Showing posts with label One Day One Post. Show all posts
Showing posts with label One Day One Post. Show all posts

[Puisi] One Day One Post



Berbulan memaksa
Bercengkrama dalam balutan pena
Mencari persoalan dunia
Menggali sisa pikiran yang ada
Ketika akhir hari telah tiba
Belum ada satupun ide yang ada
Membuat hati gundah gulana
Apakah aku selesai saja
Sejawat pun mulai menggoda
Sang guru pun meronta-ronta
Mencoba menularkan asa
Demi aku yang penuh luka
Aku pun terus mencoba
Menekan pena berkaca-kaca
Berharap hari memanjangkan usia
Agar amanah merangkai kata

#Onedayonepost #ODOPbatch5
Share:

Pengalaman Open Trip Pulau Harapan




Weekend kali ini saya mencoba mengeksplore wisata laut yang ada di Jakarta yaitu Pulau Seribu. Pulau seribu merupakan salah satu wilayah dari DKI Jakarta. Jika memakai kapal laut, jarak dari dermaga muara angke kesana bisa mencapai 1-3 jam. Mulai hits nya pariwisata belakangan ini, membuat pulau seribu menjadi destinasi wisata baru yang wajib di kunjungi. Dan ya, baik pantai, laut dan terumbu karang nya ternyata gak kalah cantiknya lho dengan yang ada di Bali, lombok atau di pantai-pantai selatan.

Untuk bisa ke pulau harapan, traveller bisa berangkat dari Pelabuhan Kali Adem, Pelabuhan Sunda Kelapa atau Dari Ancol.  Saya sendiri berangkat dari Kali Adem, Muara Angke. Untuk tiket masuk dermaganya sebesar 2000 rupiah, sedangkan harga tiket kapal nya untuk sekali berangkat ke pulau harapan yaitu sebesar 60ribu rupiah. Untungnya waktu itu saya mengikuti open trip, jadi segala kebutuhan untuk wisata, baik tiket, makan, tempat tinggal; dan destinasi wisatanya sudah diurus oleh pihak travel. Kita tinggal bawa kebutuhan pribadi aja.

Jujur aja, begitu sampai di Pulau Harapan, saya langsung terkagum-kagum dengan keindahan gugusan pulau disana. Saya sangat menyesal, 25 tahun tinggal di Jakarta, tapi baru sekarang pergi kesini. Ternyata Jakarta tidak hanya punya Mall loh. Tapi juga punya laut yang amazing sekali ini. Selama dua hari satu malam disana saya mengunjungi beberapa pulau yang memiliki keseruannya masing-masing. Apa saja hal seru itu, mari kita bedah satu-satu.

Snorkling di Pulau Macan
Agenda pertama dalam explore pulau harapan ini adalah snorkling. Pulau seribu selain dikenal dengan banyaknya gugusan pulau disana juga terkenal dengan terumbu karangnya yang indah. Lokasi snorkling kami ada di peraoran pulau macan. Lautnya cukup dangkal. 2-3 meter kira-kira dalamnya. Warna lautnya pun hijau tosca denga kejernihannya yang tiada tara. Saking jernihnya, kita bisa melihat ikan-ikan di laut dari atas kapal lho.

Terumbu karang disini masih sangat terjaga. Bentuknya warna-warni dan unik-unik. Selain itu, ikan laut pun berenang kesana kemari, tentu dengan warna yang begitu cantik. Jika traveller snorkling disini, jangan lupa membawa roti, soalnya dijamin ikan-ikan disana akan mengerubungi deh. Berenang bersama ikan-ikan bisa jadi pengalaman dahsyat yang tak tergantikan lho.

Uniknya Pulau Gosong
Pulau gosong memiliki keunikan tersendiri dibandingkan pulau-pulau lainnya. Pulau ini tidak begitu luas dan hanya memiliki pasir di dalamnya. Tidak ada rumah, dermaga, ataupun pepohonan. Pulau ini bisa dikatakan padang pasirnya lautan. Karena sejauh mata memandang hanya ada pasir disana. Pasir putih dengan segala keindahannya. Pulau gosong sangatlah indah, karena pasirnya yang putih, lalu dikelilingi oleh beningnya air laut yang tosca  dan terumbu karang di dalamnya. Jika kita melihat laut di sekeliling Pulau Gosong dari atas kapal, maka teman-teman akan melihat betapa cantiknya terumbu karang disana dan ikan-ikan yang bermain kesana-kemari.

Menikmati Sunset di Pulau Bulat
Setelah capek berenang bersama ikan-ikan dan main air/pasir di pulau gosong, saya diajak untuk beristirahat sejenak di Pulau Bulat sembari menikmati Indomie rebus dan ditemani sunset yang begitu romantis. Pulau Bulat menawarkan spot pantai terbaik untuk melihat sunset. Di pantai nya pun sudah disediakan beberapa bangku taman yang langsung menghadap ke sunset begitu sore tiba. Duduk-duduk sambil bercengkrama dengan sahabat atau kekasih tentu menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan disana. Sayangnya pulau Bulat tidak termasuk pulau tidak berpenghuni. Padahal, ada beberapa bangunan disana, yang bisa dijadikan sarana meraup keuntungan, tapi pemilik bangunan tersebut sepertinya memiliki pemikiran lain dan berpikir lebih baik mengosongkan bangunan tersebut. Tapi, tenang aja, bagi yang lapar dan haus, disana ada satu warung kopi yang bakal menemani kamu kok.

Pulau Sepa yang Photogenik
Ah ini dia salah satu pulau favorit saya. Pulau ini terbagi menjadi dua wilayah, satu untuk ressort/cottage /restoran di pinggir laut dan sisanya adalah wilayah tak berpenghuni. Pulau ini cantiknya bukan main. Jika teman-teman ingin camping di laut, saya menyarankan untuk melakukan camping disini. Pantai nya sangat indah. Sangat sangat indah. Keindahan tersebut akan teman-teman rasakan begitu menginjak dermaga pulau. Hamparan hijau tosca lautan disertai terumbu karang dan banyaknya bulu babi di dalamnya akan menjadi hal pertama yang kamu lihat. Keindahan tersebut akan bertambah berkali lipat begitu melihat ke arah pantai yang dipenuhi oleh pasir putih. Saya yakin, banyak yang berpikir untuk membangun rumah disana, saking cantiknya tempat ini. Dermaga pulau sepa berupa jembatan yang agak menyerong ke laut. Mirip-mirip jembatan cinta-nya pulau Tidung. Dan ya, jembatan ini lah salah satu spot terbaik untuk berfoto-foto, karena memang instragrammable sekali.

Eksotisnya Pulau Perak
Setelah mabuk dengan cantiknya Pulau Sepa, saya makin dibuat mabuk kepayang lagi begitu sampai di pulau Perak. Aduhaaaaiiii. Subhanalllaaaaaaaaah. Sumpah, this is the most beautiful island i’ve ever seen.

