memegang peran penting dalam suksesnya film ini. Berpasangan dengan seorang Leonardo di Caprio yang berperan sebagai penipu ulung (Pameran utama), Tom yang disini berperan sebagai agen FBI sungguh sangat keren dalam menjalani perannya tersebut. Karakternya yang kaku dan kepribadiannya yang pantang menyerah terlihat jelas di film ini, dimana membuat kamu jadi agak kurang suka dengannya dan justru memihak si penipu ulung, Leo (yang memang bermain luar biasa juga disini). Sebagian besar film ini berkisah tentang kejar-mengejar Leo dan Tom. Chemistri mereka berdua benar-benar dapet banget. Membuat orang yang menonton film ini akan terbawa suasana ke dalamnya. Setelah menonton film ini kamu pasti akan menyimpulkan bahwa tidak salah mengatakan kalau dua aktor diatas adalah aktor besar kelas dunia.

Gimana penasaran kan? Ayo segera nonton film-film diatas. Bagi yang udah nonton film diatas boleh nih di share review singkatnya di kolom komentar. Selain 4 film diatas, saya juga merekomendasikan 3 film Tom yang lain yaitu Cast Away, Davinci Code dan The Post. Buruan deh nonton gengs.

#Onedayonepost #ODOPbatch5

Share:

(Jurnal) Faktor-Faktor Lingkungan Fisik Rumah Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur




Faktor-Faktor Lingkungan Fisik Rumah Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur

Arief Satiawan*), Suhartono**), Tri Joko**)
*)Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro
 **)Dosen Bagian Kesehatan Lingkungan Kesehatan Masyarakat FKM UNDIP


ABSTRACT
Pneumonia remains a leading cause of child mortality diseases in the world. Incidence of pneumonia in children under five in 2012 in East Jakarta Administration found as many as 4016 cases, with the highest cases of health centers in the region of eastern Jakarta Jatinegara as 714 cases. One of the factors that influence the incidence of pneumonia is the physical condition of the home. The purpose of this study was to determine the physical environmental factors associated with the incidence of pneumonia in infants Jatinegara Health Centre, East Jakarta. This type of research is explanatory research with observational case-control approach. The sample was toddlers aged 0-59 months suffering from pneumonia and was treated at the health center in East Jakarta Jatinegara January to March 2014. Groups of respondents were 44 cases and 44 control group respondents. Data analysis using chi-square statistical test and the magnitude of risk with an odds ratio (OR). The results showed relationship between the area of ventilation (p = 0.031 OR = 4.194) residential density (p = 0.031 OR = 3.328), lighting (p = 0.01 OR = 3.444) and humidity (p = 0.008 OR = 4.385) and the incidence pneumonia in young children, whereas the type of wall, floor type, fuel type, the presence of a smoker, the temperature showed no association. The results of this study are extensive ventilation, levels of occupancy, lighting and humidity have a relationship with the incidence of pneumonia in infants.
Keywords: Home physical environment factors, pneumonia, children under five years, Jatinegara


