Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Monday, 16 April 2018

Ayam Kampus




Belakangan ini banyak terjadi kasus penutupan tempat hiburan malam berkedok prostitusi di beberapa tempat. Penutupan tempat tersebut tentu membawa angin segar bagi masyarakat karena banyak manfaat yang di dapat baik dari segi agama, kesehatan maupun sosial kemasyarakatan. Selain itu, penggrebekan pun dilakukan  untuk jenis prostitusi online. Pelaku-pelaku jenis ini juga sudah banyak ditangkap oleh aparat kepolisian.

Jika melihat kasus diatas, pelaku prostitusi terdiri dari berbagai jenis usia. Ada yang usia muda dan ada yang usia dewasa atau tua. Selain itu pelaku prostitusi juga terdiri dari berbagai profesi. Malah terkadang prostitusi meruapakan pekerjaan sampingan mereka. Yang miris adalah ketika melihat bahwa pelaku prostitusi itu adalah seorang mahasiswa.

Sungguh ironis melihat mahasiswa yang di agung-agungkan sebagai motor penggerak bangsa, agen-agen perubahan dan agen pengontrol sosial, justru terjun ke dunia prostitusi. Ayam kampus seolah sudah menjadi tradisi dibandingkan sekedar profesi. Kampus kini justru menjadi landmark-nya para ayam-ayam kampus dalam menjalani kehidupan gelapnya. Motif menjadi ayam kampus pun sederhana, yaitu, agar bisa membeli barang-barang yang diinginkan. Miris memang, melihat kampus yang dikatakan sebagai gudang pengetahuan dan kawasan orang berilmu justru menjadi penyumbang “kupu-kupu” di gerlap-gerlipnya dunia malam.

Padahal, rakyat Indonesia banyak menaruh harapan kepada para pemuda, khususnya mahasiswa untuk mengubah bangsa yang sedang carut-marut ini. Alhasil, kenyataan ini semakin memperpanjang catatan gelap mahasiswa di mata masyarakat.

Seharusnya pihak kampus mengawasi ketat fenomena ini.Salah satunya dengan melakukan kerjasama dengan polres setempat. Karena kampus punya kewajiban untuk melindungi mahasiswanya. Ayam kampus harus segera diberantas, jangan sampai, kampus yang seharusnya menjadi ladang ilmu justru menjadi ladang prostitusi.

#Onedayonepost #ODOPbatch5


Read More

Monday, 12 February 2018

Ciptakan Brand Pertanian yang Unggul




Potensi Indonesia di sektor pertanian tergolong tinggi karena Indonesia didukung iklim tropis dan sebagian besar penduduknya yang bermatapencaharian sebagai petani. Sejarah juga pernah mencatat bahwa Indoneia pernah mencapai swasembada pangan di zaman orde baru. Hal itu membuktikan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor unggulan dalam struktur perekonomian bangsa.

Memajukan sektor pertanian di Indonesia bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan. Ada banyak cara untuk mewujudkannya, namun menciptakan brand pertanian yang unggul adalah hal pertama yang wajib dilakukan. Brand pertanian yang unggul dapat dicapai dengan empat cara. Pertama, peningkatan daya saing kualitas dan kuantitas komoditas pertanian. Kedua, ekspansi pasar yang massive dan komprehensif. Ketiga, melindungi kesejahteraan petani dan yang terakhir, merumuskan kebijakan yang tepat untuk pertanian dan komoditasnya.

Keempat langkah tersebut merupakan tantangan besar bagi bangsa Indonesia jika melihat realita yang ada pada saat ini. Dewasa ini, pertanian justru mengalami pemorosotan dan kalah bersaing dengan negara asing. Hal ini ditandai dengan menjamurnya produk-produk asing di Indonesia dan masyarakat yang lebih tertarik dengan produk asing dibandingkan dengan produk dalam negeri. Hal ini dikarenakan oleh kurangnya distribusi dan produksi komoditas pertanian, sehingga menjadi kalah populer dengan komoditas pertanian asing. Oleh karena itu, ekspansi pasar yang luas bisa menjadi solusi jitu untuk memenankan persaingan. Selain itu, kebijakan yang tepat akan berujung pada kesejahteraan petani. Petani akan merasa terlindungi sehingga berdampak pada produktivitas kerja dan kualitas maupun kuantitas komoditas pertanian mereka.

