Menulis adalah Bercengkrama dengan Inspirasi




Sejak SD saya senang membaca. Buku buku pertama saya adalah novel-novel tebal Harry Potter dan Novel horror berjudul Goosebumps. Ada juga Koran langganan keluarga saya yang selalu ada tiap harinya. Selain itu, saya juga mengoleksi berbagai komik. Masa kecil saya dipenuhi oleh tulisan-tulisan orang lain yang membuat saya punya banyak bekal dalam hal literasi.

Dari Koran lah saya menyukai sepakbola. Dari Koran lah saya banyak mendapatkan informasi. Dan dari Koran lah saya tertarik di bidang jurnalistik.

Dari novel lah saya mempunyai banyak imajinasi. Dari novel lah saya tertarik dengan berbagai macam tulisan. Dan dari novel lah saya banyak menceritakan pengalaman pribadi melalui tulisan.

Dari komiklah saya belajar menggambar. Dari komiklah saya belajar membuat konflik. Dan dari komiklah saya belajar bagaimana menggambarkan sesuatu lewat tulisan.

Percaya atau tidak, tiga hal diataslah yang membentuk tulisan saya sekarang.

Ketika saya SMA, saya menemukan makna lain dari menulis, yaitu menulis dapat menyenangkan orang lain dan meluapkan keresahan diri. Oleh karena itu, mulai saat itu, setiap saya membuat tulisan, saya selalu memberikan “pesan” di dalamnya. Apapun itu. Saya ingin pembaca mendapatkan “sesuatu” dari tulisan saya, entah itu berupa sedikit senyuman, entah itu sedikit wawasan, entah itu sedikit sindiran, ataupun sebuah inspirasi dan lain lain

Jika kalian kepo terhadap semua tulisan-tulisan saya, baik yang diposting di facebook ataupun blog, kalian akan menemukan fakta bahwa genre tulisan saya berbeda-beda. Ada yang bentuk diary, ada yang bentuk opini/essay, ada yang bentuk artikel khas blogger, ada yang bentuk cerpen, ada yang bentuk artikel nonfiksi, ada yang bentuk prosa/puisi, ada yang bentuk komedi bahkan ada juga yang bentuk ilmiah. Semua itulah wadah saya dalam menyampaikan pesan-pesan yang ingin saya sharingkan.

Pada akhirnya menulis adalah menaklukkan diri sendiri. Merepotkan diri sendiri. Dan menyusahkan diri sendiri. Tapi jangan lupakan, menulis juga dapat menaklukkan orang lain, menulis juga dapat merepotkan orang lain dan menulis juga dapat menyusahkan orang lain.

Menulis adalah bercengkrama dengan inspirasi..

Setiap orang memang menulis, tapi tidak setiap orang bisa benar-benar menuliskannya…


#Onedayonepost #ODOPbatch5 #Tantangan
Share:

No comments:

Post a Comment

Disable Adblock