Waspada Ancaman Penyakit Mematikan pada Generasi Milenial di Masa Depan


waspada ancaman penyakit pada generasi milenial

Tak bisa dipungkiri bahwa sejarah bangsa Indonesia banyak dilahirkan oleh pemuda. Berbagai peristiwa penting terjadi di Indonesia erat kaitannya dengan peran para pemuda. Lahirnya organisasi Budi Utomo, terciptanya sumpah pemuda, proses kemerdekaan RI, hingga pelengseran orde lama dan orde baru merupakan sedikit perstiwa yang terjadi akibat campur tangan pemuda di dalamnya. Dampak perannya pun sangat luar biasa, bahkan sampai bisa menciptakan sejarah baru.

Peran pemuda dalam kemajuan bangsa sangatlah signifkan. Tiongkok yang kini menjadi kuda hitam perekonomian dunia merupakan salah satu negara yang berhasil dalam mengeksplorasi potensi terbaik para pemudanya. Jangan lupakan India, yang kini sedang menuju negara dengan kemampuan teknologi informasi yang mumpuni. Bahkan perusahaan raksasa macam Google pun sampai mempercayakan posisi CEO-nya kepada pemuda asal India bernama Sundar Pichai.

Bisa dibilang pemuda bagaikan minyak bumi yang masih mentah. Saat dilihat mungkin ia hanya bernilai sedikit, tapi ketika ia sudah diolah dengan baik, maka jadilah ia bahan bakar yang bernilai jual tinggi dan punya segudang manfaat. Meski sering dipandang sebelah mata dan dibilang miskin pengalaman, nyatanya di zaman millennium seperti ini pemuda tidaklah buruk-buruk amat.

 Milenial zaman sekarang justru banyak yang menguasai teknologi. Mereka juga update dengan perkembangan zaman, tidak gagap teknologi dan banyak yang menciptakan karya dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Silakan cek youtube Indonesia. Ada banyak sekali konten yang dibuat oleh kreator berusia muda. Lalu starup-starup yang mulai menjamur di Indonesia pun banyak dirintis oleh para pemuda. Istilah yang muda berkarya kini sudah tidak sebatas istilah saja, tapi sudah menjadi realitas sehari-hari.

ancaman penyakit pada generasi milenial

Makanya, cita-cita bangsa Indonesia untuk menjadi negara adidaya di kemudian hari, kini bukanlah sesuatu yang mustahil lagi. Dengan banyaknya pemuda di Indonesia, tentu ini bisa menjadi senjata rahasia dalam menggebrak dunia di masa depan. Jangan lupakan pada tahun 2020-2030 nanti, Indonesia juga akan dianugerahi oleh bonus demografi, yakni kondisi negara dimana jumlah penduduk berusia produktif lebih besar nyaris dua kali lipat dibandingkan dengan usia tidak produktif. Semua kondisi ini bila dimanfaatkan dengan baik dan bijak, maka dapat membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi  terbesar di dunia.

Luar biasa.

Namun, hal ini bisa saja tidak terjadi dan hanya menjadi mimpi belaka. Penyebabnya pun sederhana dan tidak muluk-muluk, yakni apabila bangsa ini terus nyaman berada di zona nyamannya saja. Tidak mau berubah, berusaha apalagi bekerja keras. Sehingga lama kelamaan ia akan tua, mati dan ketinggalan zaman.

Winter is Coming
Istilah yang dipopulerkan oleh serial televisi Game Of Throne ini sebenarnya berlaku juga di Indonesia. Dalam rapat pleno pertemuan tahunan IMF pada tahun 2018, presiden Jokowi bahkan menyebutkan istilah ini dalam pidatonya sebagai analogi dalam perekonomian dunia di masa mendatang. Dalam serial game of throne, winter is coming adalah sebuah istilah yang mengisyaratkan bahwa ada banyak hal buruk terjadi di saat winter season seperti bahaya kedinginan, kurangnya bahan makanan hingga serangan white walker. Makanya seruan winter is coming selalu dilontarkan agar orang-orang selalu bersiap diri ketika winter datang.