PENDAHULUAN
Pneumonia adalah penyakit infeksi atau peradangan pada organ paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur ataupun parasit dimana pulmonary alveolus (alveoli) yang bertanggung jawab menyerap oksigen dari atmosfer menjadi “inflame” dan terisi oleh cairan. Pneumonia dapat juga disebabkan oleh iritasi kimia atau fisik dari paru-paru atau sebagai akibat dari penyakit lainnya, seperti kanker paru-paru atau terlalu banyak minum alcohol. Penyebab paling sering ialah serangan bakteri Streptococcus pneumonia atau pneumokokus. (1)
Menurut laporan WHO, sekitar 800.000 hingga 1 juta anak meninggal dunia tiap tahun akibat pneumonia. Bahkan UNICEF dan WHO menyebutkan pneumonia sebagai penyebab kematian anak balita tertinggi, melebihi penyakit-penyakit lain seperti campak, malaria serta AIDS. (2)
Pneumonia pada balita merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menyebabkan angka kematian tinggi di dunia. Di Amerika Serikat, terdapat dua juta sampai tiga juta kasus pneumonia per tahun. Di Indonesia pneumonia merupakan penyebab kematian nomor tiga setelah kardiovaskuler dan tuberkulosis. Di dunia Pneumonia masih menjadi penyakit terbesar penyebab kematian anak dan juga penyebab kematian pada kaum lanjut usia. (3) Tahun 2007 1,2 juta orang di Amerika Serikat dirawat di rumah sakit dengan pneumonia dan lebih dari 52.000 orang meninggal akibat penyakit ini, di dunia setiap 20 detik seorang anak meninggal akibat pneumonia.(4)   Sedangkan di Eropa dan Amerika Utara insiden mencapai 34-40 kasus per 1000 anak per tahun. (5)  
Pneumonia merupakan pembunuh utama anak dibawah usia lima tahun (Balita) di dunia, lebih banyak dibandingkan dengan penyakit lain seperti AIDS, Pneumonia dan Campak. Namun, belum banyak perhatian terhadap penyakit tahun akibat pneumonia atau sama dengan 4 Balita meninggal setiap menitnya. (6,7)        
Angka kematian kasar akibat pneumonia di Asia mencapai 30 – 70 % dan secara spesifik pneumonia yang diakibatkan karena penggunaan ventilasi mekanik berkisar 33-50 % dari data pneumonia di ICU. Sedangkan data kematian yang diperoleh dari Singapura, secara signifikan lebih tinggi yaitu 73% dari pneumonia secara keseluruhan. (8)
Di Indonesia populasi yang rentan terserang pneumonia adalah anak-anak usia kurang dari 2 tahun, usia lanjut lebih dari 65 tahun, atau orang yang memiliki masalah kesehatan (malnutrisi, gangguan imunologi). Pada tahun 2009, cakupan penemuan pneumonia pada balita sebesar 22,18% dengan jumlah kasus yang ditemukan sebanyak 390.319 kasus. (9)
Dari tahun ke tahun pneumonia selalu menduduki peringkat atas penyebab kematian bayi dan balita di Indonesia. Menurut hasil Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2007, pneumonia merupakan penyebab kematian balita kedua setelah diare (15.5 %) diantara semua balita) dan selalu berada dalam daftar 10 penyakit terbesar yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan. Di Indonesia diperkirakan setiap tahun ada 150.000 balita yang meninggal karena pneumonia. Jika dihitung rata-ratanya setiap 4 menit ada seorang balita yang meninggal akibat pneumonia atau 17 orang per jam atau 416 orang per hari. Sebagian besar kematian terjadi pada bali. Angka ini sangat besar, sehingga perlu mendapat perhatian khusus bagi pengelola program ISPA pusat, provinsi, kab/kota serta perlu mendapat dukungan dari pemerintah daerah. (9)
Berdasarkan data profil kesehatan Indonesia tahun 2009, Pneumonia memiliki Case Fatality Rate (CFR) paling tinggi di antara 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat inap di rumah sakit yaitu sebesar 6,63%. (10)
Pada tingkat provinsi, dapat diketahui bahwa tiga provinsi dengan cakupan tertinggi berturut-turut adalah provinsi Nusa Tenggar Barat sebesar 71,45%, Jawa Barat sebesar 46,16% dan kepulauan Bangka Belitung sebesar 41,41%. Sedangkan tiga provinsi dengan cakupan terendah adalah Provinsi Kepulauan Riau sebesar 0,32%, Aceh sebesar 2,16% dan Kalimantan Barat sebesar 2,54%. (10)
Pada tahun 2012 Kota Jakarta memiliki jumlah penemuan kasus pneumonia sebesar 18.525 kasus dan  tidak banyak mengalami perubahan pada tahun 2013, karena angka penemuan kasus pneumonia mencapai 18.015 kasus, sedangkan jumlah kasus pneumonia yang menyebabkan kematian pada tahun 2013 ada sebesar 75 kasus. Kota Administrasi Jakarta Timur memiliki angka penemuan kasus pneumonia sebanyak 4016 dengan angka kematian yang paling tinggi dibandingkan kabupaten lain yaitu dengan 45 kasus. Kecamatan Jatinegara merupakan salah satu kecamatan dengan angka pneumonia yang cukup tinggi tiap tahunnya, pada tahun 2010 jumlah kasus pneumonia ada sebanyak 714 kasus dan mengalami peningkatan pada tahun 2011 dengan kasus sebanyak 852 kasus, kemudian mengalami penurunan menjadi 839 kasus pada tahun 2012. (11) (12) (13)
Kondisi lingkungan rumah yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara banyak yang kurang memenuhi syarat kesehatan, terutama rumah-rumah yang menempati daerah aliran sungai atau daerah bantaran sungai ciliwung. Rumah-rumah tersebut berada di kelurahan Bidaracina dan Kelurahan Kampung Melayu yang merupakan daerah langganan banjir dan hampir tiap tahunnya terkena banjir. Kondisi lingkungan yang padat dan seringkali terkena banjir dapat membuat rumah menjadi tidak sehat. Hal ini dapat memungkinkan terjadinya penularan penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Menurut penelitian Pujiono yang menyatakan bahwa kepadatan hunian, kurangnya ventilasi rumah dapat mempengaruhi kejadian pneumonia pada balita.
Berdasarkan data-data tersebut diatas peneliti tertarik ingin mengetahui “Apakah faktor lingkungan fisik rumah (luas ventilasi rumah, kepadatan hunian, jenis lantai, jenis dinding, pencahayaan, jenis bahan bakar, keberadaan perokok, kelembaban dan suhu) berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur”