Pulau perak termasuk pulau tak berpenghuni. Paling Cuma ada warung kopi aja disana. Cantiknya mirip dengan pulau Sepa. Bedanya, disini disediakan ayunan di pantai. Jadi traveller bisa berfoto di ayunan dengan background laut yang indah. Sesuai dengan namanya, pasir disini benar-benar putih bersih ke perak-perakan. Banyak nya pohon-pohon besar di pantai, membuat pesisir pantai menjadi teduh. Ada beberapa dahan pohon yang sengaja ditaro di pantai. Dahan tersebut bisa dijadikan tempat duduk. Duduk-duduk santai sambil melihat pemandangan laut disini benar-benar bikin menetramkan jiwa. Bikin sejuk. Dan menghilangkan stres yang ada.

Jika kamu punya waktu libur dua hari, saya merekomendasikan untuk berlibur ke pulau harapan, karena saya jamin, kamu pasti tidak akan menyesal. Malah kamu akan menyesal, kenapa hanya di pulau ini dua hari saja.

#Onedayonepost #ODOPbatch5 #tantangan
Share:

4 Film Tom Hanks yang Wajib Kamu Tonton




Ada yang tau Tom Hanks? Saya kira sebagian besar orang terutama para pecinta film Holliwood pasti mengenal aktor satu ini. Jelas, udah banyak banget film yang ia bintangi. Malah rata-rata kebanyakan film yang ia bintangi pasti sukses di pasaran. Sebagai aktor, Tom bisa dibilang sebagai aktor yang komplit, soalnya dia bisa memainkan berbagai peran. Mulai dari pria cupu, orang dengan disabilitas, detektif, nahkoda kapal dan lain lain. Dari berbagai film yang ia bintangi, saya punya rekomendasi film Tom Hanks yang wajib kamu tonton. Film-film ini punya daya tariknya sendiri sehingga membuat kamu akan terus dengan film-film Tom Hanks lainnya. Okay check this out

4. Forrest Gump


Film ini termasuk film jadul, karena ditayangkan pada medio 90an. Bercerita tentang seorang laki laki yang memiliki IQ 75 atau bisa dikatakan sebagai anak idiot dalam menjalani hidup. Jujur aja, film ini sungguh inspiratif dan menyentuh. Bagaimana mungkin seorang yang dibilang idiot, mampu masuk militer, kemudian menjadi pahlawan perang, lalu ia ikut kejuaraan pingpong kelas dunia, ia juga sukses besar dalam bisnis udang dan menjadi inspirasi orang-orang karena gerakan larinya mengelilingi amerika. Tom benar-benar total dalam bermain di film ini. Perannya sebagai Forrest Gump sukses menginspirasi orang-orang termasuk penonton film ini.

3. The Terminal


Bercerita tentang pria bernama Navroski yang berasal dari negara Krakozhia yang terjebak di bandara JFK (Amerika Serikat) akibat negaranya mengalami kudeta militer saat ia terbang ke USA, sedangan pemerintah AS belum mengakui pemerintahan baru negeri itu. Karena hal itu, Navroski tidak diperbolehkan pulang ke negaranya dan juga tidak boleh masuk ke wilayah amerika. Navroski pun tidak bisa berbahasa inggris dan uang yang ia miliki saat ini tidak bisa ditukar ke dollar karena mata uang negara tersebut sudah tidak berlaku lagi di dunia. Nah Loh? Ngejelimet kan? Makanya cepet nonton deh film ini. Nikmati petualangan Navroski dalam bertahan hidup dengan semua kondisi diatas.

2. Captain Philips



Bagaimana jika kamu adalah seorang kapten kapal yang kapalnya sedang dimasuki sekelompok perompak laut, padahal kamu sedang membawa barang bawaan (cargo) yang sangat penting dan banyak untuk keperluan yang penting juga. Perampok laut tersebut tentu saja berniat membajak kapal sekaligus membunuh awal kapal di dalamnya. Sebagai kapten kapal apa yang akan kamu lakukan? Bagaimana kamu menghadapi kondisi itu semua? Semua jawabannya ada di film ini. Film yang berdasarkan kisah nyata ini benar-benar penuh ketegangan yang meingkat seiring dengan durasi film. Semakin mendekati akhir semakin tegang juga yang akan kamu rasakan.

1. Catch Me if You Can


Film ini memang tidak terfokus sepenuhnya pada Tom, tapi disini Tom memegang peran penting dalam suksesnya film ini. Berpasangan dengan seorang Leonardo di Caprio yang berperan sebagai penipu ulung (Pameran utama), Tom yang disini berperan sebagai agen FBI sungguh sangat keren dalam menjalani perannya tersebut. Karakternya yang kaku dan kepribadiannya yang pantang menyerah terlihat jelas di film ini, dimana membuat kamu jadi agak kurang suka dengannya dan justru memihak si penipu ulung, Leo (yang memang bermain luar biasa juga disini). Sebagian besar film ini berkisah tentang kejar-mengejar Leo dan Tom. Chemistri mereka berdua benar-benar dapet banget. Membuat orang yang menonton film ini akan terbawa suasana ke dalamnya. Setelah menonton film ini kamu pasti akan menyimpulkan bahwa tidak salah mengatakan kalau dua aktor diatas adalah aktor besar kelas dunia.

Gimana penasaran kan? Ayo segera nonton film-film diatas. Bagi yang udah nonton film diatas boleh nih di share review singkatnya di kolom komentar. Selain 4 film diatas, saya juga merekomendasikan 3 film Tom yang lain yaitu Cast Away, Davinci Code dan The Post. Buruan deh nonton gengs.

#Onedayonepost #ODOPbatch5

Share:

4 Episode Film Series Lost yang Memorable Banget




Film series Lost bercerita tentang sekelompok orang yang selamat dari kecelakaan pesawat dan terdampar di pulau asing, dimana pulau tersebut banyak menyimpan rahasia dan hal-hal misterius. Series ini berjumlah enam season dengan tiap seasonnya memiliki jumlah episode yang berbeda. Saya sendiri sudah menonton sampai season 3. Banyaknya misteri dan konflik yang terjadi serta plot cerita yang unik membuat saya ingin menuntaskan series ini sampai habis. Dari tiga season yang sudah saya tonton, ada banyak sekali karakter yang muncul. Karakter nya memiliki kisahnya masing-masing yang diceritakan dalam satu episode. Nah dari puluhan episode yang sudah saya tonton, ada empat episode yang menurut saya epik banget. Saking epik nya, episode-episode ini bakal susah deh untuk dilupakan. Mau tau apa aja? Cek aja dibawah. Oiya sebelumnya, artikel ini sedikit mengandung spoiler, jadi buat teman-teman yang anti-spoiler bisa berhati-hati ya buat membacanya..