Begitu pula dengan milenial di Indonesia. Meski Indonesia memiliki pemuda dengan segudang bakat, potensi dan prestasi yang ditunjang dengan bonus demografi, nyatanya tidaklah serta merta membuat kita berbahagia atau berbusung dada. Ternyata dibalik kenikmatan itu ada segudang tantangan dan masalah yang menyertainya juga.

tantangan generasi milenial


Menurut hasil riskesdas 2018, milenial Indonesia terancam dengan penyakit hipertensi, obesitas dan gangguan jiwa di masa mendatang. Riskesdas 2018 menyebutkan bahwa angka prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%. Jadi sebanyak 34,1% masyarakat Indonesia yang berusia 18 tahun keatas mengidap hipertensi. Seramnya lagi, angka ini ternyata meningkat sekitar 7,6% dibanding hasil Riskesdas 2013 lalu yaitu sebesar 26,5%.

Untuk angka obesitas sendiri juga mengalami peningkatan yang cukup siginigfikan, yakni 10,5% pada riskesdas 2010, lalu 14,8% pada riskesdas 2013 dan 14,8% pada riskesdas 2018. Peningkatan ini seharusnya membuat kita khawatir, karena obesitas bisa menjadi pintu bagi penyakit-penyakit lain untuk datang.

Milenial Indonesia juga wajib mewaspadai penyakit gangguan kejiawaan di masa depan. Meskipun angkanya tidak sebesar dua penyakit diatas, yakni hanya 7%, tapi gangguan kejiawaan mengalami peningkatan yang luar biasa. Pada riskesdas 2013, angka gangguan kejiawaan di masyarakat Indonesia hanya sebesar 1,7% saja.

Bila berkaca pada gaya hidup sehari-hari para milenial, ketiga penyakit diatas sebenarnya sah-sah saja bila terjadi di masa depan. Milenials sangat dimanja dengan berbagai macam junkfood yang menjamur di Indonesia, lalu mereka juga sering mengkonsumsi makanan dan minuman dengan pengawet atau mecin di dalamnya. Kopi, rokok dan alkohol juga menjadi cemilan standar ketika berinteraksi. Belum lagi pengaruh gadget, internet, game online dan sosial media yang sedikit banyak membuat milenial menjadi generasi penunduk dan lupa dengan statusnya sebagai makhluk sosial di hidupnya.

Namun, bila kamu tidak setuju dengan opini saya diatas, mari kita kupas satu persatu ketiga penyakit diatas.
1.    Hipertensi
Di berbagai negara, hipertensi sering dianggap sebagai silent killer karena penyakit ini tidak menunjukan gejala atau tanda-tanda khusus yang menandakan bahwa orang tersebut terkena hipertensi. Hipertensi dapat terjadi pada siapa saja. Jadi generasi milenial juga berpeluang terjangkit penyakit ini.

Menurut dr. Paskariatne seorang pakar hipertensi, salah satu faktor penyebab hipertensi adalah gaya hidup yang tidak sehat. Model gaya hidup seperti ini justru banyak terjadi pada milenial Indonesia, seperti kurang berolahraga, makan makanan yang instant dan mengandung MSG serta merokok.
asuransi sequis

Faktor penyebab lainnya adalah masih kurangnya pengelolaan emosi, sehingga banyak milenial yang gampang stress, mudah marah dan emosi-an. Hal itu sangatlah berdampak pada tekanan darah. Zaman sekarang hampir setiap hari kita melihat hal-hal viral di sosial media yang berkaitan dengan emosi seseorang. Ini adalah tanda-tanda bahwa pengelolaan emosi orang di Indonesia belumlah baik betul.

Hipertensi bila tidak diatasi juga bisa menyebabkan timbulnya penyakit lain seperti serangan jantung dan stroke.

2.    Obesitas
Generasi milenial juga wajib mewaspadai ancaman obesitas di masa mendatang. Banyaknya makanan cepat saji di Indonesia, yang dijual dengan harga terjangkau dan kemudahan untuk mendapatkannya (dapat di delivery) adalah beberapa hal yang patut diperhatikan. Apalagi buat para konsumen yang jarang melakukan aktivitas fisik.

ancaman obesitas pada milenial

Obesitas disebabkan karena konsumsi kalori dan lemak yang melebihi dari jumlah yang dibutuhkan. Konsumsi berlebih tersebut tidak disertai dengan olahraga rutin. Sehingga kalori sisa akan berubah menjadi lemak dan menumpuk didalam tubuh. Bila kondisi ini berjalan terus menerus, maka terjadilah obesitas pada seseorang.