METODE PENELITIAN
Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan jenis penelitian analitik yang bersifat observational dan dengan pendekatan kasus kontrol (case control) yaitu dengan membandingkan antara sekelompok orang yang menderita penyakit (kasus) dengan sekelompok lainnya yang tidak menderita penyakit (control), kemudian dicari faktor penyebab timbulnya penyakit.
Sampel kasus dalam penelitian ini adalah seluruh balita rawat jalan di Puskesmas Jatinegara Kota Administrasi Jakarta Timur dan dinyatakan menderita pneumonia pada bulan Januari – Maret 2014. Sedangkan kontrol dalam penelitian ini adalah balita umur 1-5 tahun yang menjadi pasien rawat jalan di Puskesmas Jatinegara Kota Administrasi Jakarta Timur dan dinyatakan tidak menderita pneumonia oleh dokter Puskesmas. Pada bulan Januari – Maret 2014.
Cara pengumpulan data yaitu dengan mengumpulkan data primer yang dilakukan dengan cara wawancara kepada responden (anggota keluarga/orang tua) balita dengan menggunakan lembar kuisioner yang berisi data mengenai kejadian pneumonia pada balita. Selain itu juga dilakukan observasi langsung terhadap obyek yang diteliti untuk melihat kondisi kesehatan fisik rumah dan melakukan pengukuran untuk memperoleh hasil pengukuran sesuai kondisi yang sebenarnya.  Pengumpulan data sekunder didapat dari puskesmas, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, buku, Jurnal, Makalah dan referensi-referensi lain yang berkaitan dengan tema penelitian.
Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis univariat dilakukan untuk menggambarkan distribusi frekuensi dan gambaran karakteristik responden. Analisa bivariat dilakukan untuk menguji hubungan setiap variable lingkungan fisik rumah seperti, luas ventilasi, kepadatan hunian, jenis lantai, jenis dinding, pencahayaan, jenis bahan bakar, keberadaan perokok, kelembaban dan suhu dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur. Puskesmas Jatinegara mempunyai wilayah kerja yang terdiri dari 8 kelurahan dengan penduduk berjumlah 323.578 jiwa. Yang terdiri dari 166.661 jiwa laki-laki dan 156.917 jiwa perempuan.
Penelitian ini menggunakan desain case control untuk mengetahui faktor-faktor yang mempunyai hubungan dengan kejadian pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur. Variabel yang menjadi pokok dalam penelitian ini adalah faktor lingkungan fisik rumah yang meliputi luas ventilasi rumah, kepadatan hunian, jenis lantai, jenis dinding, pencahayaan, jenis bahan bakar, keberadaan perokok, kelembaban dan suhu.
Berdasarkan analisis bivariat diketahui bahwa ada empat variable yang menunjukkan adanya hubungan yaitu luas ventilasi rumah, kepadatan hunian, pencahayaan dan kelembaban dan lima variable yang menunjukkan tidak ada hubungan yaitu jenis lantai, jenis dinding, jenis bahan bakar, keberadaan perokok dan suhu. Hasil analisis bivariat dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.        Hubungan Luas Ventilasi dengan Kejadian Pneumonia
Hasil Uji statistik diperoleh nilai p= 0,031 Dan OR= 4,1  CI 95% (1,244 – 14,131). Berdasarkan nilai p value < 0,05 maka dapat diinterpretasikan ada hubungan yang signifikan antara luas ventilasi rumah dengan kejadian pneumonia pada balita. Adanya hubungan yang bermakna antar luas ventilasi rumah dengan kejadian pneumonia  disebabkan terhalangnya sinar matahari dan pertukaran udara yang masuk ke dalam rumah, sehingga bakteri atau virus yang ada di dalam rumah tidak dapat keluar dan terhirup udara pernapasan. Sinar ultraviolet dapat membunuh kuman, bakteri, virus sert jamur yang menyebabkan infeksi, alergi, asma dan penyakit lainnya. Sinar ultraviolet ini memiliki panjang gelombang 253,7 nm dan dapat merusak DNA mikroba (kuman, bakteri, jamur dan virus) sehingga DNA mikroba akan steril. Jika mikroba tersebut terkena sinar matahari maka tidak akan dapat bereproduksi dan kemudian mati. (14)
