Showing posts with label Catatan Harian. Show all posts
Showing posts with label Catatan Harian. Show all posts

Sunday, 18 August 2019

Menginspirasi dengan Asus VivoBook Ultra A412DA

asus vivobook ultra A412DA

Semenjak kuliah saya mulai tertarik di dunia edukasi dan kepenulisan. Kuliah saya yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat mau tak mau membuat saya berkecimpung di dunia tersebut. Ketertarikan dalam bidang edukasi dan kepenulisan ini masih berjalan hingga saya bekerja saat ini.

Bagi saya edukasi dan kepenulisan merupakan dua hal yang tak terpisahkan. Edukasi akan lebih tersampaikan melalui materi yang ditulis dengan baik dan tulisan akan dinilai baik bila isinya dapat mengedukasi orang yang membacanya.

Ketertarikan saya dalam dunia edukasi dan kepenulisan dimulai sejak saya memasuki perkuliahan semester 2. Kebetulan waktu itu saya mengikuti beberapa organisasi kampus, namun yang paling membuat saya berkembang adalah organisasi pers mahasiswa. Berawal dari organisasi inilah saya mulai belajar bagaimana teknik dasar dalam mengedukasi dan menulis sesuatu.

Menjadi anggota pers kampus membuat saya bagaikan reporter saja. Setiap satu bulan sekali saya mendapat job untuk mencari berita yang akan ditampilkan di buletin kampus. Pengalaman saya dalam mencari narasumber, mewawancarai narasumber dan mengolah hasil wawancara tersebut menjadi tulisan adalah dasar pengetahuan saya dalam proses menulis sekaligus mengedukasi yang baik.

review asus vivobook ultra A412DA

Dalam ilmu jurnalistik, berita yang baik adalah berita yang tidak hanya menyebarkan sebuah berita saja, namun ada unsur for what di dalamnya. Unsur for what ini bisa berupa edukasi, rekomendasi, ataupun wawasan lain yang diperlukan untuk khalayak ramai.

Dari berita kampus inilah saya jadi tahu apakah tulisan yang saya buat sudah mampu mengedukasi masyarakat kampus atau hanya menjadi tulisan pajangan saja. Selain mendapat job menulis, saya juga mendapat job untuk layouting bulletin dan majalah kampus. Kebetulan sejak SMA saya memang suka ngeblog, namun untuk desain layout suatu buletin atau majalah merupakan pengalaman pertama saya dalam membuatnya.

Membuat layout buletin dan majalah kampus menjadi tantangan tersendiri buat saya. Waktu itu saya masih belajar, namun senior di organisasi meminta banyak hal kepada saya terkait perdesain-an di organisasi. Ia mengajari saya teknik-teknik dasar desain dan meminta saya untuk mengembangkannya.

Akhirnya dengan modal laptop pinjaman teman, saya belajar desain dengan keras. Hasilnya, saya jadi bisa membuat beberapa gambar ilustrasi tulisan untuk dipajang di buletin, membuat komik, membuat cover majalah dan mendesain layout buletin dan majalah organisasi pers saya ini.

Dari desain-mendesain saya banyak mendapat pemahaman tentang bagaimana tulisan akan lebih tersampaikan bila disertai dengan ilustrasi. Dalam dunia pers, ternyata desain dapat menginterpretasikan dari apa yang ditulis. Contohnya saja dari desain cover majalah. Cover majalah biasanya disesuaikan dengan tema yang diambil pada satu edisi.  Nah dari cover inilah pembaca bisa dibuat penasaran akan isinya, bisa juga dibuat langsung paham dengan isinya dan bisa pula dibuat benci karenanya.

Dari desain-mendesain inilah saya belajar banyak tentang teknik mengedukasi lewat media.

Ketika beranjak ke semester empat, saya baru bisa memiliki laptop. Kebetulan saya mendapat beasiswa di semester 1 hingga 3. Dari beasiswa itulah saya membeli laptop seharga 4,5 juta dengan merk Asus di Mangga Dua pada tahun 2012 lalu.

Hadirnya laptop ini di hidup saya benar-benar sangat membantu mengasah kemampuan edukasi dan menulisi saya. Sebelum punya laptop, ketika ada tugas kelompok biasanya saya diberi job untuk mengumpulkan data. Nah semenjak punya laptop, saya pasti mendapat tugas sebagai orang yang membuat membuat laporan akhir, membuat presentasi powerpoint-nya dan mempresentasikannya. Akibat seringnya presentasi inilah saya jadi terbiasa berbicara di depan publik.

Semenjak punya laptop saya sering mendapat job desain di organisasi. Berawal dari sinilah hasil desain saya banyak diketahui oleh warga kampus. Akhirnya saya jadi sering mendapat orderan desain baik desain untuk banner, spanduk ataupun poster. Dulu saat masih memakai laptop teman, saya wajib bergadang ketika membuat desain, karena hanya pada saat dini hari lah teman saya tidak membutuhkan laptopnya. Nah saat punya laptop sendiri, saya memang masih bergadang ketika mendesain, tapi kali ini berbeda, soalnya bila sampai bergadang itu artinya saya menerima banyak orderan desain.

review asus vivobook ultra A412DA

Meskipun nilainya tidak seberapa namun mendapatkan uang dari hobi ternyata nikmatnya bukan main hebatnya. Di masa-masa ini jugalah saya sering mengirimkan tulisan saya ke koran-koran nasional, dan puji syukur banyak diantaranya yang lolos dimuat. Selain itu saya juga banyak mengikuti lomba-lomba essay di berbagai event. Beberapa diantaranya menjadi finalis. Baik desain ataupun tulisan semua saya kerjakan di laptop kesayangan saya ini.

asus vivobook ultra A412DA

Waktu saya kuliah lapangan, laptop banyak berperan penting dalam aksi-aksi pengabdian masyarakat yang saya lakukan. Laptop ini saya pakai ketika mengajari para manula buta huruf untuk belajar membaca di suatu desa. Laptop ini juga menjadi saksi nyata ketika saya membuat acara rembuk desa dalam beberapa kesempatan.

asus vivobook ultra A412DA

Ia juga berperan dalam mengusir rasa bosan ketika saya sekelompok ditempatkan disuatu desa terisolir untuk menyelesaikan tugas lapangan kampus. Desa yang saya tempati itu benar-benar jauh dari mana-mana, listrik pun sering padam. Makanya laptop ini sering dijadikan lampu emergency atau menghibur kita dengan fitur multimedia atau bermain game nya.

keunggulan asus vivobook ultra A412DA

Laptop ini juga berperan dalam perjalanan meraih gelar sarjana. Saya masih ingat jelas bagaimana presentasi yang saya lakukan dengan laptop ini ketika sidang akhir skripsi dan mendapat nilai A disana. Ah sungguh pengalaman yang tidak ada duanya.

keunggulan asus vivobook ultra A412DA


Gawat ! Laptopku Bermasalah
Laptop asus saya ini bisa dikatakan sebagai harta karun yang saya miliki. Meskipun spesifikasinya sangat standar, namun laptop ini memiliki value yang tak ternilai harganya. Ia adalah saksi hidup bagaimana saya bisa berkembang sejauh ini khususnya dalam bidang edukasi dan kepenulisan. Laptop ini pun masih sering saya gunakan hingga sekarang.  Ya sekarang. Dari sejak 2012 hingga Agustus 2019 saya masih memakai laptop yang sama.