Dampak obesitas tidak bisa dianggap remeh karena dapat menyebabkan penyakit degeneratif, seperti diabetes, hipertensi, sakit jantung hingga kanker. Bahaya sekali ya.

3.    Gangguan Kejiwaan
Kesehatan mental kini tidak boleh menjadi isu yang dikesampingkan lagi. Hasil riskesdas 2018 menyebutkan bahwa 7 permil rakyat Indonesia mengidap gangguan ini. Dalam riset itupun dijelaskan bahwa penyebabnya bermacam-macam seperti persoalan hidup, pergaulan dan depresi.

Gangguan kejiwaan bila tidak ditangani bisa menjadi persoalan serius yang mengancam kehidupan. Bunuh diri merupakan salah satu dampak buruk dari gangguan kejiwaan. Selain itu ada pula penyakit skizofrenia yang bisa mengintai para pengidap gangguan kejiwaan ini.

ancaman penyakit jiwa pada milenial

Milenials tentu haruslah berhati-hati. Sosial media memang membuat hidup menjadi semakin mudah dan cepat. Tapi efek sampingnya sangatlah berbahaya. Kamu bisa lebih nyaman hidup di sosial media dibanding di dunia nyata. Akibatnya interaksi sosial dan hubungan horizontal di masyarakat bisa terganggu.

Berbagai penyakit diatas wajib diwaspadai oleh bangsa ini. Inilah ancaman besar yang mengancam Indonesia di masa keemasannya nanti. Ancaman ini jauh lebih bahaya dibandingkan dengan derasnya perkembangan teknologi. Ancaman ini jauh lebih bahaya dibandingkan dengan perang antar negara. Karena ancaman ini bisa membuat pemuda (yang harusnya) produktif menjadi tidak produktif lagi. Ketika pemuda sudah tidak lagi produktif, maka tergeruslah suatu bangsa, karena ia tidak bisa bersaing dengan negara lain akibat tidak adanya motor-motor penggerak yang ada pada diri para pemudanya.

Langkah-Langkah Pencegahan Penyakit pada Milenials
Menurut HL Blum derajat kesehatan dipengaruhi oleh 4 faktor yaitu perilaku, lingkungan, pelayanan kesehatan dan genetik. Keempat faktor ini wajib bergerak dengan sinergi agar bisa mempengaruhi kesehatan seseorang. Diantara empat faktor itu, faktor perilaku lah yang paling tinggi pengaruhnya. Makanya bila kamu ingin sehat, maka jagalah perilaku mu. Perilaku sehat bisa terbentuk bila pengetahuan, sikap dan praktek akan kesehatan pada seseorang sudah bagus. Ketiga hal ini pun harus berjalan beriringan.

Menurut saya, pencegahan penyakit bisa dilakukan bila mengikuti faktor-faktor HL Blum diatas. Milenials jangan takut sakit. Menjaga kesehatan itu tidak ribet kok. Asal ada kemauan saja. Kemauan yang kuat pastinya. Berdasarkan teori HL Blum diatas menjaga tubuh dari serangan penyakit bisa kamu lakukan dengan cara berikut :

1.    Pola Makan yang Sehat
Kamu adalah apa yang kamu makan. Ungkapan ini pasti tidak asing kan? Jelas saja, soalnya ungkapan ini syarat akan makna yang sering didapat di buku-buku kesehatan. Bila dikaitkan dengan pola makan sehat, maka bisa disimpulkan bahwa bila seseorang memakan makanan yang sehat, maka jadi sehatlah ia.

tips pencegahan penyakit ala sequis

Pola makan yang sehat sangat berpengaruh pada kesehatan manusia. Pola makan yang sehat bisa terbentuk dari perilaku kita ketika makan dan jenis makanan yang kita makan.  Kombinasi yang baik antar keduanya akan membuat tubuh memiliki sistem imun yang baik.

Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat maka akan menjaga daya tahan tubuh sehingga bisa terhindar dari penyakit. Makanan yang sehat sendiri merupakan makanan yang mengandung gizi seimbang, kaya akan vitamin dan zat penting untuk tubuh serta dapat membuatmu bertenaga setiap hari.

