Pengalaman Perpanjang SIM C di SIM Keliling






Sabtu yang lalu saya pergi mengurus perpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) C motor yang akan habis periodenya  pada 16 Juni mendatang. Sekarang ini, kalau telat perpanjang SIM, maka kalian akan diminta untuk bikin SIM baru lagi. Tes tulis lagi. Tes naik motor lagi. Haduh pasti bikin repot kan. Makanya jangan sampe telat untuk perpanjang SIM ya. Sebenarnya, saya berkesempatan untuk bisa perpanjang SIM sampai lebih dari periode SIM saya, hal ini dikarenakan SIM saya habis bertepatan dengan Hari raya Idul Fitri. Ada himbauan dari Kapolri yang mengatakan bahwa jika SIM kita habis pada masa lebaran, maka kita diperbolehkan untuk mengurusnya hingga seminggu setelah hari raya.

Syarat untuk perpanjang SIM C sangat mudah, cukup siapkan SIM lama dan dua buah fotocopy ktp. Untuk lokasinya bisa di Samsat domisili atau di Samsat Keliling. Berhubung rumah saya dekat dengan lokasi samsat keliling, akhirnya saya mengurusnya di Samsat keliling jalan Dewi Sartika.
Jam operasional untuk samsat keliling ini dimulai dari Jam 8. Saya sarankan untuk datang lebih awal, karena jika kita telat sedikit maka kita dapat antrian yang panjang. Saya sendiri datang jam 8.30 dan dapat antrian no 55. Sebenarnya proses perpanjang SIM nya sebentar saja, paling Cuma 5-10 menit. Tapi gara-gara antri, saya baru masuk ke Mobil Samsat sekitar jam 10 lewat dan selesai semuanya hingga pukul 10.30

Lalu apa saja persiapan-persiapan dan tahap-tahap pengurusannya? Silakan cek dibawah ini

1.       Pastikan bawa SIM dan SIM anda memang mau habis masa berlakunya.
Sebelum ke samsat, ada baiknya kita cek lagi dengan seksama mengenai masa berlaku SIM, karena kemarin ketika saya mengurus SIM, ada bapak-bapak yang mau perpanjang SIM tapi di tolak mentah-mentah gara gara masa berlakunya SIM nya sudah habis. Ia pun disuruh untuk membuat SIM baru di Samsat Pusat di Daan Mogot. Beuh jauh banget ya itu. Untuk waktu dibolehkannya pengurusan perpanjang SIM boleh kapan aja, asal sebelum masa berlakunya habis. Mau sehari sebelumnya, sebulan sebelumnya atau setahun sebelumnya. Boleh kok.

2.       Siapkan pulpen dan Fotocopy KTP
Nah ini nih hal yang memegang peranan penting dalam mengurus perpanjang SIM. Jangan lupa bawa pulpen guys. Soalnya kita bakal diminta untuk mengisi formulir disana. Memang sih, disana ada yang jual pulpen, tapi dihargai 3000 per pulpen. Terus juga stok pulpen si penjual ini terbatas, Cuma satu kotak. Nah biasanya pada beli disana tuh, makanya cepet abis. Daripada bingung minjem pulpen ya lebih baik bawa sendiri kan?

Ketika browsing-browsing saya menemukan artikel yang mengatakan bahwa selain membawa dua fotocopy ktp kita juga harus membawa dua fotocopy SIM lama. Untuk berjaga-jaga, saya pun membawa dua duanya. KTP dan SIM. Tapi ternyata yang dipakai hanya fotocopy KTP saja. Disini juga menyediakan tempat fotocopy, jadi jangan khawatir kalau tidak bawa fotocopy ktp-nya, tapi yang wajib kamu khawatirkan adalah harga fotocopy nya yang mahal. He he

3.       Segera ke Pendaftaran dan isi daftar hadir
Begitu sampai ke lokasi samsat keliling, saya sarankan kalian untuk segera ke arah pendaftaran. Di Samsat keliling Dewi Sartika sendiri, meja pendaftarannya tepat di samping Mobil Samsat.  Sistem pendaftarannya, kita diminta untuk mengisi Daftar hadir. Daftar hadir ini digunakan untuk acuan nomor antrian nanti. Isi daftar hadir ini meliputi, nama, alamat, nomor telepon dan mau perpanjang SIM apa. Nah disinilah pentingnya datang lebih awal, karena dengan semakin pagi kita datang, maka semakin cepat kita bisa absen di daftar hadir ini.