2.        Hubungan Kepadatan Hunian dengan Kejadian Pneumonia
Hasil Uji statistik diperoleh nilai p value= 0,031  Dan OR= 3,3 , CI 95% (1,212 – 9,141). Berdasarkan nilai p-value < 0,05 maka dapat diinterpretasikan ada hubungan yang signifikan antara kepadatan hunian rumah dengan kejadian pneumonia pada balita. Kepadatan hunian merupakan faktor penting yang mempunyai hubungan dengan kejadian pneumonia. Hal ini disebabkan karena keberadaan banyak orang dalam satu rumah akan mempercepat transmisi mikroorganisme penyakit dari satu orang ke orang lainnya. Hal ini sesuai dengan pernyataan bahwa bakteri penyebab pneumonia mudah menyebar di lingkungan yang padat. Kepadatan hunian memungkinkan bakteri dapat menular melalui pernapasan dari penghuni rumah ke penghuni rumah lainnya. Misalnya dalam satu rumah terdapat satu penghuni yang menderita penyakit infeksi, maka akan mudah penyakit infeksi tersebut menular ke penghuni rumah lainnya., termasuk kepada balita yang relatif lebih rentan terkena penyakit. Hal ini disebabkan karena balita, terutama yang berusia kurang dari 2 tahun memiliki imunitas yang belum baik sehingga lebih berisiko untuk tertular penyakit. (16)
3.        Hubungan Pencahayaan dengan Kejadian Pneumonia
Hasil Uji statistik diperoleh nilai p value= 0,01 Dan OR= 3,4 , CI 95% (1,424 – 8,333). Berdasarkan nilai p-value < 0,05 maka dapat diinterpretasikan ada hubungan yang signifikan antara pencahayaan rumah dengan kejadian pneumonia pada balita. Menurut Notoadmodjo, cahaya matahari memiliki peranan yang penting dalam kesehatan. Cahaya matahari dapat membunuh bakteri-bakteri pathogen yang ada di dalam rumah.  Umumnya cahaya dapat merusak mikroorganisme yang tidak berklorofil. Bakteri sangat sensitive terhadap pencahayaan sehingga tidak dapat tumbuh dan berkembang di dalam ruangan yang memiliki pencahayaan yang baik. (15)
Rumah yang sehat pasti memiliki pencahayaan yang sehat pula. Khususnya cahaya matahari. Cahaya matahari dapat membunuh bakteri , kuman, virus dan jamur karena memiliki panjang gelombang 253,7 nm yang terdapat pada sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet tersebut akan merusak DNA mikroba sehingga menjadi steril dan membuat mikroba tidak dapat bereproduksi. Cahaya yang terlihat oleh mata ialah gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang antara 4000 sampai dengan 7000. Telah dapat dibuktikan bahwa banyak jenis parasit dapat dimatikan jika parasit tersebut mendapat sinar matahari secara langsung, seperti misalnya kuman TBC (15)
4.         Hubungan Kelembaban dengan Kejadian Pneumonia
Hasil Uji statistik diperoleh nilai p value= 0,008 Dan OR= 4,3 , CI 95% (1,534 – 12,530). Berdasarkan nilai p-value < 0,05 maka dapat diinterpretasikan ada hubungan yang signifikan antara kelembaban rumah dengan kejadian pneumonia pada balita. Kelembaban merupakan faktor penting yang mempunyai hubungan dengan kejadian pneumonia. Hal ini disebabkan karena kelembaban dalam suatu ruangan dapat mendukung daya hidup virus atau bakteri. Selain itu, kelembaban berkaitan dengan tempat hidup virus atau bakteri. (17)
Kelembaban dapat dipengaruhi oleh suhu, pencahayaan dan ventilasi. Rumah yang lembab meupakan media yang baik untum perkembangan kuman dan bakteri. Kuman dan bakteri pun akan tumbuh secara optimal di atas suhu 300C. (18)
  