Semenjak bekerja saya memang selalu difasilitasi satu set komputer oleh kantor untuk keperluan pekerjaan. Ketika ada acara presentasi atau edukasi, laptop pun sudah disediakan oleh kantor. Makanya sejak bekerja, saya jadi jarang menggunakan laptop asus saya ini untuk keperluan kantor, baik dalam membuat materi presentasi ataupun desain-desain presentasinya. Karena segala hal yang berhubungan dengan kerjaan kantor pasti selalu saya kerjakan di komputer kantor. Memang sih terkadang laptop asus ini masih saya gunakan ketika ada kerjaan mendadak dan posisi saya sedang di rumah. Tapi hal itu sangat jarang terjadi.

tips edukasi dengan laptop asus

Laptop ini sekarang justru banyak saya gunakan untuk hobi-hobi saya seperti menulis, ngeblog dan menonton film. Sebenarnya saya juga hobi membuat vlog, namun sayangnya laptop ini sudah tidak support dengan aplikasi video editor zaman sekarang. Makanya seringkali saya mengeditnya dengan smartphone saja. Laptop ini pun sudah tidak bisa lagi digunakan untuk bermain game karena speknya sudah tidak sesuai dengan game-game masa kini. Ya namanya juga laptop jadul.

Jenis laptop saya adalah Asus K42F. Laptop yang cukup tua. Saya sendiri tidak menyangka laptop asus saya ini bisa bertahan hingga 7 tahun. Laptop ini sistem operasinya masih windows 7. Ram-nya pun hanya 2GB saja. Laptop ini didukung dengan processor intel core i3 2,4 GHz. Laptopnya cukup berat yakni 2,2 kg dan tebalnya 3,65 cm. Berhubung usianya sudah 7 tahun, kemampuannya sudah banyak berkurang. Baterai laptopnya sudah jebol. Jadi untuk bisa menghidupkan laptop ini wajib nyolok listrik. Berhubung laptop ini adalah laptop jadul, baterei resminya sudah tidak ada lagi di pasaran. Jadi otomatis saya tinggal mengandalkan listrik saja untuk bisa mengoperasikannya.

Selain itu, bila saya menyalakan laptop ini setelah dimatikan beberapa saat, keyboardnya akan bermasalah. Tuts-tuts di keyboard jadi tidak berfungsi sepenuhnya. Laptop ini harus didiamkan dahulu hingga 3 jam, baru keyboardnya akan berfungsi sepenuhnya kembali. Hal ini cukup mengganggu saya ketika tiba-tiba mendapat inspirasi untuk menulis dan kepingin buru-buru mengetiknya. Soalnya saya wajib menunggu hingga 3 jam dulu. Untungnya sekarang sudah ada keyboard portable, jadi saya bisa terbantu karenanya.

Kipas pada laptop ini pun bermasalah. Bila saya menggunakan aplikasi yang berat-berat maka mesin laptop akan mengeluarkan suara bising dan permukaan laptop menjadi panas. Untuk meminimalisir bising dan panasnya saya gunakan coolpad. Saya sudah beberapa kali memperbaikinya, tapi sejak tahun ini bunyi bising pada mesin sepertinya sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Laptop ini ketika saya gunakan untuk mengetik di word saja pasti akan bising.

tips tulisan lolos di koran

Meskipun begitu saya masih sangat nyaman menggunakannya. Menulis di laptop ini sangatlah berbeda dibandingkan menulis di komputer/laptop lainnya. Di laptop ini saya selalu mendapat banyak inspirasi menulis. Begitu juga ketika membuat materi edukasi dan membuat desain presentasinya. Bila mengerjakannya di komputer/laptop lain entah kenapa hasilnya ya biasa-biasa saja, tapi begitu mengerjakannya disini selalu deh hasilnya bagusnya kebangetan.

berkarya dengan asus

Sejak saya lulus kuliah, saya banyak menghasilkan banyak karya dari laptop ini. Naskah saya terpilih oleh penerbit mayor dalam project buku antaloginya, saya juga berhasil menyelesaikan challenge one day one post di blog saya selama 3 bulan lamanya, saya berhasil membuat buku antologi, blog saya diterima adsense, saya pun banyak mendapat job menulis baik berupa endorsment ataupun content placement.

Di kantor pun saya sering dipercaya untukmenjadi pembicara/narasumber di berbagai pelatihan. Tahun ini saja, saya mendapat job untuk menjadi narasumber enam pelatihan dengan peserta per pelatihannya 600 orang. Saya juga sempat dikirim ke grup perusahaan lain untuk memberikan edukasi kepada seluruh karyawan yang ada disana. Materi-materi yang saya buat bahkan dipakai sebagai pedoman di seluruh perusahaan satu grup.
tips mengedukasi dengan asus

Karya-karya yang telah saya buat sebagaian besar berawal dari laptop ini. Konsepnya pasti selalu saya buat dimulai dari laptop usang kesayangan saya ini.

Hanya saja life must go on. Meskipun saya banyak berhasil karena laptop ini, namun dibaliknya terkadang saya juga suka terhambat akibat kekurangan yang ada pada laptop ini. Bunyi bisingnya cukup menggangu aktivitas saya. Ketika membuat tulisan atau materi edukasi, tentu kita butuh suasana yang tenang dan nyaman, nah kebisingan yang ditimbulkan laptop ini seringkali membuat gagal konsentrasi dan menggangu orang-orang di sekitar saya.

Selain itu, kondisi laptop ini yang hanya bisa mengandalkan listrik, seringkali membuat saya repot. Saya jadi tidak bisa menggunakan laptop ini di tempat-tempat yang tidak ada colokan listriknya. Hal ini sangatlah menggangu kinerja saya ketika butuh laptop di tempat-tempat yang tidak ada colokan listrik, tidak kebagian colokan listrik, atau sedang kondisi mati listrik.

Meskipun berat rasanya, tapi saya akui bahwa memang sudah saatnya saya berganti laptop.

Analoginya begini, dengan laptop seperti itu saja saya masih bisa banyak berkarya dengan baik. Bagaimana bila saya punya laptop baru dengan spesifikasi yang gahar dan kekinian?  Wah pasti bakal makin keren dong.

Harapan Untuk Laptop Baru
Saya pun berencana untuk menabung kembali demi membeli laptop baru. Kali ini bukan dari uang beasiswa tentunya tapi dari gaji saya perbulannya. Harapannya laptop baru nanti bisa mengakomodir kebutuhan edukasi dan menulis saya dengan lebih baik.

keunggulan asus vivobook ultra A412DA

Berhubung sebelumnya saya adalah pengguna Asus, maka saya ingin laptop baru nanti juga bermerk Asus. Soalnya saya sudah mengalami langsung bagaimana Asus menginspirasi hidup saya dan membuat saya berinovasi melalui laptop Asus K42F-nya. Laptop asus pun dikenal bandel, karena laptop saya masih bisa digunakan di usianya yang menginjak 7 tahun.