4.       Penyerahan Formulir Pendaftaran SIM
Setelah mengisi daftar hadir, jangan kemana-mana dulu, karena beberapa waktu kemudian kamu akan dipanggil untuk mengisi formulir pendaftaran SIM yang diberikan oleh petugas pendaftaran tadi. Pada tahap ini siapkan SIM asli dan dua fotocopy KTP. Tunggu sampai nama kalian dipanggil. Begitu dipanggil, SIM asli dan fotocopy KTP kamu akan diambil petugas dan distepleskan di formulir perpanjang SIM.

5.       Isi Formulir
Kegunaan pulpen ada di tahap ini. Formulir pendaftaran SIM berupa biodata diri kamu. Isilah selengkap dan sejelas mungkin. Jangan lama-lama dalam mengisi formulir ini, karena setelah mengisi, kamu harus menyerahkan ke petugas verifikasi dan penginputan data di dalam mobil samsat. Semakin cepat kamu menyerahkan ke dalam mobil, maka semakin cepat kamu mendapat nomor antrian.


6.       Tunggu Nomor Antrian
Setelah selesai memberikan ke petugas verifikasi, maka kita akan diminta untuk menunggu. Petugas di dalam akan bergegas melakukan verifikasi SIM kita, apakah sudah lewat masa berlaku atau belum, Jika tidak ada masalah maka ia akan menginputnya langsung ke dalam komputer. Setelah selesai, baru ia akan mengeluarkan nomor antrian. Nomor antrian ini kemudian diserahkan ke petugas pendaftaran awal. Dan dia yang akan membagikan nomor antrian kepada orang-orang.
Proses inilah yang membutuhkan waktu lama. Saya sendiri baru dipanggil sekitar jam 10 dengan nomor antrian 55.

7.       Tes Buta Warna
Begitu nomor antrian dipanggil, segera masuk ke dalam mobil samsat. Disana sudah menunggu petugas kesehatan yang akan mengecek apakah kita buta warna atau tidak. Tes buta warna nya seperti yang biasanya. Kita diminta membaca angka-angka di dalam gambar yang bewarna-warni. Contohnya ada banyak di google.

8.       Foto
Setelah tes buta warna, maka kita akan melakukan sesi pemotretan, pemindaian sidik jari dan tanda tangan. Saran saya, pakailah pakaian yang sopan dan rapi. Lalu tersenyum ketika difoto. Agar hasil fotonya bagus. Untuk pemindaian sidik jari sendiri dilakukan dengan menempekan ibu jari kita selama beberapa saat di mesin pemindaian. Setelah beres baru kita akan diminta tanda tangan di mesin pemindai tanda tangan.
9.       Pembayaran
Selesai proses kedelapan, maka kita akan diminta untuk melakukan pembayaran. Total biaya perpanjang SIM C adalah sebesar Rp 130.000. Biaya ini terdiri dari biaya perpanjang sim, biaya tes buta warna, dan biaya foto. Sayangnya, saya tidak mendapat bukti pembayaran disini. Padahal bukti pembayaran itu penting lho.

10.   SIM baru selesai
Proses pencetakan kartu SIM baru sangat cepat. Begitu selesai dengan pembayaran, maka kita akan diminta untuk keluar mobil samsat dan menunggu sebentar. Dan, ya, kurang lebih satu menit, petugas pembayaran keluar mobil dan langsung menyerahkan SIM baru kita. Dia juga berpesan untuk melapisi SIM saya dengan plastik di petugas pendaftaran awal. Biaya pembuatannya 15 ribu. Sebenarnya sih engga wajib, tapi biar tidak gampang rusak, akhirnya saya melapisi SIM baru saya. Tepat jam 10.30 proses perpanjang SIM C saya selesai dan pulanglah saya ke rumah.

Yap begitulah pengalaman perpanjang SIM C di samsat keliling. Gampang kan? Asal persyaratan lengkap dan datang lebih awal, proses nya akan jauh lebih cepat. Bisa setengah jam saja mungkin. Untuk lokasi SIM keliling bisa dicek di websitenya. Saya lupa namanya, googling aja ya.


Share:

No comments:

Post a Comment

Disable Adblock