Tabel 1.1 Analisis Faktor-Faktor Lingkungan Fisik Rumah yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur

No
Faktor Resiko
OR
95% CI
Nilai p
Keterangan
1
Luas Ventilasi
4,1
1,244 – 14,131
0,031
Ada hubungan
2
Kepadatan Hunian
3,3
1,212 – 9,141
0,031
Ada hubungan
3
Jenis Lantai
2,1
0,364 – 12,106
0,676
Tidak ada hubungan
4
Kondisi Dinding
5,5
0,617 – 49,275
0,202
Tidak ada hubungan
5
Pencahayaan
3,4
1,424 – 8,333
0,01
Ada hubungan
6
Jenis Bahan Bakar
3,1
0,314 – 31,484
0,616
Tidak ada hubungan
7
Keberadaan perokok
1,6
0,613 – 4,649
0,445
Tidak ada hubungan
8
Kelembaban
4,3
1,534 – 12,530
0,008
Ada hubungan
9
Suhu
1,3
0,555 – 3,428
0,644
Tidak ada hubungan


KESIMPULAN
1.      Ada hubungan yang bermakna antara luas ventilasi rumah dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur (p= 0,031 dan OR= 4,194, 95% CI 1,244-14,131)
2.      Ada hubungan yang bermakna antara kepadatan hunian rumah dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur (p= 0,031 dan OR= 3,328, 95% CI 1,212-9,141)
3.      Ada hubungan yang bermakna antara pencahayaan dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur (p= 0,01 dan OR= 3,444, 95% CI 1,424-8,333)
4.      Ada hubungan yang bermakna antara kelembaban dengan kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur (p= 0,008 dan OR= 4,385, 95% CI 1,534-12,530)
5.      Variabel yang tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian pneumonia pada balita adalah jenis lantai, jenis dinding, jenis bahan bakar, keberadaan perokok dan suhu.