Kedua, Laptop baru nanti harus punya bobot yang ringan dan tipis. Laptop model begini tentu menjadi impian bagi seorang writer seperti saya, karena akan memudahkan saya ketika berpergian ke berbagai tempat untuk mencari spot tempat yang nyaman untuk menulis atau ketika saya mendapat job menjadi narasumber di luar kota. Dengan desain tipis dan bobot ringan maka akan membuat saya fleksibel dalam membawanya kemanapun.

keunggulan asus vivobook ultra A412DA

Ketiga, laptop ini wajib memiliki baterai yang tahan lama. Dalam membuat materi atau menulis biasanya saya menghabiskan waktu yang lama. Untuk menulis tulisan ringan saja saya butuh waktu 2 jam. Apalagi menulis untuk mengikuti lomba, membuat materi dan postingan blog, pasti butuh waktu yang lebih lama lagi. Makanya dengan baterai yang tahan lama, maka saya nggak lagi repot-repot mencari colokan listrik.

Terakhir, laptop tersebut wajib memiliki spek yang gahar, khususnya untuk RAM dan konektivitasnya. Sejak jadi penulis, saya melebarkan sayap untuk membuat hal-hal lain yang berkaitan dengan kepenulisan dan edukasi. Seperti membuat vlog, membuat video edukasi, membuat desain presentasi, mengedit gambar, mengedit video, membuat komik, infografis dan ilustrasi. Untuk membuatnya saya pasti banyak menginstal berbagai software/aplikasi pendukung. Dengan RAM yang besar maka laptop tidak akan menanggung beban yang lebih lagi, sehingga ia bisa lebih awet. Saya pun tidak akan mendengar bunyi mesin laptop meraung lagi. Dan konektivitas yang baik akan membuat saya bisa dengan mudah mencari inspirasi-insiprasi dari internet untuk kebutuhan edukasi dan menulis.

Asus Vivobook Ultra A412DA adalah Laptop Baru yang Saya Cari
Ketika saya mencari daftar laptop yang sesuai dengan spesifikasi diatas melalui penelusuran di google, saya mendapat info bahwa Asus dan Bunda Dian sang blogger traveler lagi bagi-bagi hadiah laptop dan smartphone. Syaratnya gampang, tinggal ikuti saja lomba blog yang diadakan oleh keduanya. Hadiahnya menarik, yaitu 5 Laptop Asus Vivobook Ultra A412DA dan 5 Smartphone Asus Zenfone Live L2 ZA550KL. Hati saya langsung deg-degan begitu membacanya. Apa jangan-jangan ini merupakan jalan yang diberikan Allah SWT untuk mendapatkan laptop baru buat saya? Saya langsung mengamini saat itu juga.
asus vivobook ultra A412DA

Asus Vivobook Ultra A412DA sangatlah cocok untuk kebutuhan edukasi dan menulis saya. Saya langsung berpikir, jangan-jangan Asus Vivobook Ultra A412DA memanglah jodoh saya. Laptop ini memiliki spesifikasi yang amat bagus. Dengan mengusung tema “The World Smallest 14 inch Colorful Notebook” A412DA langsung menjadi laptop impian saya begitu melihatnya.

Laptop ini memiliki berat yang sangat ringan yaitu hanya 1,5 kg saja. A412DA bisa menjadi solusi atas permasalahan pada laptop saya saat ini sekaligus menjawab kriteria laptop impian saya.

1. Ringan, Gahar tapi Apik
Asus Vivobook Ultra A412DA beratnya hanya 1,5 kg. Body juga cukup tipis. Ia cukup ringan untuk laptop berlayar 14 inch. Hadirnya laptop ini menyimpulkan bahwa Asus telah menghadirkan tipe Vivobook paling ringkas di kelasnya. Pilihan warnanya pun sangat colorful, yaitu transparent silver, Slate grey, Peacock Blue dan Coral Crush. Hal ini menjadikan tampilan pada laptop ini sungguh apik ketika dilihat dan menyenangkan ketika digunakan. Perpaduan antara warna, bezel tipis pada layar dan resolusi Full HD membuat kesan menyegarkan.

asus vivobook ultra A412DA

Seluruh hal diatas bila diselaraskan dengan dimensi body laptop akan membuat istilah The World Smallest 14 inch Colorful Notebook pada laptop ini menjadi benar adanya. A412DA benar-benar laptop yang ringkas, tipis dan sangat mumpuni untuk menunjang berbagai kebutuhan sehari-hari.

asus vivobook ultra A412DA

Laptop-laptop keluaran Asus memang sangatlah powerfull. Saya memang tidak pernah meragukan itu. Seolah Asus selalu menegaskan bahwa ia tidak pernah sembarangan dalam membuat laptop.

keunggulan asus vivobook ultra A412DA

2. Ram besar dan konektifitas mumpuni
Asus Vivobook Ultra A412DA memiliki pilihan memory default 4GB DDR4 2400 Mhz yang bisa diupgrade hingga 16 GB. Dengan RAM yang besar ini tentu menjadi sebuah keunggulan yang sangat berarti. Asus Vivobook Ultra A412DA  juga sudah dibekali Windows 10 dan prosesor terbaru AMD Ryzen 3000 series baik Ryzen 3 ataupun Ryzen 5. Fitur ini diyakini akan membuat kinerja laptop semakin baik lagi.

kelebihan asus vivobook ultra A412DA

Kamu pun tak perlu khawatir terkait masalah konektivitas, karena laptop ini sudah dibekali konektivitas yang modern dan lengkap. Asus Vivobook Ultra A412DA ini memiliki windows 10 asli dalam bentuk pre-install, sehingga kamu tidak perlu lagi repot-repot membelinya apalagi sampai menginstal versi bajakannya.

keunggulan asus vivobook ultra A412DA

Dalam menunjang konektivitas Asus Vivobook Ultra A412DA juga menyediakan sensor fingerprint dan mendukung fitur Windows Hello agar pengguna bisa lebih cepat login ke system operasi. Hal ini semakin menunjukan bahwa laptop seri vivabook memanglah mengedepankan mobilitas sebagai kelebihannya.

windows hello asus vivobook ultra A412DA

3. Baterai dan desain nya ciamik sekali
Baterai Asus Vivobook Ultra A412DA sudah terintegrasi dengan ASUS battery health technologi yang akan melindungi baterai kamu dari overcharging. Hal ini akan membuat baterai lebih tahan lama, usia baterai laptop semakin panjang dan melindunginya dari kerusakan baterai. Kerennya A412DA dilengkapi fitur fast charging yang mampu mengisi daya baterai hingga 60% dalam waktu 49 menit saja.

asus vivobook ultra A412DA

Keunggulan Asus Vivobook Ultra A412DA lainnya ada pada desain engsel ergoliftnya. Ketika laptop dibuka, engsel ini akan membentuk sudut 20 yang akan membuat kamu nyaman ketika mengetik di keyboard dalam waktu yang lama. Dua fitur diatas sungguh benar-benar cocok untuk penulis seperti saya.

keunggulan asus vivobook ultra A412DA

Untuk detailnya silakan lihat spesifikasi lengkap Asus Vivobook Ultra A412DA dibawah ini :

CPU
Prosesor AMD Ryzen quad core up to 3,5 Ghz
Operating System
Windows 10
Memory
4GB DDR4 2400 Mhz
Storage
1TB HDD
Display
14.0” (16:9) LED backlight
Graphics
AMD Radeon Vega 3
Input/Output
1x USB 3.1 Type C, 1x USB 3.1 Type A, 1x USB 2.0 Type A, 1x HDMI, 1x Audio Jack, 1x MicroSD card reader
Camera
HD Web Camera
Connectivity
Dual Band 802.11ac Wi-Fi (2x2), Bluetooth 4.2
Audio
Sonic  Master Audio, Array Microphone
Battery
31WHrs, 2S1P, 2 cell Li-ion Battery
Dimension
32,2 (W) x 21,2 (D) x 1,90 ~ 1,95 (H) cm
Weight
1,5 kg
Colors
Transparent Silver, Slate grey, Peacock Blue, Coral crush

Intinya, Asus Vivobook Ultra A412DA bisa menjadi solusi atas permasalahan saya dan bisa membuat saya lebih berkembang kedepannya melalui spek gahar yang ada didalamnya. Terimakasih untuk Bunda Dian dan Asus karena info lomba blognya membuat saya jadi tahu mana laptop asus terbaik buat saya. Semoga tabungan saya bisa segera cukup agar bisa memiliki laptop ini secepat mungkin.

