Tuesday, 19 February 2019

Jika Kreasiku menjadi Bisnis di Blibli.com




Buat orang perantauan seperti saya, menjalani hidup dengan mengandalkan gaji saja tidaklah cukup. Biaya hidup di perkotaan saja sudah besar. Biaya makan, tempat tinggal, dan kebutuhan sehari-hari bisa menghabiskan setengah gaji. Terus, kebutuhan pulsa, kuota, uang digital, gopay, transport juga tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Belum lagi ditambah dengan cicilan-cicilan yang selalu mengintai setiap bulannya. Duh gara-gara itu semua, rasanya gajian tuh kayak selalu numpang lewat aja. Kesal gak sih?

Nah berkaca dari itulah saya mulai mencari tambahan penghasilan. Mencari tambahan penghasilan zaman sekarang bisa dengan berbagai cara. Ada yang menjajal jadi driver ojek online, ada yang berinvestasi saham atau reksa dana, ada yang fokus meraup rupiah lewat bisnis internet dan ada pula yang menjadi entrepreneur. Saya sendiri tertarik untuk melakukan bisnis lewat hal-hal yang saya sukai dan hal-hal yang pernah saya kreasikan sebelumnya. Salah satunya adalah dengan mencoba berbisnis kreasi danbo buatan sendiri (handmade).

Sumber : www.google.com

Danbo adalah sebuah boneka kecil menggemaskan yang berasal dari tokoh fiksi manga dari jepang berjudul Yotsuba. Yang membuatnya digemari adalah danbo terbuat dari kertas atau kardus, yang diciptakan dengan seni melipat kertas, sehingga membuatnya bernilai seni cukup tinggi. Sewaktu saya kuliah dulu, sekitar 8-9 tahun yang lalu, saya pernah menjual danbo di kalangan teman-teman kuliah. Dengan hanya bermodal dua kertas karton ukuran A4, lem kertas dan gunting saya bisa membuat danbo cantik dalam kurun waktu tiga hari saja dan menjualnya dengan harga sekitar tiga puluh lima ribu rupiah.

Sumber : www.google.com

Saya belajar merakit danboo dengan otodidak. Benar-benar belajar sendiri. Saya tertolong dengan blog-blog yang mengupas cara membuat danbo di internet. Meskipun informasinya tidak begitu detail dan kurang informatif, tapi berawal dari blog-blog itulah saya jadi bisa berkreasi. Waktu itu belum banyak blog-blog seputar pembuatan danbo, beda dengan sekarang yang sangat melimpah ruah di internet. Tahun 2010 internet memang masih baru mulai ngehits. Kalau gak salah smartphone pun baru mulai banyak merajalela saat itu. Makanya dari situlah saya terpacu untuk terus berkreasi.

Danbo buatan saya memiliki ciri khasnya sendiri yang membuatnya unik dan berbeda dari danbo kebanyakan. Bila tampilan danbo pada umumnya adalah bentuk original (polos mengikuti aslinya), nah Danbo buatan saya memiliki desain tampilan danbo berjersey klub sepakbola. Untuk pilihan jerseynya sendiri hanya jersey klub-klub besar sepakbola di eropa seperti Real Madrid, Juventus, Manchester United dan lain-lain. Terus, saya juga menerima request untuk pemilihan nomor punggung dan nama pada jersey. Jadi pembeli bisa memilih nomor punggung dan nama apapun untuk dikenakan pada jersey danbonya itu. Gimana unik banget kan?



Keunikan itulah yang membuat kreasiku ini laku terjual seharga tiga puluh lima ribu rupiah. Padahal modalnya gak sampai sepuluh ribu. Jadi sangat menguntungkan bukan? Hanya bermodal kreasi melipat kertas jadi mendapat pundi-pundi rupiah. Danbo cukup banyak peminatnya. Saya juga menerima orderan untuk sepasang danboo. Biasanya sih sepasang danboo ini banyak dibeli oleh pasangan yang ingin menghadiahi kekasihnya sesuatu.



Sayangnya bisnis danboo ini hanya setahun saja saya geluti. Kesibukan kuliah dan berorganisasi membuat saya agak susah dalam mencari waktu dalam membuat danbo. Membuat danboo tidaklah gampang karena membutuhkan teknik khusus, ketelitian yang besar dan kreativitas yang tinggi. Karena dengan begitu, maka danbo yang dihasilkan bisa benar-benar bagus dan bernilai jual tinggi. Saya selalu berorientasi pada kepuasan customer, makanya kualitas danbo yang saya buat benar-benar selalu saya perhatikan. Saya selalu menerapkan waktu produksi danbo dalam selang waktu tertentu. Hal ini untuk menunjang keberhasilan pembuatannya. Satu danboo sendiri paling cepat bisa saya selesaikan dalam waktu tiga hari. Kalau dua danbo ya sekitar semingguanlah. Maklum anak kuliahan. Dengan menerapkan waktu produksi seperti itu, saya jadi bisa membuat danbo dengan tenang, tidak merasa dikejar-kejar dan tak perlu terburu-buru. Dengan begitu saya jadi dapat membuat danboo dengan kualitas terbaik dan meminimalisir kesalahan dalam produksinya.