2.    Lakukan olahraga rutin
Bila kamu hanya ingin sehat dengan mengandalkan pola makan sehat saja itu belumlah cukup. Karena pola makan sehat yang tidak diimbangi dengan olahraga atau aktivitas fisik bisa membuat kamu obesitas. Lakukan olahraga rutin setiap harinya. Olahraga atau aktivitas fisik akan membuat tubuh kamu lebih bugar dan nggak gampang capek.

tips pencegahan penyakit ala sequis

Bila kamu tidak sempat untuk melakukan olahraga yang rutin, tidak masalah, yang penting lakukan saja aktivitas fisik harian seperti berjalan, mengepel atau mencuci piring.

3.    Gaya hidup sehat
Gaya hidup sangat erat kaitannya dengan milenials. Biasanya milenials sudah punya panutan untuk bergaya dari orang-orang yang dikaguminya. Mengikuti gaya tersebut sih tidak masalah, tapi ada baiknya tetap lakukan filter ya. Filter ini bertujuan agar gaya hidup yang kamu ikuti sesuai dengan kaidah-kaidah kesehatan.

tips pencegahan penyakit ala sequis

Bergaya hidup sehat tidak susah kok untuk dilakukan. Kamu tinggal menjauhi saja perilaku-perilaku tidak sehat seperti merokok, minum minuman beralkohol, narkoba dan seks bebas. Dengan begini maka kamu bisa terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya baik sifatnya menular atau tidak menular.

4.    Hidupkan interaksi sosial yang baik
Meski kini kita hidup di dunia serba digital, tapi ada baiknya interaksi sosial secara konvensional tetap kita pertahankan. Sosial media memang dapat menghubungkan orang-orang dan membuat kita bisa berinteraksi secara langsung meski dalam jarak jauh sekalipun. Tapi sebaik-baiknya interaksi adalah interaksi yang dilakukan secara langsung.

Interaksi sosial yang baik bisa kita lakukan dengan cara mengikuti kegiatan gotong royong di lingkungan rumah, bermain dengan tetangga atau keluarga, mau terbuka untuk saling curhat atau sharing terkait permasalahan yang ada atau sebatas bertegur sapa dengan orang-orang yang kita temui.
tips pencegahan penyakit ala sequis

Dengan terbiasa berinteraksi seperti ini, maka kamu tak perlu takut lagi bila ada masalah berat yang mengintai, karena akan ada orang-orang yang akan membantu untuk keluar dari situasi sulit tersebut.

5.    Jangan ragu untuk MCU secara berkala
Meski kamu sudah melakukan keempat hal diatas dengan benar, namun untuk tindakan pencegahan dini terhadap penyakit ada baiknya kamu melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan berkala akan membuatmu memonitor kesehatan pada tubuh kamu. MCU juga membantu mendeteksi lebih awal penyakit yang akan menyerang, sehingga kamu bisa segera melakukan tindakan kuratif untuk menyembuhkannya.

tips pencegahan penyakit ala sequis

Pemeriksaan kesehatan memang masih awam di kalangan masyarakat, namun melihat manfaatnya yang begitu banyak, sebaiknya milenials melakukannya secara rutin. Tenang saja, hampir di setiap rumah sakit pasti menyediakan fasilitas ini kok.

6.    Lindungi tubuh dengan Asuransi Kesehatan
Langkah pencegahan terakhir dari serangan penyakit adalah dengan memiliki asuransi kesehatan. Bila kamu bisa melaksanakan saran nomor satu sampai lima diatas mungkin kamu bisa sedikit bernapas lega. Namun resiko terserang penyakit tetaplah ada. Maka harus ada perlindungan lagi agar kesehatan kamu bisa terus terjaga. Caranya adalah dengan memiliki asuransi kesehatan.

Dengan memiliki asuransi kesehatan yang ditunjang dengan gaya hidup sehat, pola makan sehat, olahraga rutin, interaksi sosial yang baik dan pemeriksaan kesehatan secara berkala maka kamu akan mendapatkan perlindungan maksimal dari serangan penyakit.

asuransi sequis

Asuransi kesehatan masih sering dianggap remeh oleh masyarakat. Padahal ada banyak manfaat di dalamnya. Khusus untuk milenial sebaiknya kamu harus punya lho. Ini untuk melindungi kamu dari berbagai potensi penyakit yang akan menyerang di masa mendatang sesuai hasil Riskesdas 2018. Dengan adanya asuransi kesehatan maka kamu akan terbantu dalam mempersiapkan dana kesehatan seperti biaya rawat inap di rumah sakit.