4. Numbers (Season 1 Episode 18)


Inilah pertama kalinya sosok Hugo/Hurley diperkenalkan secara detail. Yap epsiode 18 ini menceritakan tentang Hugo. Karakter yang sangat lovable di series Lost dan menjadi favorit saya. Disini dijelaskan bahwa nomor 4 8 15 16 23 42 memiliki kutukan yang membuat Hugo selalu tertimpa sial. Episode ini juga menceritakan bagaimana seorang Huog kehilangan banyak hal-hal berharga akibat nomor tersebut. Tapi yang paling kerennya adalah bagaimana nomot tersebut membawa Hugo memenangkan Lotre sebesar 156 Juta dollar. Gokiiiiilllll.

3. Walkabout (Season 1 Episode 4)


Episode ini asli keren banget. Bercerita tentang sosok John Locke dan sedikit hal-hal kelam yang terjadi pada dia sebelum menaiki pesawat oceanic 815. Dari episode ini kita tau bahwa pulau tempat dimana para survivors terdampar, memiliki hal-hal magis yang membuat seorang John Locke, seorang dengan kaki lumpuh, mampu berjalan sempurna diatas pulau ini. Kita akan sadar, bahwa pulau itu bukanlah pulau biasa. Kita akan percaya bahwa kedepannya akan ada hal-hal magis lainnya. Dan tentu kita akan berharap bahwa John akan terus bisa berjalan. Episode ini memiliki twist ending yang juara. Salah satu episode terbaik di series Lost. Setelah menonton epsiode ini, dijamin kamu bakal makin penasaran dengan keberlanjutan series ini.

2. Flashes Before Your Eyes (Season 3 Episode 8)


Episode ini bercerita tentang desmond. Yes Desmond. Salah satu karakter favorit saya. Aye Brother. Dalam episode ini diceritakan apa yang terjadi saat desmond membuka kunci saat hatch meledak. Disini dijelaskan bahwa desmond terlempar di masa depan dan kembali bersama kekasihnya penny. Mereka akhirnya hidup bersama, namun dalam kesehariannya Desmond teringat hal-hal yang pernah terjadi di Pulau, yang mana hal-hal tersebut membuat Desmond bingung apakah hal yang ia lakukan saat itu adalah hal nyata atau hanya mimpi. Hal yang paling kerennya adalah, di episode ini kita jadi tau mengenai kekuatan spesial Desmond, kekuatan untuk melihat ke masa depan. Selain itu episode ini juga memberikan pesan kepada penonton bahwa Charlie akan meninggal di season ini.

1. Through The Looking Glass (Season 3 Episode 22 dan 23)


Oh My God, episode ini benar-benar amazing. Salah satu episode terbaik Lost juga. Luar biasa. Di epsiode ini kita akan dipaparkan kematian Charlie yang sudah dispoilerkan di episode-episode sebelumnya. Berbeda dengan kematian karakter lainnya, kematian Charlie sungguh sangat memorable dan epik banget. Disini saya yakin kamu akan bersimpati banget dengan seorang Charlie. Gak Cuma samapai disitu, dalam episode ini juga pertama kalinya para survivors akhirnya berhasil kontak dengan dunia luar. Mulai dari Charlie yang berhasil kontak dengan Penny dan Jack yang berhasil kontak dengan “M”. Selain itu, kalimat Jack di akhir episode tentu aja membuat para penonton makin penasaran dengan kelanjutan series ini. Oiya episode ini sungguh menipu penonton, karena flashback di epsiode ini bukanlah sebuah flashback, akan tetapi sebuah flashforward.

Share:

Nepot.Is.Me




Pemimpin memang bukanlah posisi yang bisa diisi oleh sembarangan orang. Dari pemimpin inilah, akan terlihat bagaimana wajah sebuah negeri. Dari pemimpin inilah perubahan-perubahan akan terjadi kelak. Dan dari pemimpin inilah akan lahir calon-calon pemimpin baru, dengan karakter dan visi yang berbeda-beda pula. Oleh karena itu memilih pemimpin haruslah yang terbaik dari yang terbaik jika ingin memperbaiki keadaan.

Adanya nepotisme tentu saja mencoreng wajah pemimpin dan demokrasi. Konsep demokrasi yang selama ini di agung agungkan sebagai sistem pemerintahan terbaik karena berorientasi dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat nyatanya mulai kehilangan titahnya. Banyak pemimpin yang meninggalkan nilai-nilai demokrasi. Harapan demokrasi bisa diterapkan di level terkecil masyarakat pun hanya menjadi angan-angan semata. Jangankan diterapkan di level terkecil di masyarakat, di dunia kampus yang berisi orang-orang berpendidikan saja, nyatanya demokrasi dijadikan alat permainan politik untuk melakukan tindakan nepotisme.

Maraknya nepotisme yang terjadi di berbagai elemen masyarakat, instansi maupun pemerintahan ternyata disebabkan oleh penyalahgunaan demokrasi. Konsep demokrasi yang mengacu kepada suara terbanyak justru menimbulkan beberapa paradigma dan kehausan akan kekuasaan. Kebebesan dalam berpendapat, berkumpul dan membuat organisasi justru melahirkan stigma tersendiri. Banyak orang yang membuat organisasi, kemudian maju mencalonkan diri menjadi pemimpin, jika dia sukses terpilih, maka dia dengan “senang hati” akan mengangkat orang-orangnya ke posisi posisi penting dan strategis.  Kalau sudah begini, apakah demokrasi masih menjadi yang terbaik?

Nepotisme sudah menjadi budaya bangsa Indonesia, dari pemimpin pemimpin cilik hingga pemimpin pemimpin besar. baik dalam skala besar maupun kecil. Baik dilakukan oleh rakyat kecil maupun rakyat besar. Baik pegawai tingkat bawah hingga pegawai tingkat atas. Baik organisasi kecil hingga organisasi besar. Semua sudah terjangkit virus bernama nepot.is.me. Sering kita mendengar, seseorang yang mendapat pekerjaan, karena ada “orang dalam” di tempat dia melamar pekerjaan, kita juga sering melihat di berita, bagaimana pemimpin pemimpin bangsa, para wakil rakyat, yang memberikan posisi posisi tertentu kepada kerabat atau kalangan dekatnya, kita juga tak bisa memungkiri di suatu instansi pendidikan adanya “peng-anak-emas-an” kepada murid murid yang tergolong kaya atau anak dari pejabat penting. Bahkan di bangku perkuliahan pun kita sering melihat seorang mahasiswa yang membooking tempat duduk di sekitarnya agar temen-temen dekatnya bisa duduk didekatnya. Beberapa contoh tersebut menegaskan bahwa nepotisme tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari, karena memang sudah mengakar kuat kepada pribadi masing-masing.

Kita bisa melihat contoh yang ada di negeri ini. Dulu pernah ada kasus nepotisme di SKK Migas. Mantan kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini mengangkat kaum loyalisnya di SKK Migas yang rata-rata adalah alumni ITB. Padahal sebelumnya mereka tidak terpakai, akan tetapi setelah Rubi mengisi posisi SKK Migas, ia langsung memanggil alumni  ITB tersebut untuk mengisi posisi penting dan strategis di SKK migas. Tentu saha hal ini menimbulkan ketidakadilan terhadap orang-orang yang non alumni ITB.