Kalaupun Bunda Dian dan Asus ingin berbaik hati untuk memberikan Asus Vivobook Ultra A412DA sebagai hadiah karena sudah mengikuti lomba blognya, saya pasti akan menerima dengan senang hati. Hehe. Biar nanti uang tabungannya saya gunakan untuk honeymoon kedua bareng istri. Ya hitung-hitung buat bikin istri senang dan bahagia.

 #ColorfulWithVivoBook



Artikel ini diikutsertakan dalam Blog Competition - Colorful With Vivobook Ultra A412DA yang diselenggarakan oleh Adventurose, Asus dan AMD.
Read More

Monday, 24 June 2019

Pergantian Alamat URL Infok3rs.me

infok3rs.me


Sebulan yang lalu saya membeli sebuah blog di suatu forum jual beli. Kebetulan penjual blog ini satu profesi dengan saya yaitu seorang K3RS. Nah blog yang saya beli adalah blognya yang beralamat infok3rs.me. Blog ini berisi tentang informasi seputar K3RS, akreditas RS dan MFK. Kebetulan sebelumnya saya pernah membuat tulisan di blog pribadi saya tentang K3RS ini. Hasilnya luar biasa menakjubkan. Ada banyak orang yang mengunjungi tulisan saya itu dan bertanya tentang K3RS via email ke saya. Nah waktu itu saya berniat untuk membuat tulisan tentang K3RS, namun hingga saat ini niat tersebut belum berhasil terealisasi.

Blog infok3rs.me sudah saya kenal sejak setahun yang lalu. Waktu itu saya lagi proses akreditasi dan cukup banyak referensi soal K3RS yang saya ambil dari blog infok3rs.me. Blog ini memang cukup membantu bagi para praktisi K3 yang ingin akreditasi. Dokumen-dokumen yang ada di blog ini cukup lengkap dan agak banyak. Sehingga akan memudahkan siapapun yang ingin akreditasi rumah sakit. Nah kebetulan saya bertemu dengan pemilik blog ini di forum jual beli secara tidak sengaja.

Waktu itu uang THR baru saja turun. Saya berencana untuk membeli akun youtube dan blog berniche kesehatan. Soalnya saya berencana untuk banyak berkarya di dua media tersebut sehabis lebaran. Akhirnya saya berselancar di forum-forum jual beli di internet. Nah di forum itulah saya bertemu penjual blog infok3rs.me ini. Berhubung saya sudah mengenal track record blog ini, maka tanpa pikir panjang saya langsung menawar blog infok3rs.me ini.

Dengan sedikit deal-dealan akhirnya kami menyepakati harga untuk blog ini. Hari itu juga saya tuntaskan untuk pembayaran dan pemindahan akun infok3rs.me ini.

Ketika saya membeli blog ini, domain infok3rs.me sudah mau expired dan bodohnya saya adalah saya tidak langsung menghapus domain tersebut. Rencananya, memang saya akan mengubah alamat url blog infok3rs.me ini menjadi infok3rs.id , namun rencana itu baru akan saya laksanakan di bulan Juli nanti. Nah kebetulan bulan Juni bertepatan dengan lebaran, makanya saya jarang buka-buka blog. Dan ternyata saat-saat lebaran domain .me nya infok3rs.me sudah expired. Begitu expired saya jadi tidak punya otoritas untuk menghapus nameserver/dns management di penyedia domain itu. Makanya sejak saat itu blog infok3rs.me di alamat www.infok3rs.me sudah tidak diakses lagi.

Bila menemukan blog infok3rs.me di penelusuran google, maka kamu tidak akan bisa mengaksesnya, karena memang alamatnya sudah expired. Harusnya sih alamatnya akan kembali ke alamat blog asalnya, Cuma saya masih tidak mengerti mengapa alamat di infok3rs.me tidak langsung kedirect ke alamat asalnya yang infok3rs.blogspot.com. Sepertinya ini disebabkan karena saya tidak menghapus domainnya sebelum expired itu.

Makanya melalui postingan ini saya ingin menginfokan bahwa blog infok3rs.me bukanlah terhapus/tidak bisa diakases lagi, tapi memang blog yang hasil penelusuran di google, alamat url nya sudah tidak valid lagi. Makanya bila kamu tertarik untuk berkunjung ke blog infok3rs.me, silakan berkunjung ke alamat asalnya, yaitu www.infok3rs.blogspot.com . Dan sesuai yang saya jelaskan diatas, per 1 Juli 2019, alamat blognya akan berubah kembali menjadi www.infok3rs.id . Jadi jangan sampai salah lagi ya.

Sekarang saya sedang memperbaiki halaman-halaman blog infok3rs.me yang ada di penelusuran google agar bisa diakses kembali. Memperbaikinya sepertinya akan cukup sulit, soalnya saya harus meng-SEO-kan lagi seluruh konten/postingan yang ada di blog infok3rs.me. Dan semua blogger pasti tahu, kalau meng-SEO kan tulisan/postingan itu susahnya bukan main. Tapi ya mau bagaimana lagi, mau tak mau harus mencobanya.

Read More

Thursday, 14 February 2019

Kamu, Jokowi ya?

#BeraniBerubah


Musim pemilu gini pasti deh banyak orang yang mengkampanyekan para capres yang diusungnya. Di kantor gue sendiri sampe ada yang berdebat hanya karena Jokowi dan Prabowo. Di tempat makan pula. Si pengusung Jokowi bilang, “ngapain pilih pilpres yang kagak punya bini. Ngurus keluarga aja kagak bisa gimana ngurus negara?” Buseeehhh, mendengar hal itu, tentu saja si pengusung Prabowo gak mau kalah. Dia bilang, “gak ada kaitannya soal itu dengan pilpres. Ngapain juga pilih presiden yang tukang bohong?” Mereka pun terus berdebat soal Jokowi dan Prabowo. Bahkan karyawan lain yang lagi makan saat itu juga sempat ada yang terpancing. Gue yang ada di tengah-tengah mereka cuma ketawa cekikikan aja melihat sekumpulan orang ini.

Hiruk pikuknya pemilu ternyata juga hinggap ke si bebeb. Waktu pulang dari mall kemarin, tiba-tiba si bebeb nanya ke gue, Kamu Jokowi ya?

