Negara Hukum yang Terhukum




Setahun belakangan ini kita disuguhkan dengan maraknya kriminalitas yang terjadi. Korbannya pun bermacam macam, dari warga sipil, ulama hingga pejabat pemerintah. Hal ini dapat membuktikan bahwa keamanan di negara ini semakin hari semakin mencekam, karena para pelaku kriminalitas sudah “berani” meneror anggota KPK (Novel Baswedan), yang kita tau sebagai aparat pemberantasan korupsi di negeri ini. Selain itu sulitnya penangkapan pelaku tersebut semakin menambah rasa takut akan keamanan dalam negeri dan juga menurunkan rasa percaya terhadap pihak berwajib. Slogan Indonesia Negara hukum pun hanya tinggal nama semata, justru slogan tersebut  kini menjadi parodi, Negara hukum yang terhukum.

Lemahnya hukum di Indonesia merupakan akar dari buruknya keamanan dalam negeri. Hukum di Indonesia seringkali memanjakan rakyat, sehingga banyak penyalahgunaan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. Senjata api yang digunakan oleh pelaku adalah contohnya. Beberapa waktu yang lalu ada kasus seorang dokter ditembak oleh suaminya di kliniknya sendiri. Hal ini sangatlah miris. Senjata api bukanlah alat yang bisa diperjualbelikan dimana dan kapan saja, dan bukan juga sebuah mainan yang bisa dimainkan dan dimiliki oleh semua orang. Hanya kepolisianlah yang berwenang memiliki dan menggunakan benda tersebut. Namun kenyataan bahwa senjata api tersebut digunakan oleh orang diluar kepolisian dapat membuktikan bahwa pemerintah khususnya aparat hukum dan kepolisian telah mengalami “kecolongan”. Sebuah kecolongan besar karena menyebabkan hilangnya nyawa manusia.

Tidak cukup dengan kasus kriminalitas saja, akhir-akhir ini Indonesia juga terhukum dengan banyaknya kecelakaan maut yang terjadi. Kecelakaan maut yang yang terjadi di tanjakan eman, kecelakaan maut di puncak dan beberapa tempat lainnya dapat menjadi  bukti bahwa Indonesia masih lemah dalam hukum. Kita pasti bertanya Tanya mengapa bus yang tidal laik beroperasi masih bisa berkeliaran seperti itu. Dan lihat hasilnya, beberapa nyawa melayang akibat kecelakaan tersebut. Kita pun tak bisa memungkiri bahwa masih banyak kendaraan tidak laik jalan lainnya di luar sana. Dan tentu saja, jika dibiarkan begitu saja, bukan tidak mungkin hal yang sama bisa terulang kembali.

Sudah sebaiknya Indonesia memperkuat hukum di negaranya. Karena hukum sangat berguna dalam hal membuat jera pelaku kejahatan dan membuat takut orang yang ingin berbuat kejahatan. Hukuman hukuman “kecil” yang dialami bangsa Indonesia akhir akhir ini seharusnya menjadi cambukan dan motivasi bagi pemerintah, aparat kepolisian dan warga Indonesia. Cambukan untuk segera memperbaiki hukum di Negara ini dan motivasi untuk melindungi segenap bangsa Indonesia. Selain itu, penguatan diri di dalam internal aparat hukum dan kepolisian pun pelu dilakukan, agar oknum tersebut bebas dari suapan dan mafia hukum yang menerjang. Jika hukum benar-benar sudah ditegakkan, kita tak perlu cemas lagi akan keamanan dalam negeri kita.

#Onedayonepost #ODOPbatch5


Share:

2 comments:

Disable Adblock