Sudah selayaknya seorang pemimpin tidak memakai konsep nepotisme dalam mengarungi bahtera kepemimpinannya. Pemimpin haruslah independen, netralitas dan berintegritas. Independen dalam artian bekerja sesuai hati nurani, netralitas dalam artian tidak memihak atau terpengaruh siapa pun dan  integritas dalam kepemimpinannya. Karena hanya pemimpin yang kuat lah yang mempunyai kekuatan untuk mengubah sesuatu.

Menjadi Indonesia yang kuat tentu saja harus menguatkan diri terlebih dahulu. Kuatkan pemimpinnya, kuatkan sistemnya lalu kuatkan rakyatnya. Kuatkan itu semua dengan nilai-nilai yang baik dan benar. Proses penguatan sendiri pasti membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasil dari penguatan itu sendiri pun akan bermacam-macam. Bisa gagal atau sukses.  Oleh karena itu kita harus terus mencoba, belajar, berjuang dan berdoa untuk bisa memperbaiki keadaan ini, karena perbaikan itu tidak akan pernah sempurna dan ikhtiar itu tidak pernah selesai.

#Onedayonepost #ODOPbatch5 #tantangan


Share:

Netralitas dalam Pilkada




Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tinggal menghitung hari lagi. Pesta demokrasi rakyat yang dihelat lima tahun sekali ini akan dimulai pada tahun 2018 ini. Kursi Panas daerah mulai panas untuk diperbincangkan. Beberapa nama calon yang dikira pantas untuk menduduki kursi mewah tersebut kini banyak yang menjadi trending topic di daerah pemilihannya masing-masing.  Tentu saja siapapun yang menjadi pemilik kursi nomor 1 nanti diharapkan mampu membuat daerahnya semakin lebih baik.

Menyongsong pilkada, banyak isu isu yang menarik perhatian publik. Salah satunya adalah kabar tentang netralitas beberapa lembaga negara dan aparatur sipil negara. Isu yang paling menarik perhatian adalah  klaim netralitas yang diusung oleh TNI, polri dan PNS  dalam partisipasinya pada pilkada serentak nanti.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia netral berarti tidak berpihak (tidak ikut atau tidak membantu salah satu pihak). TNI, Polri dan PNS dalam definisi netralnya sendiri mengartikan bahwa netralnya ialah secara lembaga, bukan secara personal. Jadi secara kelembagaan mereka tidak memihak siapapun, tapi tetap saja secara personal mereka akanikut  memilih.

Namun, kebijakan netral ini seolah menjadi pertanyaan banyak pihak karena dinilai hanya slogan semata. Meskipun belum ada fakta yang menyebutkan bahwa ada oknum oknum TNI, Polri dan PNS yang membantu kampanye para calon kepala daerah, tapi hal tersebut bisa membuat gerah sebagian orang, karena bisa banyaknya isu-isu miring yang beredar mengenai adanya oknum dalam lingkup TNI, Polri dan PNS yang mengusung salah satu pasangan calon kepala daerah. Jika benar ini terjadi tentu saja hal ini mencederai prinsip demokrasi.  

Patut ditunggu bagaimana partisipasi TNI, Polri dan PNS dalam memeriahkan pilkada serentak tahun ini. Kredibilitas lembaga akan sangat dipertaruhkan dengan kebijakan netral yang diambil ini. Jika TNI, Polri dan PNS mampu dalam menjalankan “misi” netralnya tersebut, maka hal itu bisa menaikkan citra dan elektabilitas lembaga negara yang bersih, akan tetapi jika nanti gagal dalam menjalankan misi netralnya tersebut, maka nama lembaga lah yang menjadi taruhannya..


#Onedayonepost #ODOPbatch5 #tantangan
Share:

Ayam Kampus




Belakangan ini banyak terjadi kasus penutupan tempat hiburan malam berkedok prostitusi di beberapa tempat. Penutupan tempat tersebut tentu membawa angin segar bagi masyarakat karena banyak manfaat yang di dapat baik dari segi agama, kesehatan maupun sosial kemasyarakatan. Selain itu, penggrebekan pun dilakukan  untuk jenis prostitusi online. Pelaku-pelaku jenis ini juga sudah banyak ditangkap oleh aparat kepolisian.

Jika melihat kasus diatas, pelaku prostitusi terdiri dari berbagai jenis usia. Ada yang usia muda dan ada yang usia dewasa atau tua. Selain itu pelaku prostitusi juga terdiri dari berbagai profesi. Malah terkadang prostitusi meruapakan pekerjaan sampingan mereka. Yang miris adalah ketika melihat bahwa pelaku prostitusi itu adalah seorang mahasiswa.

Sungguh ironis melihat mahasiswa yang di agung-agungkan sebagai motor penggerak bangsa, agen-agen perubahan dan agen pengontrol sosial, justru terjun ke dunia prostitusi. Ayam kampus seolah sudah menjadi tradisi dibandingkan sekedar profesi. Kampus kini justru menjadi landmark-nya para ayam-ayam kampus dalam menjalani kehidupan gelapnya. Motif menjadi ayam kampus pun sederhana, yaitu, agar bisa membeli barang-barang yang diinginkan. Miris memang, melihat kampus yang dikatakan sebagai gudang pengetahuan dan kawasan orang berilmu justru menjadi penyumbang “kupu-kupu” di gerlap-gerlipnya dunia malam.

Padahal, rakyat Indonesia banyak menaruh harapan kepada para pemuda, khususnya mahasiswa untuk mengubah bangsa yang sedang carut-marut ini. Alhasil, kenyataan ini semakin memperpanjang catatan gelap mahasiswa di mata masyarakat.

Seharusnya pihak kampus mengawasi ketat fenomena ini.Salah satunya dengan melakukan kerjasama dengan polres setempat. Karena kampus punya kewajiban untuk melindungi mahasiswanya. Ayam kampus harus segera diberantas, jangan sampai, kampus yang seharusnya menjadi ladang ilmu justru menjadi ladang prostitusi.

#Onedayonepost #ODOPbatch5


Share:

Jalan Berliku BBM Bersubsidi




Beberapa hari yang lalu kita dikejutkan oleh kosongnya premium di beberapa SPBU, dilanjutkan dengan pernyataan akan dinaikkannya harga BBM non-subsidi dan berita tentang anggaran untuk subsidi BBM yang kian hari kian membengkak. Kekisruhan seputar BBM ini seolah tak henti-hentinya menerjang Indonesia. Padahal kasus habisnya premium tersebut sudah membuktikan bahwa BBM memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Namun pembuktian tersebut seolah belum cukup berhasil untuk menengahi kekisruhan BBM yang sering terjadi. Rakyat masih sering diterpa oleh inkonsistensi dalam hal pengelolaan BBM yang berujung pada kuota BBM habis, antrean panjang di suatu SPBU, ataupun kebijakan seputar BBM.