Haa? Kata gue

“Iya kamu milih Jokowi kan pasti?” Jawab dia

“Hehe kenapa emang?” kata gue sambil ketawa ngeselin

“Ih bener kan pasti kamu Jokowi?” kata dia

“Rahasia dong. Inget LUBER dn Jurdil. Tapi, Siapapun pilihanku, pasti kamu bakal ngikutin deh nanti” Kata gue

“Hih ngeselin, pasti Jokowi ya? Kata dia dengan mimik penasaran

Gue ketawa aja.

….

Ngomongin soal Jokowi dan Prabowo memang gak ada habisnya. Maklum merekalah calon orang nomor satu di Indonesia. Mengkampanyekan atau membangga-banggakan mereka menurut gue lumrah-lumrah aja. Tapi selalu ingat etika nya. Jangan sampai hanya karena pilpres, pertemanan atau persaudaraan menjadi retak. Jangan sampai hanya karena senang dengan salah satu paslon, kamu jadi buta diri, buta hati dan buta beneran. Dan, jangan sampai hanya karena kamu pendukungnya, kamu jadi menjelek-jelekkan paslon lain atau pendukungnya. Ingat selalu etika dan adab ya.

Gue punya saran buat orang yang mendukung salah satu capres. Sebaiknya elu kalau mau mengkampanyekan capres elu, jangan lah ke pendukung capres lawan. Ya soalnya kagak bakal berubah pilihannya. Orang zaman sekarang tuh, ya kalau gak Jokowi ya Prabowo. Paling ya tengah-tengahnya adalah orang yang gak milih dua-duanya. Ini pun jumlahnya tinggal sedikit. Orang jenis ini tercipta bisa jadi karena emang dia cuek, bisa karena dia kagak ngerti apa itu pemilu dan bisa juga karena emang dia gak punya kebutuhan disana. Nah elu incer deh orang-orang ini. Pasti bakal menghasilkan deh. Soalnya kalau elu kampanyein ke orang yang udah punya pilihan ya pasti gak bakal ngefek. Wong dia udah jadi orang Jokowi dan orang Prabowo. Kecuali ya nanti di last minutes, pas pemilihan, elu nyoblos bareng dia, terus pas dia mau nyoblos, elu sela deh saat itu, dan langsung elu coblosin kertas suaranya dengan capres pilihan lo, dijamin deh dia bakal berubah haluan.

Hahaha

Entah kenapa sejak pilpres 2014 lalu, gue melihat kalau warga negara Indonesia ini udah terbelah menjadi dua bagian. Bagian Jokowi dan bagian Prabowo. Orang yang memuji Jokowi disebutnya pendukung Jokowi. Orang yang mengkritik Jokowi, disebutnya pendukung Prabowo. Lah, kalau gue memuji Jokowi dan mengkritik Jokowi dalam satu waktu berarti gue pendukung Jokowi dan Prabowo sekaligus dong ya? Hahaha. Tapi memang kondisinya kayak gini. Mau gak mau ya harus menerima. Buat kamu yang lagi baca tulisan ini pun pasti udah punya pilihan sendiri kan? Hayooo ngaku hayoooo.

Menurut gue, ada perbedaan yang terlihat cukup jelas antara pemilu sekarang dengan pemilu 2014 lalu. Di pemilu 2014 ada banyak black campaign yang dilakukan, nah di 2019 ini entah kenapa kok kayak lebih menekankan kepada ketakutan (fear campaign) ya? Ada yang sependapat sama gue? Tiap gue baca koran, entah kenapa banyak berita-berita yang menyebarkan ketakutan terkait capres-capres. Ada yang bilang bila si Anu terilih maka Indonesia bakal jadi kayak Suriah. Ada yang bilang lagi kalau si Anu terpilih maka Indonesia bakal jadi negara komunis. Ada juga berita-berita tentang anggaran negara bocor, diskriminalisasi ulama, utang negara, hingga negara bangkrut. Buseehhhh ini kok seram-seram amat ya ?

Ini kita lagi milih pemimpin atau lagi kontes serem-sereman sih?

Ya kalaupun hal-hal diatas emang bener, seenggaknya ya pakai cara elit dan positif gitu loh. Jangan kesannya hanya menakut-nakuti aja. Soalnya gak elegan banget buat sekelas pemilihan presiden. Kalau elu nakut-nakutin orang dengan maksud agar dia nurut, ya itu bocah banget. Inget gak waktu kecil? Kalo elu bandel, pasti emak bapak lu bakal nakuti-nakutin dengan frase seperti ini, “jangan nakal, kalau nakal nanti dibawa orang gila”  atau kayak gini, “Jangan keluar maghrib-maghrib, nanti bakal diculing kalong wewe” Pernah dibeginikan kan? Nah Maksud emak bapak lu nakutin gitu kan biar elu nurut, sekaligus sedikit membodoh-bodohi elu yang waktu kecil belum ngerti apa-apa.

Lah orang kampanye zaman sekarang bilang negara bakal bangkrut beberapa tahun lagi, atau Indonesia bakal dikuasai khilafah, lah itu kan kesannya nakut-nakutin dan membodoh-bodohi aja. Persis kayak kasus anak kecil diatas. Kenapa sih kampanye gak yang positif-positif aja? Seperti mensosialisasikan program-program yang akan diusung, mengenalkan prestasi-prestasi si capres atau menginformasikan kinerja-kinerja partai-partai pengusungnya. Masa kayak gitu doang kagak bisa? Kalau elu gak bisa menyebutkan 3 hal diatas, ya berarti memang capres elu belum menjual untuk diusung menjadi presiden.

Jujur. Gue sendiri belum menentukan pilihan. Sejak pilpres 2014 lalu entah kenapa gue sudah menjauhi dunia politik.  Black campaign di pilpres 2014 lalu memang sedikit bikin gue jenuh dan jengah sekaligus. Makanya sejak itu gue gak begitu konsen ke perpolitikan Indonesia. Cek aja blog gue, pasti gak ada deh tulisan tentang politik. Bagi kalian yang baca tulisan ini pun mungkin ada yang gak percaya perihal gue yang belum menentukan pilihan, apalagi setelah membaca tulisan ini. Tapi terserah kalian sih.

Mulai sekarang hingga hari pemilihan nanti gue bakal banyak nulis tentang pemilu di blog gue ini. Gue pengen pada pemilu kali ini, gue bisa berpartisipasi lebih dari sekedar menyoblos di TPS nanti. Ya gue bakal memberikan kalian berbagai informasi seputar pemilu. Seputar pemilu loh ya. Bukan seputar capres. Jadi bakal ada banyak hal yang akan gue kupas nantinya. Selain itu, tulisan-tulisan gue tentang pemilu ini harapannya bisa memberikan kamu sedikit pandangan terhadap caleg, partai atau capres yang bisa kamu pilih nantinya. Memberikan pandangan loh ya, bukan menentukan pandangan. Tentu kita semua pengen orang-orang terbaik lah yang bakal memimpin bangsa ini, maka mari bersaing dengan epic, woles dan beretika.