Itulah enam langkah pencegahan penyakit yang bisa dicoba para generasi milenials. Mulai sekarang jangan sepelekan lagi pola hidup sehat seperti diatas. Kini saatnya milenials mencoba untuk berbudaya sehat dimanapun dan kapanpun. Keenam langkah pencegahan diatas bukanlah hal baru, dan tidak susah untuk dilakukan. Bila kamu masih bingung dengan produk asuransi kesehatan, maka mencoba sequis life bisa menjadi solusi terbaik dalam perlindungan kesehatan kamu.
asuransi sequis
Sumber : yellowpage.co.id

Asuransi Sequis Solusi untuk Generasi Milenial
Sequis life merupakan perusahaan yang memasarkan produk asuransi  jiwa, kesehatan dan kesehatan individu yang sudah berpengalaman di bidang ini selama 35 tahun. Hingga saat ini, sequis life sudah melayani lebih dari 440.000 jumlah polis di Indonesia. Sequis life hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia dalam hal perlindungan kesehatan. Hebatnya, PT Asuransi Jiwa Sequis Life sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Dengan demikian maka kualitas dan kredibilitas produk disini sudah terjamin keamanannya.

Sequis life menawarkan beberapa produk asuransi yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Produk asuransinya meliputi antara lain :

1. Asuransi Jiwa
Asuransi jiwa sangat penting untuk dimiliki setiap keluarga. Asuransi jiwa bisa berperan untuk menjadi dana darurat ketika keadaan darurat terjadi, untuk perlindungan kepada aset yang dimiliki, hinggan untuk menjaga keamanan keuangan jangka penjang.

Sequis life menawarkan beberapa produk asuransi jiwa, yaitu Whole Life, Endowment, Term Life, Accident & TPD dan Waiver Premium. Seluruh produk ini memiliki kelebihan dan keistimewaan masing-masing.

2. Asuransi Kesehatan
Asuransi kesehatan sangatlah penting untuk dimiliki. Ancaman penyakit di masa mendatang adalah alasannya. Selain itu asuransi ini juga penting untuk kondisi darurat yang berkaitan dengan kesehatan.

Sequis life memiliki produk asuransi kesehatan yang patut dicoba yaitu Asuransi kesehatan & Rawat inap, Proteksi penyakit kritis dan Proteksi kesehatan wanita

3. Asuransi Kesehatan Kumpulan

Bila kamu adalah seorang pemilik perusahaan atau karyawan di sebuah perusahaan sequis life punya asuransi kesehatan kumpulan yang cukup menggiurkan dalam segi manfaatnya. Paket nya cukup lengkap, dan mengakomodir kebutuhan karyawan.

4. Asuransi Pendidikan
Selain kesehata, pendidikan merupakan investasi masa depan. Ada baiknya kita sudah memikirkan baik secara jangka pendek dan panjang mengenai pendidikan anak di masa depan. Dengan adanya kepastian pada dana pendidikan maka dapat melindunginya dari resiko kehidupan yang mungkin muncul.

Ada lima produk yang ditawarkan oleh Sequis Life, yaitu Telepro Beasiswa Berjangka,Edu Plus, Sequis EduPlan Insurance, Sequis EduPlan dan Sequis Global EduPlan Insurance.


Sequis life memiliki produk asuransi yang cukup lengkap. Bagi para generasi milenial memiliki asuransi adalah salah satu langkah proteksi diri yang patut diperhitungkan. Dengan adanya ancaman penyakit mematikan di masa depan maka dengan memiliki asuransi kesehatan kamu sudah melakukan tindakan pencegahan dan perlindungan diri yang cukup mumpuni. Produk asuransi kesehatan dari sequis life yang cocok untuk generasi milenial ada banyak, tapi menurut saya, tiga produk asuransi inilah yang terbaik untuk milenials.