Jika harga BBM naik, maka harga bahan pokok pun akan naik, terjadilah inflasi, dan rakyatlah yang akan menjadi pihak yang paling sengsara. Oleh karena itu, pemerintah pasti tidak ingin mengambil kebijakan ini. Namun, jika BBM terus disubsidi, maka anggaran untuk subsidi tersebut akan semakin membengkak, padahal kenyataannya, BBM bersubsidi lebih banyak dinikmati oleh kalangan menengah keatas. Melihat fenomena ini banyak orang berpikir bahwa daripada anggaran subsidi BBM tersebut yang salah target, sebaiknya anggaran itu digunakan untuk pembangunan sektor kesehatan, pedidikan, infrastruktur dll.

Problematika yang dilematis soal BBM ini sebenarnya dikarenakan satu faktor, yaitu, Indonesia terlalu tergantung kepada minyak bumi sebagai sumber energi utama. Padahal Indonesia banyak dilimpahi sesuatu yang banyak Negara lain tidak miliki seperti, letak Negara yang strategis, iklimnya yang tropis, pulaunya yang berjumlah ribuan dan negeri yang kaya akan sumber daya alam. Berkaca pada hal itu, Indonesia sebaiknya mulai move on, dan mulai mencari serta memanfaatkan sumber energi terbarukan lainnya.

Kita bisa mencontoh Denmark yang semenjak krisis global 1973 menimpa Negara tersebut, mereka tidak lagi tergantung kepada minyak sebagai sumber energi utama mereka, melainkan dengan memanfaatkan dan mengefektifkan sumber energi lain seperti energi angin dan panas bumi, untuk menghadapi persoalan energi. Dan Denmark sukses melakukannya.

#Onedayonepost #ODOPbatch5

Share:

Negara Hukum yang Terhukum




Setahun belakangan ini kita disuguhkan dengan maraknya kriminalitas yang terjadi. Korbannya pun bermacam macam, dari warga sipil, ulama hingga pejabat pemerintah. Hal ini dapat membuktikan bahwa keamanan di negara ini semakin hari semakin mencekam, karena para pelaku kriminalitas sudah “berani” meneror anggota KPK (Novel Baswedan), yang kita tau sebagai aparat pemberantasan korupsi di negeri ini. Selain itu sulitnya penangkapan pelaku tersebut semakin menambah rasa takut akan keamanan dalam negeri dan juga menurunkan rasa percaya terhadap pihak berwajib. Slogan Indonesia Negara hukum pun hanya tinggal nama semata, justru slogan tersebut  kini menjadi parodi, Negara hukum yang terhukum.

Lemahnya hukum di Indonesia merupakan akar dari buruknya keamanan dalam negeri. Hukum di Indonesia seringkali memanjakan rakyat, sehingga banyak penyalahgunaan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. Senjata api yang digunakan oleh pelaku adalah contohnya. Beberapa waktu yang lalu ada kasus seorang dokter ditembak oleh suaminya di kliniknya sendiri. Hal ini sangatlah miris. Senjata api bukanlah alat yang bisa diperjualbelikan dimana dan kapan saja, dan bukan juga sebuah mainan yang bisa dimainkan dan dimiliki oleh semua orang. Hanya kepolisianlah yang berwenang memiliki dan menggunakan benda tersebut. Namun kenyataan bahwa senjata api tersebut digunakan oleh orang diluar kepolisian dapat membuktikan bahwa pemerintah khususnya aparat hukum dan kepolisian telah mengalami “kecolongan”. Sebuah kecolongan besar karena menyebabkan hilangnya nyawa manusia.

Tidak cukup dengan kasus kriminalitas saja, akhir-akhir ini Indonesia juga terhukum dengan banyaknya kecelakaan maut yang terjadi. Kecelakaan maut yang yang terjadi di tanjakan eman, kecelakaan maut di puncak dan beberapa tempat lainnya dapat menjadi  bukti bahwa Indonesia masih lemah dalam hukum. Kita pasti bertanya Tanya mengapa bus yang tidal laik beroperasi masih bisa berkeliaran seperti itu. Dan lihat hasilnya, beberapa nyawa melayang akibat kecelakaan tersebut. Kita pun tak bisa memungkiri bahwa masih banyak kendaraan tidak laik jalan lainnya di luar sana. Dan tentu saja, jika dibiarkan begitu saja, bukan tidak mungkin hal yang sama bisa terulang kembali.

Sudah sebaiknya Indonesia memperkuat hukum di negaranya. Karena hukum sangat berguna dalam hal membuat jera pelaku kejahatan dan membuat takut orang yang ingin berbuat kejahatan. Hukuman hukuman “kecil” yang dialami bangsa Indonesia akhir akhir ini seharusnya menjadi cambukan dan motivasi bagi pemerintah, aparat kepolisian dan warga Indonesia. Cambukan untuk segera memperbaiki hukum di Negara ini dan motivasi untuk melindungi segenap bangsa Indonesia. Selain itu, penguatan diri di dalam internal aparat hukum dan kepolisian pun pelu dilakukan, agar oknum tersebut bebas dari suapan dan mafia hukum yang menerjang. Jika hukum benar-benar sudah ditegakkan, kita tak perlu cemas lagi akan keamanan dalam negeri kita.

#Onedayonepost #ODOPbatch5


Share:

SDGs dan Potret Kesehatan di Indonesia




Salam Sehat !!!

Kesehatan merupakan investasi masa depan. Orang yang sehat akan mempunyai jaminan di hidupnya untuk melakukan hal-hal positif baik hari ini maupun di masa depan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan bisa diumpamakan seperti kita menabung. Semakin banyak uang yang kita tabung, maka semakin banyak uang yang kita kumpulkan. Begitu pula dengan kesehatan, semakin seseorang menjaga kesehatan maka semakin banyak pula orang itu melakukan aktivitasnya, sehingga semakin banyak mamfaat yang ia dapat.

Namun, realita yang ada saat ini justru kesehatan masih menjadi prioritas kesekian kali, baik dari sudut pandang pemerintah maupun masyarakat. Pemerintah masih sering “kecolongan” dengan “kelakuan” rumah sakit yang menolak pasien akibat BPJS, kurangnya tenaga kesehatan di daerah terpencil, hingga sarana dan prasarana kesehatan daerah terpencil yang kurang memadai. Masyarakat pun masih lebih “senang” berobat dibandingkan melakukan pencegahan penyakit dan masyarakat  masih lebih senang menunggu bola dibandingkan dengan menjemput bola di kala persoalan menyangkut kesehatan datang.

Padahal, Indonesia mempunyai Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 yang didalamnya terdapat poin tentang kesehatan. Lantas, Apakah SDGs hanyalah angan-angan belaka? Apakah menggalakkan kehidupan sehat dan sejahtera hanyalah omong kosong belaka?  Tidak. Jawabannya jelas tidak. Karena SDGs dibuat bukan hanya untuk dipamerkan atau dicanangkan dengan begitu saja, akan tetapi dibuat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan kesejahteraan rakyat. Karena kesehatan yang baik merupakan salah satu indikator kemakmuran suatu Negara.