SARAN
1.      Untuk pihak puskesmas khususnya yang bergerak di bagian penanggulangan penyakit P2NM dapat bekerjasama dengan bagian kesehatan lingkungan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan lingkunganterutama tentang faktor faktor resiko penyakit pneumonia yang berkaitan dengan kondisi fisik rumah.
2.      Bagi masyarakat yang sudah tinggal di rumah yang sehat agar selalu merawat kondisi fisik lingkungan rumahnya.
3.      Bagi masyarakat yang kondisi rumahnya belum memenuhi syarat agar memperbaiki kondisi rumah yang belum memenuhi syarat seperti ventilasi, pencahayaan di dalam rumah dan dapat membuat genting kaca
4.      Bagi masyarakat agar membiasakan diri akan kesadaran pentingnya menjaga kondisi fisik lingkungan rumah untuk mencegah terjadinya penyakit atau masalah kesehatan lainnya
5.      Bagi peneliti lain perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang berkaitan dengan kejadian pneumonia di wilayah Puskesmas Jatinegara Jakarta Timur. Untuk peneliti lain dapat melakukan penelitian lanjutan seperti perilaku membuka jendela, polusi udara dalam rumah, adanya sekat dapur, status ASi ekslusif dan lain lain.

DAFTAR PUSTAKA
1.         Suryo J. Penyembuh Gangguan Sistem Pernapasan. Yogyakarta: Bentang Pustaka. 2010
2.         The United Nations Children’s Fund (UNICEF)/ World Health Organization (WHO). Pneumonia: The Forgotten Killer of Children. 2006
3.         Misnadiarly. Penyakit Infeksi Saluran Napas. Pustaka Populer Obor, Jakarta: 2008
4.         CDC. Pneumonia Can Be Prevented – Vaccines . Dari : www.cdc.gov Features/Pneumonia [16 Januari 2014].
5.         OSTAPCHUK Michael, Donna M. Roberts, Richard Haddy. Community- Acquired Pneumonia in Infants and Children ,2004 dari www.aafp.org/afp/2004/0901/p899.html [ 6 Januari 2014]
6.         Depkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2009. Jakarta : Depkes RI; 2010.
7.         Depkes RI. Pneumonia penyebab kematian Depkes RI; 2011. Dari : www.depkes.go.id [10 Maret 2014].
8.         Sutiastuti. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada pasien dirawat di unit intensif Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta. Jakarta. UPNVJ. 2011
9.         Riset kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2007. Depkes RI. Jakarta Tahun 2009.
10.     Depkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2011. Jakarta : Depkes RI; 2012.
11.     Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur. Profil Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur. 2010. Jakarta. 2010
12.     Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur. Profil Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur. 2010. Jakarta. 2011
13.     Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur. Profil Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur. 2010. Jakarta. 2012
14.     Notoadmojo S. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Prinsip-Prinsip Dasar. PT Rineka Cipta. Jakarta; 2003
15.     Azwar A. Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Mutiara Sumber Widya. 1990
16.     Henny M. Faktor Lingkungan Rumah Dan Praktik Hidup Orang Tua Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia Pada Anak Balita Di Kabupaten Kubu Raya Tahun 2011. Semarang: Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP. 2012
17.     Yuwono. Thesis Faktor – Faktor Lingkungan Fisik Rumah Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kawunganten Kabupaten Cilacap. Semarang:Undip. 2008
18.     Padnomobo H. Hubungan Faktor-Faktor Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jatibarang Kabupaten Brebes. Semarang: Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP. 2012

Share:

Disable Adblock