Kendala kedua kenapa saya berhenti berbisnis danboo adalah karena tidak adanya media untuk mempromosikan bisnis danbo saya. Tahun 2011, sosial media belumlah sebesar sekarang. Toko online pun belum banyak digemari. Makanya bisnis saya stuck disitu saja. Karena pembelinya hanya teman kuliah saya saja dan saya hanya bisa mempromosikan via lisan saja ke teman-teman yang lain. Jadi untuk orderan pun paling banyak sebulan hanya 3 orang saja. Dari dua hal itulah akhirnya saya memutuskan untuk berhenti berbisnis danbo saat itu.

Nah sekarang, saya tertarik untuk berbisnis danbo lagi. Dua kendala diatas sekarang sudah tidak menjadi masalah buat saya lagi. Saya punya waktu luang yang cukup banyak, dari sore hingga malam hari. Sehingga tidak ada alasan gak punya waktu lagi sekarang. Terus, sekarang sudah banyak media dalam mempromosikan produk sekaligus menjualnya. Saya bisa mengandalkan youtube, instagram, facebook, twitter, whatsapp story dan toko online yang ada seperti Blibli.com. Dari sanalah saya bisa mendapatkan penghasilan tambahan lewat kreasiku sendiri.

Untuk KREASIKU kali ini, saya akan membuat danboo yang tidak hanya berdesain jersey sepakbola saja. Saya akan merambah jersey olahraga lain atau bahkan kaos-kaos bermerk lainnya. Kreasiku ini diharapkan bisa semakin menarik perhatian para pembeli yang jauh lebih banyak lagi. Seorang pebisnis handal pernah berkata bahwa jika kamu ingin menjual suatu produk, maka jadilah yang pertama dalam menjual produk tersebut. Bila kamu tidak bisa jadi yang pertama, maka jadilah yang terbaik dalam menjualnya. Namun bila kamu tidak bisa juga menjadi yang pertama dan terbaik, maka jadilah yang berbeda dalam menjualnya. Nah hal inilah yang saya incar. Saya akan terus berkreasi dalam menjual danbo, baik dalam pembuatannya maupun penjualannya, sehingga bisnis ini bisa semakin berkembang dalam persaingan pasar. Dan saya rasa, blibli.com bisa menjadi jembatan saya dalam meraih kesuksesan.



Di blibli.com saya akan menggunakan fitur KREASIKU nya blibli.com. Kreasiku merupakan sebuah program untuk menyokong produk handmade hasil kreativitas anak bangsa. Makanya danbo buatan saya bisa masuk di program KREASIKU, karena danbo ini asli buatan anak Indonesia dengan bahan-bahan asli Indonesia juga. Buat kamu yang juga tertarik untuk memasarkan produk asli Indonesia ayo coba fitur KREASIKU blibli.com. Segera bergabung untuk menjual 100% handmade produk Indonesia.

Fitur KREASIKU sendiri khusus menjual produk asli Indonesia. Ada banyak produk asli Indonesia yang bisa kamu beli disini. Makanya buat kamu yang ngaku cinta Indonesia, kuy lah beli di KREASIKU Blibli.com. Kualitas produknya, gak kalah kok dengan kualitas luar negeri.


16 komentar

Jiwa kreatif sangat diperlukan untuk meraih sukses ya mas Arief ^^

Semoga sukses bisnisnya mas... lucu2 yah danbo nya.

Sukses untuk kreasi danboonya dan rintisan usahanya kak Arif.. ijin share sepenggal kata2 bijak dari pebisnis andal di atas ya kak 🙏🙏

Semoga sukses bisnis Danbo nya mas Arief...:)

Sukses bisnisnya, mas Arief! Baru tau lho ada fitur ini di blibli

Semoga dapat bertemu di Jakarta Mas diacara blibli hehe

Wik kreatif sekali bapak arief calon ketumbar tabun depan

Betul mbak. Mari berkreasi 😁

Amin. Makasih mbak. Boleh kalau mau pesen hehe

Amin. Terimakasih. Monggo silakan di share mbak

Amin. Terimakasih mbak. Yuk berkreasi di kreasiku nya blibli.com

Wkwk saya siap vote bapak ms wijaya lagi


EmoticonEmoticon