Kita bisa melihat dari data departemen kesehatan tentang Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015 yang dulu sempat dicanangkan. Ada target MDG di bidang kesehatan yang sempat berada dalam posisi indikator merah, yaitu menurunkan angka kematian ibu, menurunkan angka kematian bayi, menurunkan angka Total Fertility Rate (TFR), meningkatkan akses penduduk yang memiliki air minum berkualitas dan mengendalikan penyakit malaria. Hal ini menunjukan bahwa kualitas kesehatan di Indonesia masih butuh perhatian yang lebih. Ini berarti akan menjadi tantangan besar bangsa Indonesia dalam dua belas tahun mendatang untuk menemukan solusi penyelesaian masalah di bidang kesehatan khususnya dalam bidang kesehatan.

Dari kelima indikator merah tersebut, semua indikator berhubungan langsung dengan manusia dan masyarakat. Oleh karena itu Pengoptimalan peran Puskesmas bisa menjadi solusi terdepan untuk penyelesaian masalah kesehatan di Indonesia. Menurut Departemen Kesehatan (2004), tujuan penyelenggaran puskesmas adalah untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional yakni meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat. Puskesmas merupakan sarana kesehatan yang paling terjangkau oleh rakyat, baik dari segi biaya, fasilitas, maupun infrastruktur. Puskesmas juga memiliki fungsi kuratif, preventif dan kuratif dalam kegiatan operasionalnya serta berperan sebagai:

1. Pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan
2. Pusat pemberdayaan masyarakat dan keluarga dalam pembangunan kesehatan
3. Pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama

#Onedayonepost #ODOPbatch5

Share:

Memandang Lebih Luas Sektor Pertanian di Indonesia




Perekonomian Indonesia tergolong cukup stabil pada tahun 2017. Kondisi ini dapat dibilang sebagai sebuah “keajaiban” dimana saat ini dunia sedang mengalami fluktuasi perekonomian global. Tentu saja potensi untuk mempertahankan dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di tahun 2018 sangat besar, apalagi jika Indonesia mampu mengoptimalkan sektor pertanian yang telah lama menjadi ciri khas bangsa di kancah internasional sebagai negara agraris terbesar di dunia.

Potensi Indonesia di sektor pertanian tergolong tinggi karena Indonesia didukung iklim tropis dan sebagian besar penduduknya yang bermatapencaharian sebagai petani. Sejarah juga pernah mencatat bahwa Indoneia pernah mencapai swasembada pangan di zaman orde baru. Hal itu membuktikan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor unggulan dalam struktur perekonomian bangsa.

Memajukan sektor pertanian di Indonesia bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan, melihat potensi besar yang dimilikinya. Peningkatan daya saing kualitas dan kuantitas komoditas pertanian merupakan hal pertama yang wajib dilakukan disamping ekspansi pasar yang massive dan komprehensif. Kedua tantangan tersebut merupakan “pekerjaan rumah” bangsa  Indonesia apabila ingin memajukan sector pertanian yang selama ini masih dipandang sebelah mata. Namun, jika melihat realita yang ada saat ini, Indonesia masih kalah dari Negara maju dalam hal kesejahteraan petani. di Negara maju, pemerintah sangat menjaga petani-petani mereka, bisa dilihat dari kebijakan pemerintahannya yang mendukung dan melindungi petani. Tentu saja hal tersebut berdampak pada kesejahteraan petani dan mendongkrak produktivitas kerja mereka. Kondisi ini agar berkebalikan di Indonesia. Akan tetapi dalam beberapa tahun terakhir, komitmen pemerintah dalam memajukan sektor pertanian sudah besar jika melihat kondisi alokasi dan relokasi dana APBN yang terbatas.

Sektor pertanian sebenarnya mampu mengatasi permasalahan bangsa seperti pengangguran, jika benar-benar dimamfaatkan secara optimal. Namun lagi-lagi kenyataannya saat ini, pertanian justru mengalami pemorosotan dan kalah bersaing dengan negara asing. Hal ini ditandai dengan menjamurnya produk-produk asing di Indonesia dan masyarakat yang lebih tertarik dengan produk asing dibandingkan dengan produk dalam negeri. Jika hal ini dibiarkan terus-menerus, maka produk nasional akan semakin tersisihkan dan mengakibatkan pengangguran, karena petani-petani mengalami kebangkrutan.

Pertanian sebagai potensi penting dalam struktur perekonomian bangsa diharapkan mampu menunjukan tajinya sebagai solusi pembangunan perekonomian bangsa. Orang bilang tanah Indonesia adalah tanah surga, karena apapun yang ditanam disana bisa tumbuh dengan subur. Oleh karena itu, Indonesia “hanya” tinggal merumuskan kebijakan yang tepat untuk petani, peningkatan kualitas dan kuantitas produk olahan pertanian yang mempunyai daya saing dan menciptakan brand agar  memudahkan ekspansi pasar yang luas. Namun, terlepas dari permasalahan-permasalahan  yang ada saat ini, Indonesia sebenarnya sudah menjadi surga dibidang pertanian.

#Onedayonepost #ODOPbatch5

Share:

4 Quotes Film yang Cocok Dijadikan Caption Instagram



Bagi para pecinta film, film tidak hanya menyoal tentang ceritanya aja, tidak hanya soal akting pemainnya aja, tidak hanya soal adegan-adegannya aja, dan tidak hanya soal musik atau gambar nya aja, tapi film juga menyoal tentang percakapan-percakapan di dalamnya. Berkualitas atau tidak berkualitasnya sebuah film banyak tergantung pada skenario yang ada di dalamnya. Bahkan, ada yang bilang bahwa nyawa pada sebuah film itu terletak di skenario filmnya.

Seringkali, percakapan dalam film itu bikin kita nyaman dibuatnya, bikin kita mengernyitkan dahi karena gagal paham dengan maksudnya dan bikin kita kesemsem abis dengan makna yang ada di dalamnya. Percakapan yang dalem banget gini, biasanya paling disukai banyak orang, terutama buat para pecinta film.

Nah disini saya pengen sedikit berbagi tentang percakapan film yang menurut gue dalem banget maknanya. Saking dalemnya, adegannya sampe berbekas di hati. Sampe keinget-inget terus deh. Percakapan ini cocok banget buat kamu yang lagi mencari caption buat postingan di instagram. Okay, check this out..

4.    Forest Gump

Wikipedia


I don't know if Mama was right, or if it's Lieutenant Dan.
 I don't know if we each have a destiny, or if we're all just floating around accidental-like on a breeze.
But I think maybe it's both..
Maybe both is happening at the same time..