#BeraniBerubah


Read More

Tuesday, 5 February 2019

Tidak Ada Karyawan yang Lebih Besar dari Perusahaan



Seminggu belakangan ini ramai berita tentang mantan bos yang resign dari pekerjaannya. Ada banyak kabar beredar berkaitan dengan alasan ia resign, mulai dari masalah keluarga, terlibat kasus, atau sudah diterima di perusahaan lain. Gue sih gak terlalu peduli dengan alasan dia resign, hak-hak dia, hidup-hidup dia, tapi gue tertarik untuk membahas tentang akhirnya resignnya dia.

Mantan bos gue yang satu ini emang unik. Dia masih muda, sudah mengabdi cukup lama, dan memegang jabatan penting di perusahaan. Meskipun dia hanya memegang satu area di bagian operasional, tapi pekerjaannya juga mengurusi marketing, HRD, rekrutmen, legal, gaji, dan menjadi pemimpin “bayangan” di cabang lain. Ya bisa dibilang dialah otak perusahaan ini. Waktu kerja disana, gue sempat kepikiran kenapa perusahaan memberikan porsi yang lumayan banyak ke dalam satu orang itu. Padahal bila kita menganut pada prinsip manajemen organisasi, hal itu kurang lah bijak, karena bisa menyebabkan bom waktu yang dapat membumihanguskan perusahaan.

Muda, berpengaruh dan memegang banyak jabatan strategis membuat bos gue satu ini kadang suka berlebihan dalam bertindak. Porsi kerja yang diembannya memang cukup besar, namun kuasa-kuasa yang diberikan itu membuatnya suka bertindak diluar batas.  Ia tidak segan-segan menghakimi karyawan yang bersalah, mengucilkannya, dan membuang nya jauh-jauh. Padahal kalau dilihat dari uraian tugas, fungsi dan tanggung jawab di perusahaan, melakukan hal itu bukanlah wewenangnya, melainkan wewenang HRD. Tapi perusahaan diam-diam saja melihatnya. Diamnya perusahaan terhadap hal-hal inilah yang semakin membuatnya bertindak sesuka hati dengan kuasa besar di tangannya. Dia pun jadi merasa lebih besar dari perusahaan.


Adanya karyawan yang merasa lebih besar dari perusahaan bisa membuat suasana menjadi tidak kondusif. Contohnya ya kejadian yang pernah terjadi di perusahaan diatas. Si bos pernah mempersulit karyawannya resign hingga harus bayar berjuta-juta dulu. Jadi ceritanya gini, si karyawan izin untuk tidak masuk selama beberapa hari karena ia mau mengikuti pelatihan. Kebetulan karyawan ini baru saja dianugerahi karyawan terbaik tahunan sebulan sebelumnya. Tentu si bos mengizinkannya. Saat ia izin tersebut ternyata ada masalah pada klien yang mengakibatkan terpotongnya biaya pembayaran, sehingga perusahaan sedikit rugi. Mungkin si bos murka kali ya, ia pun menghukum si karyawan dengan memintanya mengundurkan diri sekaligus membayar kerugian perusahaan tersebut. Versi lain menyebutkan bahwa bonus tahunan yang didapat karyawan itu sebelumnya diminta dikembalikan juga dan ada kabar lain yang mengatakan bahwa si karyawan ternyata dipecat, bukan diminta mengundurkan diri. Untuk dua hal ini saya sendiri kurang begitu tau dengan kebenarannya.


Namun, bila dua hal diatas memanglah benar, maka hal itu sungguh sangat disayangkan. Saya sendiri kurang paham, apakah memang ada peraturan dalam perusahaan yang wajib mengganti rugi, dan mengembalikan bonus tahunan dalam kasus-kasus tertentu. Tapi bila kita melihatnya dari etika berorganisasi, maka sah-sah saja dalam beberapa artian. Kalau ganti rugi mungkin masih wajar karena terkait dengan kesalahan yang dilakukan, tapi untuk pengembalian bonus tahunan saya kira itu sudah melanggar hak pekerja. Bonus tahunan adalah bonus yang didapat dari kinerja tahun sebelumnya. Bukan di kinerja tahun berjalan. Makanya saat si bos ini menyuruh karyawan untuk mengembalikan bonus tahunannya, itu berarti sudah ada pelanggaran besar yang dilakukan oleh perusahaan ke tenaga kerja. Tapi ya, karena si bos adalah pejabat penting dan orang yang dipercaya, perusahaan pun diam saja melihat kasus ini dan terkesan setuju dengan tindakan yang dilakukan si bos. Tindak tanduk si bos dalam kasus ini secara tidak langsung mengatakan bahwa ialah pemegang kuasa tertinggi diperusahaan ini, jadi buat karyawan lain janganlah sekali-kali membuat ia murka kalau tidak ingin bernasib sama seperti diatas.


Karyawan yang merasa dirinya lebih besar dari perusahaan sangatlah membahayakan. Baik untuk rekan kerja, lingkungan kerja dan produktivitas kerja. Karyawan model begini biasanya cenderung sombong dan sewenag-wenang. Apalagi bila ia berada di posisi penting. Maka penyelewengan jabatan bisa marak terjadi. Pernah juga saya melihat kasus yang terjadi pada teman saya. Ia ketahuan melamar pekerjaan di kompetitornya perusahaan. Kebetulan ia ketahuan langsung oleh bosnya. Besoknya ia langsung dikeluarkan saat itu juga. Padahal karyawan ini adalah karyawan terbaik, yang memiliki potensi bagus dan prospek di masa depan lho. Lucunya lagi, yang mengeluarkan si karyawan ini bukanlah HRD, tapi si bos nya yang mengeluarkannya secara ujug-ujug, tanpa melalu pertimbangan HRD ataupun manajemen perusahaan. Sebenernya Kasus diatas bukanlah kasus yang besar kok, bukan juga kasus merugikan. Bisa dibilang kasus diatas hanyalah kasus remeh temeh. Cuma orang yang melamar kerjaan doang kok. Ya wajar aja dong. Masa gitu doang langsung ngeluarin karyawan? Mana karyawan tetap pula. Kan semena-mena banget tuh. Dimana etika berorganisasinya? Dimana profesionalitasnya? Dimana kepatuhan terhadap undang-undang ketenagakerjaannya?

Oiya btw, si bos ini sama kok orangnya dengan bos diatas. haha

Dengan segala hal yang ia lakukan diatas, gue selalu penasaran dengan motivasi bekerjanya. Sebenernya apa sih yang dia incar disini? Gaji? Kayaknya gajinya gak besar-besar amat. Passion? Hemm sepertinya bukan sih, karena bidang pekerjaannya bukanlah pekerjaan yang membutuhkan passion. Jabatan direktur? Gue sempat kepikiran hal ini. Posisi nya saat ini memang cukup berpeluang untuk menjadi direktur di kemudian hari, tapi perusahaan gue ini adalah perusahaan keluarga, jadi kayaknya bakal susah deh untuk mengangkat orang lain untuk berada di pucuk perusahaan. Motivasi ia bekerja hingga sedemikian rupanya masih membuat gue penasaran hingga hari ini.