Produk Asuransi Kesehatan Sequis Terbaik untuk Milenial
Sequis life memiliki banyak produk asuransi baik untuk individu maupun kumpulan. Khusus untuk bagian ini, saya akan membahas produk asuransi kesehatan individu yang sangat cocok untuk para generasi milenial. Untuk para generasi milenials yang dibayangi penyakit degeneratif di masa mendatang, sequis life punya beberapa produk asuransi yang bisa para milenials manfaatkan.  

1. Asuransi Kesehatan Proteksi Penyakit Kritis : My Critical Protection
asuransi sequis my critical protection
Produk ini sangat cocok terhadap ancaman penyakit hipertensi bagi para milenials. Polis ini memberikan perlindungan terhadap tiga penyakit kritis, yakni kanker, stroke dan serangan jantung. Hipertensi merupakan penyakit yang dapat memancing penyakit lain untuk datang. Penyakit lain itu biasanya berupa stroke, serangan jantung dan juga kanker. Nah polis ini cocok banget kan?

Keunggulan lainnya pada polis ini adalah jaminan bisa diterima tanpa pemeriksaan kesehatan sebelumnya. Jadi pengguna polis ini nggak perlu repot-repot untuk di MCU dahulu sebelumnya. Selain itu, milenials yang memakai produk ini akan diberikan tiga pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

asuransi sequis my critical protection

My critical protection menawarkan manfaat meninggal dunia dan penyakit kritis untuk usia 17 – 55 tahun. Untuk premi per bulannya juga sangat terjangkau bagi kalangan milenials, yakni mulai dari Rp. 28.500 per bulan. Premi ini bisa dibayarkan dengan berbagai metode pembayaran seperti kartu kredit berlogo visa/mastercard, internet banking (CIMB Clicks, mandiri clickpay dan e-Pay BRI), transfer ATM dan indomaret payment point.

2. Asuransi Kesehatan & Rawat Inap : Sequis Q Health Platinum Plus Rider
asuransi sequis q health platinum rider
Produk asuransi kedua yang disarankan untuk para milenials ada Sequis Q Health Platinum Plus Rider. Produk ini merupakan asuransi kesehatan tambahan yang memberikan manfaat rawat inap, rawat jalan, dan manfaat tambahan lain yang dapat melindungi kondisi keuangan kamu dari resiko penyakit dan kematian.

Hipertensi bisa dikatakan sebagai penyakit abadi, karena penderitanya harus meminum obat setiap harinya. Selain itu penderitanya juga diwajibkan untuk kontrol ke dokter secara berkala. Hal ini bertujuan agar penderita bisa selalu memonitor kesehatannya dan mencegah memburuknya penyakit hipertensi yang diderita. Begitu pula dengan penyakit obesitas. Penderitanya pun wajib kontrol secara berkala.

Ongkos obat dan konsul ke dokter tidaklah murah karena tidak hanya dilakukan sekali dua kali. Belum lagi biaya kesehatan yang hampir selalu naik setiap tahunnya. Makanya kamu butuh perlindungan tambahan untuk meringankan beban biaya-biaya tersebut. Salah satunya dengan memanfaatkan Sequis Q Health Platinum Plus Rider.

Sequis Q Health Platinum Plus Rider akan memberikan perlindungan kesehatan hingga kamu berusia 85 tahun. Polis ini juga memberikan manfaat kematian, kecelakaan dan manfaat tambahan untuk penyakit kanker hingga serangan jantung. Keunggulan utama pada polis ini adalah,

a. Memberikan manfaat perawatan di rawat inap dengan minimum perawatan 6 jam
b. Memberikan manfaat biaya perawatan kesehatan sesuai tagihan dan rencana yang diambil
c. Bantuan jasa atas perjalanan dan pengobatan darurat

asuransi sequis q health platinum rider


3. M!Protection
Produk M!Protection terbilang baru, karena produk ini baru saja diluncurkan pada bulan Juli 2019 lalu. M!Protection merupakan produk asuransi yang menyasar target untuk kalangan milenial (18 – 40 tahun). Perlindungan yang diberikan pun cukup lengkap dan bisa menjadi solusi atas ancaman penyakit mematikan pada generasi milenial di masa depan. Dengan mengusung tema 6 in 1, M!Protection memberikan manfaat atas biaya harian kamar rumah sakit, penyakit kritis, disabilitas, cacat total dan tetap dan gangguan mental.