Aku tak tahu jika Mama benar atau Letnan Dan yang benar.
Aku tak tahu apa kita semua mempunyai sebuah takdir, atau apa kita semua hanya mengikuti arus saja.
Tapi kupikir mungkin dua-duanya.
Mungkin keduanya memang terjadi bersamaan.

3.    Dirty Dancing

Wikipedia


Me? I’m scared of everything. I’m scared of what i saw. I’m scared of what i did, of who i am, and most of all i’m scared of walking out this room and never feeling the rest of my whole life the way i feel when i’m with you

Aku? Aku takut menghadapi ini semua. Aku takut dengan apa yang ku lihat. Aku takut dengan apa yang sudah aku lakukan. Aku takut dengan diriku sendiri. Tapi, aku lebih takut lagi, jika aku harus meninggalkan ini semua dan menjalani sisa hidupku tanpa kamu berada di sisiku.

2.    The Amazing Spiderman 2

Wikipedia


It's easy to feel hopeful on beautiful day like today. But there will be dark days ahead of us too. There will be days where you feel all alone. And that's when hope is needed most. No matter how buried it gets, or how lost you feel, you must promise me that you will hold onto hope. Keep it alive. We have to be greater than what we suffer. My wish for you is to become hope. People need that. And even if we fail, what better way is there to live'?  As we look around here today at all of the people who helped make us who we are, I know it feels like we're saying goodbye. But we will carry a piece of each other into everything that we do next,to remind us of who we are, and of who we're meant to be. I've had a great four years with you. I'll miss you all very much.

Mudah merasa penuh harapan di hari yang indah seperti ini. Tapi akan ada hari-hari gelap juga. Akan ada hari di mana kau merasa sendirian. Dan saat itulah harapan dibutuhkan. Tak peduli seberapa buruk itu... atau betapa kamu menderita.  Kau harus berjanji... agar berpegang teguh pada harapan tersebut. Buatlah itu tetap ada. Kita harus melawan penderitaan kita. Aku ingin kita...... menjadi harapan. Orang butuh harapan. Dan walaupun kita gagal..... apa ada cara lebih baik untuk menjalani hidup? Saat kita melihat sekitar kita hari ini dan melihat semua orang yang membentuk jati diri kita.... aku tahu ini terasa seperti mengucapkan selamat tinggal. Tapi kita akan membawa potongan diri kita...... ke langkah selanjutnya. Untuk mengingatkan kita akan siapa diri kita sebenarnya. Dan takdir kita. Ini empat tahun yang luar biasa. Aku akan sangat merindukan kalian.

1.    Life of Pi

Wikipedia

Even when God seemed to have abandoned me... He was watching.
Even when He seemed indifferent to my suffering... He was watching.
And when I was beyond all hope of saving, He gave me rest...
then gave me a sign to continue my journey.

Meski tampaknya Tuhan menelantarkanku... Dia menyaksikan.
Meski tampaknya Tuhan acuh pada penderitaanku... Dia menyaksikan.
Dan Saat aku yakin takkan selamat, dia memberiku ketenangan, lalu  memberiku tanda untuk melanjutkan perjalananku.


Share:

Mesin Politik




Setahun menjelang pemilu 2019, beberapa partai politik di Indonesia justru mengalami polemik yang mengguncang aktivitas politik mereka. Polemik itu terjadi di lingkup internal maupun eksternal partai. Ada yang mengalami duolisme kepemimpinan, ada yang mengalami perpecahan internal, dan ada pula parpol yang tidak segan-segan melakukan pyswar ke parpol lainnya. Polemik-polemik tersebut seolah tidak memandang identitas suatu partai politik. Baik partai politik beraliran agamis maupun nasionalis. Fenomena ini sedikit membuktikan bahwa partai politik hanyalah sebuah mesin politik dari suatu aktivitas politik. Tentu saja sebuah mesin jika tidak dirawat dengan baik dan benar, suatu hari akan rusak, bahkan jika dibiarkan lebih lama akan benar benar tidak bisa dipakai lagi. Begitu pula dengan partai politik. Jika partai-partai politik ini tidak segera memperbaiki elektabilitas partai maupun kadernya, maka lama kelamaan kepercayaan publik kepada partai tersebut akan hilang, akibatnya partai itu bisa kolaps atau bubar.

Indonesia adalah negara demokrasi yang berasaskan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Namun kenyataannya, partai politik yang notabane berisikan wakil-wakil dari rakyat justru belum mampu mencerminkan prinsip demokrasi tersebut, khususnya dalam hal kedaulatan rakyat. Yang terlihat saat ini justru terjadinya pembelokan asas demokrasi menjadi, dari partai politik, oleh partai politik dan untuk partai politik.Contoh sederhananya adalah, fenomena kepala daerah yang menjadi juru kampanye partai. Menurut saya, hal tersebut tidaklah elok karena amanah seorang pemimpin adalah mendahulukan kesejahteraan rakyatnya bukan kesejahteraan “keluarganya”. Meskipun juru kampanye hanyalah “job” sampingan dan tidak menghabiskan waktu yang banyak, tapi justru hal tersebut malah mengindikasikan bahwa kepala daerah masih “tunduk” dengan parpol pengusungnya dan masih menjadi mainan politik parpolnya.

Kredibilitas dan integritas beberapa partai politik pun akhir-akhir ini banyak dipertanyakan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kader kader partai politik yang terjerat kasus korupsi yang bisa dibilang tidak sedikit nilainya.  Kalau keadaan ini dibiarkan terus menerus tanpa ada perubahan atau perbaikan yang nyata, maka bukan tidak mungkin Indonesia akan mengalami krisis kepemimpinan akut yang berujung pada angka golput yang tinggi di pemilu 2019 nanti.

#Onedayonepost #ODOPbatch5

Share:

Menulis adalah Bercengkrama dengan Inspirasi




Sejak SD saya senang membaca. Buku buku pertama saya adalah novel-novel tebal Harry Potter dan Novel horror berjudul Goosebumps. Ada juga Koran langganan keluarga saya yang selalu ada tiap harinya. Selain itu, saya juga mengoleksi berbagai komik. Masa kecil saya dipenuhi oleh tulisan-tulisan orang lain yang membuat saya punya banyak bekal dalam hal literasi.

Dari Koran lah saya menyukai sepakbola. Dari Koran lah saya banyak mendapatkan informasi. Dan dari Koran lah saya tertarik di bidang jurnalistik.

Dari novel lah saya mempunyai banyak imajinasi. Dari novel lah saya tertarik dengan berbagai macam tulisan. Dan dari novel lah saya banyak menceritakan pengalaman pribadi melalui tulisan.

Dari komiklah saya belajar menggambar. Dari komiklah saya belajar membuat konflik. Dan dari komiklah saya belajar bagaimana menggambarkan sesuatu lewat tulisan.

Percaya atau tidak, tiga hal diataslah yang membentuk tulisan saya sekarang.