Sewaktu bekerja bareng dia, dengan semua kondisi yang ada saat itu, gue bertanya-tanya dalam hati, akan sampai kapan ini orang akan kuat disini. Bekerja dengan system seadanya, dengan gaya memimpin yang seadanya dan tidak adanya evaluasi yang berkala terhadapnya, tentu hanya akan menggali lubang kuburan sendiri. Dengan semua kesewenang-wenangan yang ia lakukan, sepertinya ia lupa bahwa tidak ada karyawan yang lebih besar dari perusahaan. Ia mungkin lupa bahwa hidup itu seperti roda yang berputar, kadang dibawah dan kadang diatas. Mungkin saat itu ia ada di atas, tapi jangan lupakan kalau suatu saat ia bisa saja ada di bawah. Bila kondisi memaksanya untuk berada di bawah apakah ia siap untuk itu? Makanya saat melihat semua tindak tanduknya, gue selalu memikirkan hari dimana ia resign.


Gue yakin kalau dia gak akan lama untuk tetap stay ditempat tersebut. Soalnya ya dengan cara kerjanya saat ini, dia Cuma lagi menggali kuburannya sendiri kok. Tinggal tunggu waktu aja. Sampai kapan sih orang akan kuat dan bertahan dengan segala carut marut diatas? Pasti gak akan lama. Bagaimana dia akan resign pun turut menjadi perhatian gue, apakah ia akan menyerah begitu saja, atau ia bakal resign karena kena kasus? atau akankah ia tergiur dengan bekerja di perusahaan lain.


Akhirnya sekarang dia udah resign. Cuma beda setahun setengah dari terakhir gue resign dari perusahaan tersebut. Terlepas dari alasan dia resign, tapi hati kecil gue entah kenapa ikut senang. Ya soalnya dengan dia resign berarti menandakan kalau waktu karyawan-karyawan yang resign sebelumnya, adalah bukan karena ketidakmampuannya untuk kerja disana, tapi memang si bos yang tidak bisa mengakomodir orang-orang dengan baik dan benar. Selain itu, memang ada yang gak beres sih disana. Makanya dia juga resign kan.

Beberapa waktu lalu salah satu manager disana menghubungi gue untuk balik bekerja disana lagi. Gak Cuma gue, tapi ternyata orang-orang dulu yang pernah jadi pesakitan si bos diajak balik lagi. Di pesan tersebut tertulis kalau si bos udah resign. Lucu ya. Dengan bunyi pesan tersebut, perusahaan seolah berkata bahwa salah satu benefit besar yang ditawarkannya kali ini, adalah kondisi perusahaan yang sudah tidak ada lagi si bos didalamnya. Wah ngece tenan ki. Tapi kalau boleh jujur, hal itu emang bener-bener benefit yang besar sih. Haha. Sepertinya perusahaan sudah tau ya dimana akar masalah perusahaan selama ini.


Pada akhirnya tidak ada karyawan yang lebih besar dari perusahaan. Meskipun ia punya jabatan strategis, meskipun ia potensial dan meskipun ia adalah otak dari perusahaan sendiri. Karena perusahaan adalah sebuah organisasi yang didalamnya terdapat kumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan dan visi yang sama. Kumpulan orang-orang inilah yang bila bersatu dan saling padu maka akan membuat perusahaan akan semakin maju lagi. Samapai kapanpun, gak akan pernah ada deh karyawan yang lebih besar dari perusahaan. Karena perusahaan tidak akan pernah mati hanya karena ditinggal oleh satu orang saja. Perusahaan hanya tinggal mencari penggantinya saja kok, yang kalau dicari, ternyata jumlahnya berlimpah di luar sana, yang bahkan kemampuannya bisa setingkat atau lebih keren dibandingkan pendahulunya. 

Read More

Thursday, 24 January 2019

5 Alasan Kenapa Harus Bangga Menjadi Narablog, Nomor Satu Sampai Lima Sungguh Bikin Baper


Kompetisi Blog Nodi


Menjadi narablog di zaman digital maupun zaman dulu bagi saya sama saja. Sama-sama membanggakan. Bedanya, dizaman dulu mungkin pembaca belum sebanyak sekarang. Selain itu aktivitas ngeblog zaman dulu pun berbeda dengan zaman sekarang. Bila zaman dulu ngeblog mesti harus diwarnet (bagi yang tidak punya komputer/internet), zaman sekarang ngeblog bisa langsung dilakukan di dalam genggaman tangan. Tapi baik zaman dulu maupun zaman sekarang, esensi dari ngeblog itu sendiri tidaklah berubah. Makanya seorang narablog mestinya bangga dengan aktivitas ngeblognya. Orang bijak pernah berkata bahwa, menulis adalah menaklukkan diri sendiri. Ya, berkaca dari quotes ini, maka seorang narablog bisa dikatakan sebagai seorang pejuang tangguh yang menginspirasi. Karena ia sudah berkali-kali menaklukkan gunung tinggi yang sangat sulit untuk ditaklukkan manusia, yaitu gunung bernama keegoisan.

Ada banyak hal mengapa menjadi narablog sangat membanggakan. Kali ini saya akan menuliskannya lima saja. Karena lima hal inilah yang betul-betul membuat saya bangga menjadi seorang narablog. Lima hal itu antara lain :


1. Sharing Pengalaman
Bagi saya, blog adalah media untuk berbagi pengalaman yang pernah dialami maupun pengalaman yang dibutuhkan orang lain. Sharing adalah value yang paling diprioritaskan oleh blog. Bisa dibilang, esensi ngeblog adalah apa yang kita sharingkan kepada orang lain. Saya mulai mendapatkan esensi ngeblog ini di tahun 2018 kemarin. Hampir delapan (8) tahun lamanya, blog saya kebanyakan berisi tentang curhatan pribadi, kegalauan pribadi dan cerita harian yang mungkin bagi sebagian besar orang hanya berguna untuk bacaan ringan saja. Sampai pada suatu hari saya mengupload sebuah tulisan tentang pengalaman bekerja di suatu perusahaan. Alasan utama saya membuat tulisan tersebut adalah karena kekesalan akibat tidak adanya referensi yang bisa dipercaya mengenai job di perusahaan itu. Saya sendiri merupakan korban dari blog/website yang tidak bertangung jawab karena informasi-informasi yang dituliskan ternyata tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Bodohnya lagi, saya langsung percaya saja dengan tulisan-tulisan itu. Nah beranjak dari hal itu akhirnya saya membuat satu tulisan yang benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan dan bisa dipercaya kebanarannya. Sebagai pelengkap informasi, saya tuliskan juga alamat ID line dan instagram saya, sebagai fasilitas untuk orang-orang yang masih ingin bertanya namun malu untuk menanyakannya di kolom komentar. Sehingga mereka bisa segera langsung menghubungi saya. Dan siapa sangka, hingga hari ini, artikel tersebut benar-benar sangat bermanfaat buat orang-orang, karena membuatnya menjadi postingan berkualitas, yang viewernya sangat banyak, masuk di page one google, dan banyak orang yang menghubungi saya untuk meminta pendapat, saran dan masukan.

Nah, sejak kejadian itu, akhirnya mulai tahun 2018 saya mulai banyak menuliskan tulisan tentang sharing-sharing pengalaman maupun review-review suatu produk atau jasa. Tentunya berdasarkan pengalaman langsung dari saya. Saya pun menuliskannya dengan berimbang. Berimbang dalam artian apa adanya. Tidak melebih-lebihkan atau mengurang-ngurangi. Sehingga baik narablog maupun pembacanya bisa sama-sama belajar.