Pertanian sebagai potensi penting dalam struktur perekonomian bangsa diharapkan mampu menunjukan tajinya sebagai solusi pembangunan bangsa. Orang bilang tanah Indonesia adalah tanah surga, karena apapun yang ditanam disana bisa tumbuh dengan subur. Namun, kenyataannya surga tersebut sekarang sedang mati suri. Oleh karena itu, Indonesia “hanya” tinggal menciptakan brand pertanian yang unggul untuk menghidupkannya kembali.

#Onedayonepost #ODOPbatch5
#Day22

Read More

Saturday, 10 February 2018

Sederhana tapi Efektif Mengurangi Sampah



Aksi peduli terhadap bumi tidak harus dilakukan secara bersama-sama dan dalam skala yang besar, tapi bisa juga dimulai dari diri sendiri, dari hal kecil dan dari sekarang. Contohnya adalah pengurangan pemakaian plastik di kehidupan sehari-hari. Sampah plastik termasuk sampah anorganik yaitu, sampah yang tidak mudah membusuk. Sampah plastik bisa dihancurkan dengan cara dibakar, namun pembakaran sampah sendiri akan menghasilkan pencemaran udara. Aktivitas pengurangan pemakaian plastik bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Pertama, penggunaan tumblr (botol air minum) sebagai pengganti botol plastik air mineral. Botol plastik air mineral kini menjadi “gadget” baru di kehidupan sehari-hari. Lengket sekali dalam berbagai aktivitas manusia. Mulai dari berpergian, seminar, kulineran dan berolahraga. Banyak orang lebih memilih membeli air mineral kemasan dibanding dengan membawa sendiri. Alasannya simpel, mulai dari lebih praktis, ekonomis maupun efisien. Padahal ada banyak dampak negatif dari limbah air mineral tersebut. Botol kemasan air mineral merupakan produk sekali pakai, sehingga sangat banyak menghasilkan sampah ketika digunakan oleh orang dalam jumlah besar. Oleh karena itu, dengan memakai botol tumblr, maka sampah botol plastik air mineral dapat berkurang.

Cara kedua adalah penggunaan goodybag sebagai kantong plastik alternatif. Kantong plastik adalah barang yang selalu didapat ketika berbelanja. Bila dalam sehari rata-rata satu orang berbelanja tiga kali, maka dia akan menghasilkan sampah plastik sebanyak 3 buah, dan dalam setahun dia dapat menghasilkan kurang lebih 1000 buah sampah plastik. Penggunaan goodybag ketika berbelanja tentu saja akan efektif dalam mengurangi sampah plastik karena dapat dipakai berulang kali.

#Onedayonepost #ODOPbatch5 #1minggu1cerita #Berbagi

#Day20
Read More

Friday, 9 February 2018

Gadget Ibarat Dua Sisi Mata Pedang




Di era digitalisasi gadget memiliki peran yang besar dalam keberlangsungan hidup manusia, terutama mahasiswa. Gadget kini telah menjadi solusi terbaik dalam menjawab persoalan keterbatasan informasi, antar jarak dan waktu. Sifatnya yang praktis, efektif dan efisien pun membuat kelebihan tersendiri jika dibandingkan dengan alat komunikasi lainnya. Gadget mulai menjadi kebutuhan primer manusia selain sandang, pangan dan papan. 

Namun, berbagai fitur yang dimiliki gadget juga membuat gadget ibarat dua sisi mata pedang. Tidak jarang mahasiswa lebih mengedepankan fungsi stylish pada gadget dibandingkan fungsinya sebagai penunjang akademik. Gadget seringkali hanya menjadi “mainan” untuk bermain game, berfoto selfie, dan ajang curhat di fitur social messenger-nya. Padahal, gadget memiliki sejuta ilmu pengetahuan yang tertaung didalamnya. Kita bisa mengakses dan mendownload berbagai artikel, jurnal dan referensi baik nasional meupun internasional dengan sekali sentuh. Tak perlu khawatir jika kehabisan pulsa internetnya, karena sudah banyak tempat (apalagi kampus) yang menyediakan fasilitas wi-fi gratis untuk kegiatan browsing. Gadget sangat berfungsi sebagai penunjang perkuliahan jika dimanfaatkan dengan baik dan benar. Dan perlu diperhatikan, gadget memang dapat mendekatkan yang jauh, akan tetapi gadget seringkali pula menjauhkan yang dekat. Jadi bijak-lah menggunakan gadgetmu ya !

Read More

Sunday, 11 September 2016

Makna Pemimpin Ideal



Silakan dibaca disini :)


http://siperubahan.com/read/2898/Pemimpin-Ideal-adalah-Sebuah-Jalan
Read More