Ketika saya SMA, saya menemukan makna lain dari menulis, yaitu menulis dapat menyenangkan orang lain dan meluapkan keresahan diri. Oleh karena itu, mulai saat itu, setiap saya membuat tulisan, saya selalu memberikan “pesan” di dalamnya. Apapun itu. Saya ingin pembaca mendapatkan “sesuatu” dari tulisan saya, entah itu berupa sedikit senyuman, entah itu sedikit wawasan, entah itu sedikit sindiran, ataupun sebuah inspirasi dan lain lain

Jika kalian kepo terhadap semua tulisan-tulisan saya, baik yang diposting di facebook ataupun blog, kalian akan menemukan fakta bahwa genre tulisan saya berbeda-beda. Ada yang bentuk diary, ada yang bentuk opini/essay, ada yang bentuk artikel khas blogger, ada yang bentuk cerpen, ada yang bentuk artikel nonfiksi, ada yang bentuk prosa/puisi, ada yang bentuk komedi bahkan ada juga yang bentuk ilmiah. Semua itulah wadah saya dalam menyampaikan pesan-pesan yang ingin saya sharingkan.

Pada akhirnya menulis adalah menaklukkan diri sendiri. Merepotkan diri sendiri. Dan menyusahkan diri sendiri. Tapi jangan lupakan, menulis juga dapat menaklukkan orang lain, menulis juga dapat merepotkan orang lain dan menulis juga dapat menyusahkan orang lain.

Menulis adalah bercengkrama dengan inspirasi..

Setiap orang memang menulis, tapi tidak setiap orang bisa benar-benar menuliskannya…


#Onedayonepost #ODOPbatch5 #Tantangan
Share:

Review Film A Quite Place




Film ini bercerita tentang sebuah kota yang dilanda kehancuran akibat adanya suara. Ya. Benar. Karena Suara. Jadi, jika ada seseorang (bisa juga hewan) mengeluarkan suara dengan volume normal apalagi keras, maka ia akan langsung diserang oleh suatu makhluk hingga terbunuh. Makhluk ini ada dimana-mana, jumlah nya banyak, gerakannya cepat, pendengarannya tajam  dan punya insting membunuh yang tinggi. Sehingga siapapun dan apapun yang bersuara maka bersiap-siaplah hancur dalam sekejap.

 Ada satu keluarga yang berhasil bertahan hidup dari invasi makhluk tersebut. Mereka adalah Lee (John Krasinki) seorang ayah yang heroik, Evelyn (Emily Blunt) ibu yang tidak kalah heroiknya yang saat ini sedang hamil tua, lalu ada Regan (Millicent Simmonds) anak pertama yang menderita bisu dan tuli dan Marcus (Noah Jupe) anak laki-laki penakut dan selalu ketakutan semenjak ia melihat adiknya, Beau (Cade Woodward) tewas ditangan Makhluk tersebut.

Film ini berfokus pada bagaimana Lee bertahan hidup dari teror dan serangan makhluk itu sedangkan ia punya istri yang sedang hamil tua, anak perempuan yang bisu dan tuli serta seorang anak penakut yang harus ia jaga.

Luar Biasa.

Itulah kata yang cocok untuk menggambarkan film ini secara keseluruhan.

Cerita yang original, casting yang hebat, skenario yang kuat, musik yang pas dan gerakan kamera yang tajam membuat film ini sangat direkomendasikan untuk ditonton. Film ini unik dan lain daripada yang lain. Gaya komunikasi nya saja sebagian besar dilakukan dengan bahaya isyarat. Suasana horor sudah begitu terasa sesaat film ini dimulai. Kita dibuat penasaran dengan apa sih yang sebenarnya terjadi dan makhluk apa itu sebenarnya. Selain itu, yang paling membuat saya takjub adalah, betapa sunyi nya film ini. Benar-benar sunyi. Kesunyian tersebut membuat kita seolah dihadapkan dengan kondisi yang sama seperti yang dialami oleh Lee dan keluarganya. Sehingga, membuat saya ikut terbawa suasana untuk tidak mengeluarkan suara atau bunyi apapun saat menonton. Kesunyian ini pun membuat kita waspada dengan suara-suara yang muncul. Membuat kita mendengar suara-suara sekecil apa pun itu, termasuk suara orang di bioskop itu sendiri. Makanya ketika kamu menonton film ini, jangan heran jika kamu merasa agak kesal dengan bunyi-bunyi yang dikeluarkan oleh orang-orang disekelilingmu, karena saking sunyinya film ini, kamu jadi bisa mendengar bunyi-bunyi yang biasa tidak kamu dengar ketika nonton film lain di bioskop, seperti suara penonton yang berbisik, bunyi handphone yang bergetar, bahkan bunyi penonton yang sedang mengunyah pop corn.

Dan kesunyian dalam film ini semakin membuatnya semakin mencekam.

Mantap.

Apa jadinya jika film yang sangat minim suara seperti ini mempunyai banyak adegan jumpscare? OOOSSIIIITTTTMEEENNNN ! Gila. Bener-bener gila.

Paramount Picture

Gue kurang merekomendasiin film ini buat penonton yang punya masalah dengan jantungnya. Soalnya sumpah, banyak banget adegan yang ngagetin. Adegan jumpscare di film ini mirip-mirip adegan jumpscare di film horor lainnya, sedikit suara dan muncul tiba-tiba. Bedanya, dari awal, film ini udah sunyi, orang-orang di bioskop pun ikutan sunyi, makanya begitu adegan jumpscare datang, beeuuhhh dijamin deh suaranya menggelegar banget. Bikin Jantungan. Efeknya, ya udah lemes langsung. Soalnya kesunyian film ini bikin kita takut untuk teriak juga.

Terakhir, film ini juga memberikan adegan-adegan heroik yang keren banget. Beneran deh. Bikin membekas di hati. Jarang banget film-film sekarang bisa punya adegan heroik sekeren ini. Adegan heroik ini dijamin bakal membuat kamu bersimpati. Membuat kamu pengen Lee dan Keluarganya selamat. Dan membuat kamu pengen bersuara, agar makhluk itu berhenti menyerang mereka...

Pada akhirnya, Lee (John Krasinki) yang juga pembuat film ini, berhasil membuat film yang hebat. Sangat hebat bahkan. John, dengan ide cerita nya yang cerdas ini, berhasil membuatnya menjadi mahakarya yang originil. Genre Thriller yang diusung dalam film ini pun tidak percuma dan sebatas nama saja, tapi memang pantas untuk menyandangnya. Film ini cerdas, film ini mencekam, dan film ini mengajarkan kita untuk tidak “banyak bicara” dalam hidup. Menonton A Quite Place membuat kita merasakan suasana mencekam dan teror yang mengerikan, tapi di sisi lain, kita juga tergerak untuk membantu Lee dan keluarganya dalam bertahan hidup. Sungguh sangat menginspirasi.

Tahun Rilis                                           : April 2018
Rating Rotten Tomatoes                      : 97%
Rating IMDb                                       : 8,4/10

#Onedayonepost #ODOPbatch5
Share:

Disable Adblock