Keunggulan lainnya adalah M!Protection memiliki tarif premi yang terjangkau, yakni dimulai dari Rp. 380.000 per tahun. Tarif ini pun sudah didesain khusus untuk disesuaikan dengan kebutuhan milenial. Produk M!Protection memiliki 3 pilihan plan dan sudah menjangkau seluruh dunia.

Bagi kalangan milenial yang suka dengan personalisasi, maka M!Protection patut untuk dicoba. Produk ini memiliki 6 pilihan kuota yang bisa kamu pilih, mulai dari Rp. 50 juta, Rp. 100 juta hingga Rp. 500 juta. Selain itu, terdapat pula fasilitas pemotongan premi apabila tidak ada klaim, khusus untuk nasabah dengan pilihan kuota minimal Rp. 200 juta. Peserta juga akan mendapat potongan premi bila selalu memperbarui polisnya. Bahkan khusus untuk nasabah dengan plan advanced, ia dapat mendapat bebas premi sesuai ketentuan yang berlaku.


Bisa dibilang, M!Protection sangat solutif bila digunakan oleh generasi milenial. Manfaatnya sangat banyak dan memberikan perlindungan maksimal untuk kesehatan kamu.


Melihat banyaknya manfaat yang dimiliki oleh asuransi kesehatan, sudah sewajarnya bagi kaum milenial untuk memilikinya sebagai langkah perlindungan kesehatan diri. Bisa dibilang asuransi kesehatan sangat berperan dalam perlindungan kesehatan generasi milenial di masa depan. Perlindungan kesehatan sangat penting bagi suatu bangsa apabila ia ingin memaksimalkan potensi terbaik bagi para pemudanya.

Siap Menatap Masa Depan
Bung Karno pernah berkata, “Beri aku 1000 orang tua maka akan kucabut semeru dari akarnya. Dan beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”. Ungkapan ini mengandung makna yang sangat dalam, yakni bahwa masa depan suatu bangsa ada di tangan para pemudanya.

Milenials wajib bersiap diri, karena dalam kurun hitungan tahun lagi, merekalah yang akan berjuang untuk mencapai puncak dunia dan mengharumkan nama Indonesia. Jangan lupakan bonus demografi yang akan datang beberapa tahun lagi. Bisa dibilang itulah bonus yang Tuhan berikan kepada Indonesia untuk bisa bersaing dengan negara-negara lain.

sequis life

Meski dibayangi oleh ancaman berbagai penyakit, namun selayaknya generasi milenial tidak takut dan menjadi rendah diri karenanya. Penyakit dapat dicegah dengan dengan langkah-langkah pencegahan penyakit diatas ditambah dengan benteng bernama asuransi kesehatan. Langkah-langkah diatas bila dibarengi dengan niat, usaha dan doa yang tulus ikhlas maka akan membuatnya berhasil. Dampaknya derajat kesehatan bisa terus meningkat.

Semua karunia dan ancaman yang mengiringi generasi milenial ini ada baiknya dijadikan proses pembelajaran untuk menjadi semakin baik kedepannya. Dengan begitu maka bangsa Indonesia bisa menatap masa depan yang cerah di kemudian hari.






5 Responses to "Waspada Ancaman Penyakit Mematikan pada Generasi Milenial di Masa Depan"

  1. Bener nih makin banyak penyakit mengancam kita, well, walaupun kebanyakan disebabkan oleh gaya hidup kita sendiri yang sulit dikatakan sehat. Asuransi kesehatan seperti itu sepertinya diperlukan juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gaya hidup memang paling berperan mba dalam perjalanan penyakit. Makanya memang harus pinter pinternya menjaga kesehatan

      Delete
  2. Istilahnya setiap warga negera membutuhkan jaminan kesehatan. Asuransi bagi yang memiliki gaji menengah keatas, bpjs untuk menengah kebawah.
    Tulisan si masnya kumplit hehe
    Udh bahas jaminan kesehatan, dibahas pula preventifnya. Tenaga kesehatan memang sudah ketinggalan jaman kalo kuratif saja. Mesti promotif dan preventif.
    Sukses tulisannya mas!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih baik mencegah daripada mengobati mbak. Dengan adanya asuransi kesehatan akan lebih terjaga

      Delete
  3. Ulasan yang sangat lengkap dengan pembahasan yang cukup menarik dan mengalir. Saya bisa memahami 98%

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2