2. Menambah penghasilan

Ada banyak hal di dunia blog yang bisa menjadi pundi-pundi uang buat kamu. Setiap bulan selalu ada lomba blog yang bisa kamu ikuti. Hadiahnya pun bermacam-macam. Bisa uang, produk, jasa ataupun pulsa. Selain itu, ada juga challenge-challenge seperti one day one post yang dicanangkan oleh beberapa narablog. Challenge-challenge seperti ini terkadang juga bisa mendapatkan hadiah. Selain penghasilan dari lomba-lomba, seorang narablog juga bisa memanfaatkan jasa-jasa pengiklan atau menjadi influencer. Salah satu jasa placement iklan yang paling prestisius di dunia blog adalah layanan google adsense. Kenapa saya sebut prestisius, ialah karena mendapatkan adsense sangatlah sulit. Ada banyak tahap-tahap sulit yang mesti dilewati. Tapi bila kamu serius untuk mendapatkannya, dan mau untuk terus belajar, maka lolos adsense bukanlah hal yang mustahil. Blog saya sendiri berhasil mendapatkan adsense di tahun 2018 lalu. Mau tahu berapa lama waktu saya untuk mendapatkannya? Ya, akhirnya saya mendapatkannya setelah berjuang hampir tujuh (7) tahun lamanya. Betul. 7 tahun kawan. Tapi, jangan khawatir dan langsung menyerah ya, karena ada banyak narablog diluar sana yang mampu mendapatkan adsense dalam kurun waktu yang sebentar saja. Itulah buah dari ketekunan yang dilakukan. Penghasilan dari adsense sendiri didapat dari jumlah klik pada iklan yang ditampilkan. Jadi bila blog kamu viewernya sudah banyak, atau kamu sudah konsisten dalam menulis di blog, maka silakan daftarkan adsense. Karena ada potensi besar buat kamu untuk mendapatkan penghasilan tambahan disana.

Salah satu hasil hobby ngeblog, yaitu artikel dimuat di koran

Selain adsense, seorang narablog bisa juga menjadi seorang influencer. Sesuai namanya, narablog tipe ini merupakan narablog yang khusus mengorbitkan konten atau tulisan orang lain (content placement). Memang ada syarat-syarat tertentu yang wajib dipenuhi dahulu sebelum narablog bisa menerima content placement ini, tapi hal itu gak susah kok. Bisa dipelajari.

3. Punya banyak teman

Menjadi narablog bisa menambah jejaring pertemananmu. Jaringan pertemanan ini bisa terbentuk secara langsung maupun tidak langsung. Seringkali jalinan terbentuk sendiri atas ketertarikan yang sama antara narablog dengan pembaca, antara narablog dengan narablog dan antara pembaca dengan pembaca. Contohnya pada blog yang berniche. Blog-blog yang sudah berniche, biasanya sudah punya sasaran pembacanya masing-masing. Misalnya blog parenting. Blog berniche parenting pasti disukai oleh kalangan ibu-ibu. Apalagi bila ibu-ibu itu mempunyai permasalahan parenting di kehidupannya dan membutuhkan pencerahan atau solusi untuk mengatasinya. Nah, begitu ia menemukan tulisan bertema parenting yang bisa menjawab permasalahannya atau sedikit mencerahkannya, maka ia bisa konsultasi disana. Dari kondisi inilah maka dapat tercipta jalinan persaudaraan yang baru.

4. Ladang Ibadah

Blog bisa menjadi ladang ibadah kamu juga lho. Tentu saja bila blog kamu berisi dengan tulisan-tulisan informatif, terpercaya dan faktual. Meskipun hanya berupa informasi, seringkali tulisan dengan tipe seperti ini sangat membantu orang-orang yang membutuhkan referensi akan informasi itu. Contohnya, ada seorang ibu yang suka menuliskan pengalamannya ketika mengurus anaknya. Di sisi lain ada juga seorang istri yang menuliskan tentang pengalaman persiapan menikahnya beserta review vendor-vendor yang digunakan ketika ia melangsungkan resepsi. Lalu ada juga seorang pria yang menuliskan pengalamannya dalam memelihara hewan ternak hingga sukses. Tulisan-tulisan model diatas pasti akan membantu orang-orang yang sedang berjibaku dengan hal yang sama. Buat seorang ibu muda, membaca pengalaman ibu diatas dalam mengurus anaknya tentu akan menjadi pengetahuan yang berharga.  Buat para calon pengantin, tulisan tentang persiapan pernikahan yang ditulis sang istri diatas tentu akan membantu sang calon pengantin dalam mempersiapkan pernikahan terbaiknya. Dan, buat peternak pemula, membaca tulisan pria yang sukses beternak tentu akan meningkatkan wawasannya, sehingga prosentase ia menjadi sukses akan semakin besar.

Nah, Bila tulisan-tulisan diatas akan terus ada dan jumlahnya banyak, maka akan ada banyak orang yang membacanya. Orang-orang bisa terinspirasi dan tertolong karena nya. Bila sudah seperti itu, maka kamu bisa mendapatkan ladang ibadah yang besar tanpa kamu sadari.

5. Buat Kamu Makin Kreatif, Inovatif dan Inspiratif

Menjadi narablog tentu tidak bisa hanya berada di zona zaman saja. Menjadi narablog pasti akan terus membuatmu untuk berkarya dan berkarya. Dalam berkarya, untuk menjaga eksistensinya, maka diperlukan adanya inovasi-inovasi dan kreasi yang dilakukan. Contohnya seorang narablog yang sedang mengikuti lomba. Ia pasti akan berusaha semaksimal mungkin dalam membuat konten yang menarik, mempercantik tampilan blognya atau meningkatkan kualitas tulisannya. Tujuannya jelas. Agar bisa memenangkan lomba. Nah proses-proses inilah yang akan semakin menaikkan level kehidupan narablog tanpa ia sadari.

Narablog sudah pasti adalah orang yang kreatif, inovatif dan inspiratif. Tidak peduli meski ia narablog pemula ataupun narablog expert. Karena saat seorang narablog menerbitkan sebuah konten, pasti ia sudah berpikir keras dalam menciptakan konten yang dibuatnya itu. Hal inilah yang harusnya membuat seorang narablog bangga. Bangga karena ia bisa terus produktif dalam aktivitas yang kreatif, inovatif dan menginspirasi disepanjang waktu, selama ia ngeblog.


Nah gimana lima alasan diatas? Lima-limanya sungguh bikin baper kamu kan? Silakan tunggu artikel selanjutnya ya, karena saya akan bikin kamu lebih baper lagi. Di tahun 2019 ini saya punya beberapa resolusi untuk blog saya, salah satunya adalah membuat lomba blog. Betul. Saya akan membuat lomba blog berhadiah. Untuk konsepnya sendiri masih saya godok. Doakan saja agar konsep ini bisa segera selesai sehingga lomba blog bisa cepat-cepat diadakan. Selain itu saya juga punya resolusi lainnya, yaitu aktif dalam menyemarakkan pemilu 2019 nanti lewat ngeblog. Untuk resolusi ini akan saya mulai jalankan di bulan februari. Jadi saya akan buat rubrik khusus pemilu yang berisi tulisan tentang pemilu. Harapannya, rubrik pemilu saya nanti mampu mencerahkan publik mengenai persoalan seputar pemilu. Jadi, ditunggu saja ya.

Read More